Bedak yang Bagus untuk Kulit Wajah
Ilustrasi bedak yang bagus
Kini, Anda bisa menemukan beraneka bentuk bedak dengan variasi merek, harga, dan kualitas, yang berbeda. Oleh karena itu, memilih bedak yang bagus untuk kulit wajah sangatlah penting. Jangan sampai Anda memakai bedak yang mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti merkuri. Perlu diketahui juga, masa pakai bedak bisa bertahan antara 1 hingga 2 tahun, bergantung jenis bedaknya. Jika lebih dari masa itu, sebaiknya bedak jangan digunakan lagi.
Bedak merupakan salah satu kosmetik yang paling sering digunakan kaum hawa. Bagaimana tidak, bedak memiliki banyak manfaat untuk memberikan kesempurnaan dalam mempercantik penampilan wajah. Kosmetik yang satu ini berguna untuk menutupi kekurangan pada wajah, seperti flek, pori-pori besar yang tampak pada kulit, mencegah agar kulit wajah tidak berminyak, dan lain-lain. Bedak juga dapat memberikan hasil akhir berupa kulit yang lembut dan tidak kasar.
Jenis-jenis Bedak yang Bagus untuk Kulit
Berikut ini adalah beberapa jenis bedak yang bagus untuk kulit wajah Anda.
1. Bedak Tabur (Loose Powder)
Bedak tabur berbentuk bubuk. Bedak ini dapat memberikan hasil terbaik untuk menampilkan make up segar alami. Sebab, bedak tabur memiliki partikel halus yang akan menyatu rata dengan kulit. Jenis bedak ini cocok digunakan setelah wajah diberi pelembap dan alas bedak. Jenis bedak ini sangat baik digunakan untuk kulit berminyak.
2. Bedak Padat (Compact Powder)
Disebut bedak padat karena ditambahkan wax atau lilin agar bentuknya bisa menyatu dan menjadi padat. Bedak ini cepat menyerap dan bisa mengurangi minyak yang menempel di wajah. Untuk hasil maksimal, bedak padat sebaiknya digunakan setelah penggunaan loose powder. Bedak padat bisa digunakan selama 15 bulan.
3. Bedak Two Way Cake
Bedak two way cake memiliki bentuk yang serupa dengan bedak padat. Namun, bedak two way cake memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai bedak sekaligus foundation. Bedak ini memiliki beberapa kelebihan, seperti mampu menyerap minyak di wajah, menutup pori-pori yang besar, kadungan SPF-nya dapat melindungi kulit wajah dari sengatan matahari. Bedak jenis ini bisa dipakai hingga 1 tahun.
4. Bedak Meteorit (Meteorite Powder)
Bedak meteorit merupakan inovasi baru dari bentuk bedak. Bedak jenis ini memiliki bentuk bulat kecil dan berwarna-warni. Biasanya, digunakan sebagai sentuhan akhir, sehabis memakai make up. Untuk mengaplikasikannya pada kulit, harus menggunakan kuas dengan bulu yang padat dan banyak, bukan dengan spons. Sapukan ke seluruh wajah. Bedak ini bisa membuat wajah tampak lebih bercahaya dan segar.
5. Shimmering Powder
Satu lagi varian bedak yang ada, yaitu shimmering powder dengan kandungan butiran atau partikel mutiara yang memberikan efek kilau serta mencerahkan wajah. Bedak jenis ini umumnya dipakai sebagai sentuhan akhir setelah merias wajah untuk acara-acara khusus yang menggunakan riasan glamor. Masa pakai bedak ini paling lama sekitar 1 tahun.
6. Bedak Dingin
Bedak dingin merupakan bedak tradisional yang dibuat dari bahan-bahan alami. Ada yang dibuat dari dari tepung beras dicampur bahan pengharum, seperti aneka bunga. Bahan pembuatan bedak dingin ini dapat pula ditambah dengan buah atau rempah-rempah lain untuk memperkaya khasiatnya. Misalnya, bedak yang dicampur sari bengkoang untuk memutihkan kulit. Karena bahannya yang alami, bedak dingin sangat baik diaplikasikan untuk kulit.
Dampak Penggunaan Bedak Kosmetik
Meski tergolong ke dalam bedak yang bagus, bukan berarti bedak-bedak untuk kosmetik ini tidak memiliki dampak yang buruk. Jika penggunaan bedak terlalu berlebihan, bisa jadi Anda akan mengalami ganguankesehatan. Seperti apa jelasnya dampak negatif dari penggunaan bedak ini?
