logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Artikel Umum Macam-Macam Penyakit    Bayi Alergi

Bayi Alergi: Gejala dan Penanganannya

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Anak merupakan harta yang paling berharga bagi setiap orang tua. Orang tua akan selalu menjaga dan melindungi anaknya terlebih bila sedang sakit. Bila mendapati buah hatinya sedang sakit, orang tua akan selalu berusaha untuk mencarikan pengobatan yang terbaik. Apalagi bila anak tersebut masih berusia bayi atau balita, kecemasan orang tua akan sangat luar biasa karena bayi umumnya belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya.

Sakit pada bayi tidak jarang disebabkan oleh alergi bayi. Bayi alergi tentu hal yang tidak diharapkan orang tua.

Alergi merupakan suatu proses inflamasi yang bukan hanya berupa reaksi cepat dan lambat, tetapi juga proses inflamasi kronis yang dipengaruhi oleh lingkungan, faktor genetik, dan pengontrol internal. Ahli alergi modern berpendapat bahwa serangan alergi berdasarkan target organ atau sasaran organ.

Alergi Makanan

Alergi makanan sering terjadi pada bayi dibandingkan dengan orang dewasa. Bayi alergi terhadap makanan disebabkan karena belum sempurnanya saluran cerna yang terdapat pada bayi. Pada usia bayi, umumnya saluran cerna belum matang dalam menjalankan fungsinya. Biasanya setelah usia 2 tahun saluran cerna pada bayi akan berangsur membaik karena seiring bertambah usia maka kinerja saluran cerna menjadi lebih matang.

Kasus alergi yang sering terjadi pada bayi yakni disebabkankan dari susu sapi. Sekitar 2% anak di usia pertama, alergi terhadap susu sapi karena 80% susu formula bayi yang beredar di pasaran menggunakan bahan dasar susu sapi.

Gejala yang timbul pada saat terjadi alergi pada bayi antara lain:

  1. Gangguan saluran cerna yang mempunyai ciri-ciri muntah, kembung, cegukan, sering buang angin, rewel, gelisah pada malam hari dan sering buang air besar (lebih dari 3 hari dalam sehari), pusar menonjol, feses berwarna hijau gelap dan berbau tajam
  2. Lidah berjamur dan air liur yang berlebihan, bibir terlihat kering dan mengelupas
  3. Kulit yang sensitif yakni sering timbul bintik kemerahan di daerah pipi, kuping, dan daerah kulit yang bersifat lembap.
  4. Nafas grok-grok disertai batuk pada malam dan pagi hari.
  5. Sering bersin, pilek, mata sering berair, dan sering terdapat kotoran mata.
  6. Sering berkeringat dengan cara yang berlebihan.
  7. Pembesaran kelenjar pada leher dan kepala belakang bagian bawah.

Penanganan

Penanganan alergi pada bayi dapat dilakukan dengan memeriksakan bayi dan mencari penyebab terjadinya alergi tersebut. Contohnya, ketika bayi alergi pada jenis makanan seperti susu formula merek tertentu, maka mengganti jenis susu formula merupakan hal yang perlu dilakukan.

Namun, para orang tua hendaknya jangan khawatir. Seiring dengan bertambahnya usia maka alergi yang terjadi pada anak akan berkurang.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ketika Preeklamsia Menjadi Ancaman Kehamilan
  • Mengenal Gejala dan Terapi Anak Penderita Autis
  • Macam-Macam Penyakit pada Telinga
  • Mengenal Jenis-Jenis Penyakit
  • Kelainan dan Penyakit pada Sistem Ekskresi: Batu Ginjal
  • Penyakit Kelenjar Getah Bening Pada Bayi
  • Rumah Autis, Secercah Cahaya di Tengah Derita
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA