Beasiswa Pasca Sarjana Filsafat
Mendapatkan beasiswa pascasarjana adalah dambaan setiap orang. Baik bagi mereka yang ingin melanjutkan ke jenjang pascasarjana maupun ke jenjang doktoral. Salah satu fasilitas beasiswa yang bisa Anda akses adalah beasiswa BPPS yang sebagian besar memang dikhususkan bagi mereka yang telah menjadi dosen. Namun, tidak menutup kemungkinan yang belum menjadi dosen pun dapat memperoleh kesempatan ini.
Salah satu universitas yang masih membuka kemungkinan itu adalah Universitas Gadjah Mada untuk Fakultas Filsafat. Tahun ajaran 2008 saja, dari 32 mahasiswa, terdapat 40 persen mahasiswa Pascasarjana Filsafat yang belum berstatus dosen. Begitupun, tahun ajaran 2009 dan 2010. Kuota untuk mendapatkan beasiswa di Fakultas Filsafat UGM sangat besar asalkan Anda dapat memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Syarat-Syarat
Sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap calon mahasiswa yang mengambil jalur beasiswa BPPS di Program Pascasarjana Filsafat wajib mengisi formulir yang telah disediakan. Anda bisa mengambil formulir beasiswa di Gedung Direktorat Akademik dan Administrasi (DAA) UGM atau bisa Anda unduh melalui situs DAA UGM.
Dalam formulir pendaftaran tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu Anda isi, seperti identitas diri, jenjang pendidikan, serta pengalaman organisasi dan pengalaman kerja. Perlu diperhatikan, ada form yang sangat penting untuk diisi, yaitu tujuan Anda mengambil program Filsafat. Form ini sangat berpengruh bagi diterima atau tidaknya pendaftaran Anda. Oleh karena itu, buatlah tujuan dan manfaat yang akan Anda peroleh ketika mengambil program Filsafat sebaik mungkin dengan argumentatif.
Pendaftaran biasanya mulai dibuka pada awal Januari setiap tahunnya. Formulir yang sudah Anda isi, langsung diserahkan ke bagian administrasi Program Pascasarjana Filsafat, bukan ke DAA lagi. Ada beberapa kasus yang sempat terjadi. Mereka yang mengembalikan formulir ke DAA biasanya lambat dalam pemprosesan karena yang memproses diterima atau ditolaknya lamaran adalah pihak fakultas.
Perkuliahan
Program Pascasarjana Filsafat UGM dilengkapi dengan beberapa keperluan mendasar bagi mahasiswa, seperti perpustakaan, ruang perkuliahan, ruang seminar, serta area hotspot. Begitu pula dengan kualitas dosen, mereka memiliki dosen dari berbagai lulusan universitas dalam dan luar negeri.
Perkuliahan biasanya dimulai pada bulan Agustus untuk setiap angkatan baru. Bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang Filsafat (S1 atau S2 non-Filsafat) tidak perlu khawatir, karena diadakan perkuliahan matrikulasi sebagai pembekalan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu dengan beberapa mata kuliah umum, seperti pengantar filsafat, asas-asas filsafat, logika, maupun metode penelitian filsafat.
Perkuliahan dilakukan dalam jangka waktu empat semester (2 tahun). Semester pertama hingga ketiga adalah perkuliahan biasa, meliputi kelas mata kuliah dan kuliah umum, sedangkan semester empat dikhususkan untuk penelitian dan penyusunan tesis atau disertasi.
Tugas Akhir
Sebagai hasil proses belajar, seluruh mahasiswa diwajibkan menyusun tesis atau disertasi sesuai dengan bidang Filsafat yang diminati. Biasanya, untuk dapat mengikuti sidang proposal, Anda harus memiliki nilai TOEFL resmi yang dikeluarkan Lembaga Bahasa UGM. Bagi yang mengikuti program pascasarjana, nilai TOEFL minimal 450, sedangkan calon doktor 500.
Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa dibimbing oleh seorang dosen pembimbing. Waktu bimbingan sesuai kesepakatan. Anda perlu hati-hati karena jika sudah lebih dari tiga bulan tidak menyerahkan perbaikan dari sidang proposal, tema atau judul yang Anda angkat dianggap gugur (hangus), dan wajib mengganti dengan tema yang lain.
Setelah pembimbing menyatakan oke atas penelitian tersebut, Anda berhak untuk mengikuti sidang terakhir untuk mendapatkan gelar. Mahasiwa calon master disidang oleh 3 orang penyidang, sedangkan mahasiswa calon doktor disidang oleh 9 orang penyidang.
Kini, gelar untuk filsafat sudah tidak mengikuti program Ilmu Humaniora (Hum). Lulusan S1 mendapat gelar S.Fil (Sarjana Filsafat), S2 M.Phil (Master of Philosophy), S3 dengan gelar Dr (Doktor Filsafat).






