Batu Permata Jamrud Mirip Batu Giok dan Bacan
Ilustrasi batu permata jamrud
Bagi pemburu batu mulia, rasanya sedikit aneh jika tak pernah mendengar nama Jamrud. Padahal, jangankan pencinta batu, nyaris seluruh warga Indonesia atau warga dunia pastilah tidak asing lagi dengan nama batu permata jamrud.
Kata ini juga kerap kali dijadikan metafor akan hijau ranaunya Indonesia yang membentang bagai Jamrud. Begitulah kata jamrud dipakai untuk sebuah keindahan. Namun, ternyata bukan itu saja. Khasiat jamrud pun kerap kali dihubung-hubungkan dengan aura keberuntungan bagi si pemiliknya.
Namun demikian, benarkan jamrud disebut-sebut mirip dengan batu giok dan batu bacan?
Batu Mulia Kelas II
Sebagai batu mulia yang mempunya rona keindahan tersendiri, keberadan jamrud diposisikan sebagai batu permata atau juga batu mulia kelas II. Warnanya sendiri adalah hijau mudah hingga hijau tua. Terkait dengan mineral yang terkandung di dalamnya, jamrud masuk pada mineral silikat beril atau dengan kata lain mengandung beryllium. Warna hijau yang dipancarkannya disebabkan oleh kelumit kromium yang terjadi dan ada secara ilmiah.
Sementara tingkat kekerasannya, menurut para pakar, jamrud termasuk batu yang rapuh dan berada pada 7,5 skala Mohs. Meski demikian, toh jamrud tetap masuk grup batu mulia pada jajaran papan atas dan hingga hari ini masih tetap dicari banyak orang.
Soal harga, janganlah ditanya, karena memang sangatlah mahal. Apalagi yang asli dan potongan jamrud sudah menjadi bentuk octogonal atau heart, maka harganya bisa kian membumbung tinggi.
Penghasil Jamrud
Oleh karena harganya yang sangat mahal dan juga diburu orang, maka keberadaan pertambangan jamrud tidak ada hentinya. Selain memang menguntungkan, kegiatan ini juga sangatlah mungkin dilatari oleh hobi yang ditekuni.
Nah, berbicara masalah daerah yang terkenal sebagai penghasil jamrud, maka negera-negara seperti Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia dan Brasil, adalah negara-negara yang diyakini memiliki kandungan jamrud dengan kualitas tinggi.
Mirip Giok
Jika ditelisik lebih lanjut, maka jamrud sekilas memang memiliki kemiripan dengan batu giok yang terkenal di Cina dan batu bacan yang konon berasal dari pulau Bacan di Indonesia Timur. Kedua batu tersebut memang memiliki warna dasar hijau yang sama dengan jamrud. Namun apabila diteliti lebih lanjut dan detail serat dan pancaran warnanya, jamrud memiliki keindahan yang lain dibanding dengan giok ataupun batu bacan.

