Mencegah dan Mengobati Bau Mulut

Bau mulut, seperti halnya bau badan, termasuk jenis bau yang dibenci. Bau ini bahkan bisa mempengaruhi kehidupan sosial dan menghambat komunikasi. Hal tersebut terjadi karena lawan bicara merasa tidak nyaman bahkan menjauh dan mengambil jarak.
Tanda–tanda Bau Mulut
Bagaimana mengenali tanda-tanda bau mulut atau halitosis ini? Jika Anda merasa mulut terasa kering dan ketika menarik nafas terasa bau, lakukan tes sederhana berikut.
Letakkan telapak tangan di depan mulut. Hembuskan nafas dari mulut. Cium tangan anda. Bagaimana, apakah tercium bau tidak enak? Jika ya, itu artinya anda sudah mengidap penyakit menjengkelkan ini.
Jenis Bau Mulut
Ada bau mulut yang bersifat sementara, misalnya ketika orang berpuasa. Rongga mulut ketika itu tidak beraktivitas. Akibatnya terjadi pengurangan produksi air liur. Mulut menjadi kering.
Oksigen dalam mulut berkurang sehingga memungkinkan bakteri berkembang biak dengan subur. Bakteri memecah asam amino mulut mengakibatkan terjadinya peningkatan gas sulfur penyebab bau. Ketika orang tersebut tidak berpuasa lagi, maka bau tersebut hilang dengan sendirinya.
Bau mulut yang sangat menganggu adalah yang memiliki sifat permanen (menetap) dan terjadi dalam jangka waktu yang lama. Jenis ini tergolong sebagai penyakit.
Penyebab Bau Mulut
Berdasarkan data yang dihimpun Persatuan Dokter Gigi Indonesia atau PDGI, 85- 90 % bau mulut timbul karena gangguan sekitar rongga mulut. Penyebabnya antara lain gigi berlubang, karang gigi atau karies dan radang gusi.
Sisanya karena penyakit seperti radang tenggorokan, sariawan, amandel, diabetes, penyakit jantung hingga gangguan pencernaan.
Tips Mencegah Bau Mulut
- Sikat gigi minimal 2 kali sehari. Saat pagi dan malam menjelang tidur. Banyak orang mengabaikan kebiasaan sikat gigi malam. Kecapekan dan ngantuk dijadikan alasan. Sikat gigi setiap kali habis makan jauh lebih baik. Hal tersebut dapat menghindari penumpukan sisa makanan yang dapat diolah bakteri menghasilkan bau. Jangan lupa membersihkan lidah karena sisa makanan dan bakteri juga dapat tertinggal di sana.
- Periksa gigi secara teratur untuk menghindari gangguan gigi, gusi dan mulut sejak dini.
- Hindari makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya bau seperti pete, jengkol, bawang putih dan durian. Merokok juga dapat menimbulkan masalah bau mulut.
- Minum air putih dan makan buah berserat membantu menjaga kesehatan rongga mulut.
Tips Menghilangkan Dan Mengobati Bau Mulut
Bagaimana jika bau mulut sudah menyerang? Lakukan langkah-langkah berikut ini :
- Pergi ke dokter gigi untuk mencari tahu penyebab bau tersebut. Mungkin ada gigi berlubang yang perlu ditambal atau penyelesaian masalah lainnya. Tidak pandang umur dan status sosial, banyak orang enggan ke dokter gigi. Sebagian karena alasan takut. Adapula yang beralasan malu.
- Bila masalah di rongga mulut teratasi namun bau tetap menyerang, lakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi penyakit akibat ketidakberesan di tubuh.
- Gunakan obat kumur untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut. Bila perlu, anda juga dapat menggunakan parfum mulut. Hanya saja sifatnya sementara karena bau bisa datang lagi.
- Pengobatan alternatif / tradional. Anda juga dapat mencoba berkumur menggunakan campuran garam laut hangat. Ramuan ini mampu menetralkan asam mulut sekaligus membunuh bakteri. Tidak ada salahnya juga mencoba resep tradisional seperti minum dan berkumur dengan rebusan daun sirih. Selamat mencoba.






