logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Keluarga    Bayi & Balita    Bayi    Bayi

Cara Memandikan Bayi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Memiliki bayi merupakan idaman setiap pasangan pernikahan. Kehadirannya, begitu dinanti. Bagi ayah atau ibu yang pertama kali memiliki momongan, barangkali akan sedikit kesulitan dalam menggendong, menyusui, ataupun memandikan bayi. Terutama saat memandikan bayi pada bulan-bulan pertama usianya. Anda harus menggendong bayi dan sangat berhati-hati membersihkan badannya, karena takut sang buah hati jatuh. Namun, ketika bayi telah berusia 6 bulan lebih, aktivitas mandi bisa jadi sangat mengasyikkan, karena bayi sudah mampu duduk sendiri dan bermain air bersama Anda.

Tips Memandikan Bayi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar mandi menjadi aktivitas yang menyenangkan, baik bagi Anda maupun sang buah hati. Ayah dan ibu, barangkali uraian berikut ini bisa menginspirasi.

1. Pastikan air untuk mandi dalam keadaan hangat, namun tidak terlalu panas. Ukuran hangat dapat Anda rasakan dengan tangan. Air temperatur sedang juga dapat Anda gunakan, asalkan tidak membuat si kecil menggigil.

2. Gunakan ember atau baskom lebar untuk menampung air mandi bayi. Ketinggian air cukup sampai di pusar bayi saja.

3. Siapkan semua peralatan mandi, mulai dari sabun, sampo, mainan, sampai handuk. Jangan sampai Anda meninggalkan bayi sendirian di kamar mandi untuk mencari perlengkapan mandi.

4. Masukkan bayi perlahan-lahan ke dalam air, mulai dari ujung kakinya terlebih dahulu. Perhatikan ekspresi wajahnya. Jika ia merasa nyaman, tidak takut, Anda dapat segera mendudukkannya. Jika ia agak takut, siram atau perciki badannya terlebih dahulu, baru kemudian kakinya dimasukkan ke dalam air.

 5. Tepuklah air dengan lembut untuk membuat riak kecil. Perciki bayi perlahan-lahan. Ajari ia cara bermain air yang aman. Jika bayi Anda tertawa dan terlihat nyaman, biarkan ia mencoba sendiri bermain air.

6. Pilihlah sabun atau sampo berbahan dasar air yang tidak pedih di mata. Saat seluruh tubuhnya sudah basah, usapkan sabun atau sampo perlahan-lahan.

7. Sambil menyabuni tubuh bayi, Anda dapat menyanyikan lagu yang menerangkan nama anggota tubuhnya. Selain menyenangkan, nyanyian juga menjadi sarana untuk perkembangan bahasanya

8. Saat ini, mainan bayi untuk teman mandi banyak sekali. Pilihlah mainan yang aman, tidak terbuat dari bahan kimia atau plastik yang berbahaya. Bola atau mangkuk plastik sebenarnya sudah cukup untuk teman bayi selama mandi.

 9. Beberapa saat sebelum mengakhiri mandi, katakan pada bayi Anda bahwa tubuhnya sudah bersih. Anda akan segera mengeringkannya. Jika ia belum mau keluar dari air, pancing dengan mainan, keluarkan ia pelan-pelan, lalu berikan mainan itu sambil membalutnya dengan handuk. Meskipun sekadar mandi, Anda dapat menjalin kedekatan psikologis dengan bayi. Beberapa kali dalam seminggu, sebaiknya ayah dan ibu menyempatkan diri untuk memandikan bayinya. Kelak kegembiraan yang tercipta di kamar mandi tersebut akan menjadi salah satu faktor pembentuk kedekatan hubungan antara Anda dan si buah hati.

Demikian, semoga bermanfaat!

 

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Menyambut Kelahiran The First Baby
  • Bayi, Permata Keluarga
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA