logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support
Close x
Untitled Document
Dapatkan update menarik dari
Silahkan masukkan data Anda di bawah
Dapatkan:
Motivasi, Cerita Lucu, Survey Berhadiah Puluhan Juta Rupiah,
Tips Bisnis, Self Help dan Weekly Deals!
Nama Anda :
Email :
Kota / Provinsi :
   

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Budaya    Budaya    Batik Pekalongan

Batik Pekalongan: Batik Khas Pesisir Berwarna Cerah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Kekayaan Indonesia tentang batik sudah tidak perlu diragukan. Secara “ajaib”, batik dimiliki oleh hampir seluruh wilayah di Indonesia. Batik yang dimiliki pun berbeda motif di setiap wilayah. Meskipun perbedaannya tidak terlalu mencolok, batik yang dimiliki tiap-tiap wilayah Indonesia tersebut memiliki kekhasan berbeda.

Keberadaan batik di Pulau Jawa memang sudah sangat termasyhur, bahkan hingga luar negeri. Sejak zaman kerajaan, batik memang sudah menjadi identitas masyarakat Jawa, baik masyarakat Jawa yang hidup di keraton maupun pesisir. Batik pun menyebar luas ke seantero Pulau Jawa, termasuk Pekalongan. Kehadiran batik pekalongan pun semakin memperkaya koleksi batik Indonesia.

Perkembangan batik di Pekalongan tak lepas dari pengaruh batik jawa yang terdapat di wilayah keraton. Batik itu menyebar hingga daerah yang terdapat di pesisir Jawa, seperti Jakarta, Indramayu, Cirebon, Tuban, Gresik, Sidoarjo, Madura, Lasem, dan Pekalongan. Penyebaran batik juga berpengaruh pada corak dan motif batik itu sendiri.

Sejarah Batik Pekalongan

Keberadaan batik di Pekalongan sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Data di Deperindag menunjukkan adanya batik dari Pekalongan yang berasal dari tahun 1802. Motif pada batik tersebut berbentuk pohon kecil. Namun, keberadaan batik Pekalongan baru bisa dipastikan dan berkembang dengan baik pada zaman Kerajaan Mataram.

Perang yang terjadi di Kerajaan Mataram atau dikenal juga dengan sebutan Perang Diponegoro adalah momentum menyebarnya batik dari wilayah keraton ke berbagai pelosok Pulau Jawa. Peperangan tersebut membuat penghuni kerajaan pergi dan mengamankan diri keluar wilayah keraton. Penghuni keraton itu pun meninggalkan kerajaan dan menyebar ke berbagai arah, timur dan barat. Di wilayah barunya itulah, anggota kerajaan tersebut mengembangkan dan menyebarkan batik.

Penyebaran anggota kerajaan ke arah timur membentuk kerajinan batik yang khas di daerah Mojokerto, Tulungagung, Gresik, Surabaya, dan Madura. Penyebaran anggota kerajaan ke wilayah barat berpengaruh pada keberadaan batik di Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon, dan Pekalongan. 

Di Pekalongan, batik berkembang cukup pesat dibanding batik di wilayah lain. Perkembangan batik di Pekalongan banyak terjadi di daerah pantai, seperti daerah Pekalongan Kota, Buaran, Pekajangan, dan Wonopringgo.

Batik Pekalongan dan Kekhasannya

Batik di daerah Pekalongan memang berbeda dengan batik yang dimiliki wilayah lain. Pekalongan yang berada di pesisir pantai berpengaruh pada motif batik pekalongan. Sama dengan batik di daerah pesisir lain, batik pekalongan memiliki warna yang cenderung cerah, seperti biru, merah, dan hijau.

Kehidupan masyarakat Pekalongan juga sangat bergantung pada produksi kain batik. Secara turun-temurun, batik sudah menjadi identitas masyarakat Pekalongan. Batik pekalongan tidak diproduksi dalam skala besar menggunakan mesin-mesin besar. Batik pekalongan bergantung sepenuhnya pada pengusaha kecil yang membatik dari rumah. Oleh karena itulah, batik menjadi sesuatu yang mendarah daging di masyarakat Pekalongan.

Perkembangan batik di Pekalongan mengalami pasang surut seperti yang terjadi pada daerah-daerah lain. Namun, itu semua tidak berpengaruh pada perindustrian batik di Pekalongan. Batik kini sudah menjadi identitas bagi Pekalongan. Ikon karya seni yang lahir dari masyarakat asli. Kualitas yang dimiliki batik pekalongan pun sudah mulai diperhitungkan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Busana Melayu, Baju Adat Riau
  • Padu Padan Busana dengan Batik Keris
  • Apa Itu Budaya?
  • Kemilau Baju Adat Sumatera Selatan
  • Simbol Cahaya dalam Filsafat Illuminasi
  • Mengenal & Memahami 7 Unsur Kebudayaan
  • Uniknya Baju Adat Irian Jaya
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA