Jenis Batu-Batuan

Bagian luar bumi adalah kerak bumi yang memiliki fungsi sebagai pembungkus. oleh karena itu, dikenal pula dengan istilah kulit bumi dan litosfer. Bahan dari kerak/ kulit bumi adalah batu. Terdapat macam-macam batu di muka bumi ini, yaitu batuan beku, batuan endapan dan batuan malihan.
Batuan Beku
Batuan beku merupakan batuan yang terbentuk dari magma pijar dan membeku menjadi padat. Magma yang kemudian membeku, akhirnya membentuk lapisan kerak bumi. Oleh karenanya sebagian besar batu kerak bumi adalah jenis batuan beku. Terdapat enam mineral utama yang membentuk batuan beku, yaitu:
- Kuarsa, yaitu mineral keras dan terbentuk dari senyawa silikon dan oksigen. Mineral ini yang paling banyak ditemukan di dalam batuan beku.
- Feldspar, yaitu mineral keras yang di dalamnya berisi kalium, kalsium, natrium, aluminium, silikon, oksigen dan natrium dengan warna yang mulai dari terang sampai yang gelap. Feldspar banyak juga terdapat dalam batuan beku.
- Piroksin dan hornblende yaitu mineral yang mengandung beberapa logam, silikon serta oksigen. Warnanya lebih gelap serta lebih berat.
- Mika, yaitu mineral berbentuk seperti lapis terdiri dari aluminium, oksigen, silikon dan logam-logam lain.
- Magnetik, adalah senyawa besi dan oksigen. Memiliki sifat magnet.
- Olivin, merupakan mineral hijau, terdiri dari besi, oksigen, silikon dan magnesium.
Batuan Endapan atau Batuan Sedimen
Terjadinya batuan endapan karena adanya persentuhan oleh atmosfer dan mengalami perubahan atau perombakan. Hasil dari perombakan itu adalah berbentuk butiran bentu dan ukurannya yang bermacam-macam. Hasil perombakan tersebut menumpuk di tempat asalnya kemudian terbawa air dan angin.
Jika dilihat dari proses pembentukannya, batuan endapan/batuan sedimen dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
- Batuan Sedimen Klastik, yang memiliki susunan kimia yang sama dengan batuan asalnya.
- Batuan Sedimen Kimiawi, yaitu batuan yang terjadi akibat adanya proses kimia yaitu penguapan, pelarutan, dan dehidrasi. Oleh sebab itulah dinamakan batuan kimiawi. Proses pembentukannya bisa melalui, pertama: secara langsung adalah pembentukan dari penguapan air pada endapan yang kemudian meninggalkan mineral-mineralnya. Kedua; secara tak langsung yaitu pembentukan yang dibantu oleh reaksi biokimia saat tumbuh-tumbuhan dan organisme-organisme tertentu masih hidup.
- Batuan Sedimen Organik, yaitu sedimen yang terdapat pada proses pengendapannya dibantu oleh organisme. Dilihat dari ukurannya, batuan sedimen organik terbagi menjadi tiga, yaitu; konglomerat, batu pasir serta batu lempung.
Batuan Malihan atau Batuan Metamorfosis
Batuan ini merupakan batuan yang berubah akibat suhu tinggi atau adanya tekanan tinggi. Proses pembentukan batuan Malihan adalah karena:
- Batuan malihan ternik, yaitu terjadi akibat adanya peningkatan suhu yang begitu besar.
- Batuan malihan dinamik, yaitu batuan yang terbentuk karena meningkatnya tekanan dan diakibatkan oleh gaya tektonik.
- Batuan malihan pneumatolitik, yaitu batuan yang terjadi akibat adanya peningkatan suhu yang sangat besar dan adanya penyusupan oleh magma ke dalam batuan.