Penggunaan bedak untuk kosmetik sudah dilakukan sejak lama. wanita merasa mendafatkan manfaat lebih dalam urusan penampilan setelah menggunakan bedak. Namun, jika penggunaannya berlebihan atau digunakan dalam jangka panjang, maka bersiaplan untuk mendapatkan dampak buruknya. Ya, apapun itu, tidak terkecualibedak, jika digunakan secara berlebih tentu akan berdampak buruk.
Lantas, seperti apa dampak buruk dari penggunaan bedak berlebih? Bedak untuk kosmetik umumnya berbentuk tabur, meski ada beberapa yang memiliki bentuk lain. Dalam hal ini, penulis akan lebih menyoroti dampak penggunaan bedak bubuk bagi kesehatan. Bedak tabur atau bedak bubuk merupakan bedak yang terbuat hydrous atau dikenal juga dengan istilah mineral silikat alami.
Untuk penciptaan produk bedak bubuk, mineral silikat alami ini dihancurkan, dikeringkan, lalu digiling guna menghasilkan jutaan serbuk yang digunakan untuk produk kosmetik kaum hawa. Sejauh ini, kita belum bisa mencium kehadiran dampaknya, bukan? Namun, tahukah Anda apa sebenarnya hydrous itu?
para ahli mengatakan bahwa hydrous atau mineral silikat alami ini merupakan sebuah zat yang memiliki rantai kimia hampir sama dengan yang dimiliki asbes atau disebut mesothelioma. Jadi analoginya seperti ini, ketika Anda memakai bedak, sama saja dengan mengoleskan bubuk asbes ke wajah. Parahnya lagi, rantai kimia yang dimiliki asbes dan bedak ini memiliki efek yang sangat mematikan, seperti kanker paru-paru.
Anda boleh tidak percaya, namun begitulah kenyataannya. Satu partikel kecil yang dimiliki bedak, jika sudah masuk ke dalam paru-paru memerlukan waktu selama 8 tahun untuk bisa dihancurkan. lalu, bisa Anda bayangkan, seberapa banyak partikel yang mungkin masuk ke dalam paru-paru selama Anda tengah menggunakan bedak? Tentunya tidak dapat dihitung, bukan?
Bahasan ini bukan bermaksud menakut-nakuti kaum hawa yang senantiasa selalu menggunakan bedak bagus untuk wajahnya. Namun, karena kebenarannya inilah maka penulis merasa perlu mnyampaikan hal tersbut. Meski demikian, menurut beberapa peneliti lain, masih perlu dilakukan penelitian lanjutan yang lebih mendalam untuk bisa benar-benar "menghakimi" bahwa bedak memiliki hubungan langsung sebagai penyebab kanker.
Tip Memilih Bedak yang Bagus
Setelah Anda mengetahui, jenis-jenis bedak yang bagus beserta dampak negatifnya, maka diperlukan ketelitian ketika hendak memilih sebuah bedak untuk menyempurnakan kecantikan. Bagaimana cara memilih bedak yang bagus untuk kulit dan tidak berdampak buruk? Berikut penulis sajikan tip memilih bedak.
1. Sesuaikan dengan Warna Kulit Wajah
Bedak tersedia dalam aneka warna, seperti pink, beige, putih, natural, cokelat, kuning, dan sebagainya. Meskipun demikian, ada baiknya jika Anda memilihlah warna bedak yang sesuai dengan jenis dan warna kulit. Warna bedak yang dipilih sebaiknya setingkat lebih terang dari warna kulit muka Anda.
2. Hindari Bedak Berbahan Dasar Merkuri
Merkuri atau air raksa adalah sejenis logam yang banyak ditemukan di alam. Merkuri merupakan bahan yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Meski begitu, banyak produsen jahat yang menggunakan bahan merkuri dalam produk yang dibuatnya. salah satu produk yang biasa mengandung merkuri adalah bedak.
Bagi orang awam, akan sangat sulit untuk bisa mendeteksi keberadaan merkuri dalam produk kosmetiknya. Namun menurut beberapa pakar, untuk mengetahui apakah bedak yang Anda pilih bermerkuri atau tidak, Anda bisa mengetesnya dengan cara seperti berikut.
- Taburkan bedak di telapak tangan, lalu gosok-gosokan dengan emas, bisa cincin atau gelang.
- Tunggu beberapa saat, tidak sampai 1 menit.
- Jika terjadi perubahan warna pada telapak tangan menjadi kelabu atau hitam, bedak tersebut mengandung merkuri. Semakin hitam perubahannya, semakin banyak merkuri yang terkandung dalam bedak tersebut.
Nah, itulah bahasan seputar bedak yang bagus untuk kulit lengkap dengan segala serba-serbinya. Semoga apa-apa yang disajikan dalam artikel ini bisa bermanfaat untuk pembaca.

