Adopsi Bendera Belanda
Ilustrasi bendera belanda
Belanda (Koninkrijk der Nederlanden) memiliki arti nama ‘Kerajaan Tanah-tanah Rendah’. Belanda berbatasan dengan Jerman di sebelah timur, Belgia di selatan, dan Laut Barat di sebelah barat.
Kata Belanda dalam bahasa Indonesia ini sesungguhnya adaptasi dari bahasa Portugis, yaitu holanda-olanda-wolanda-bolanda- dan sampai akhirnya terbentuklah kata ‘Belanda’.
Sejarah Belanda
Negara dengan julukan kincir angin, terompa kayu, tulip dan tanggul (djik) ini termasuk negara yang padat penduduknya. Ibu kota Belanda adalah Amsterdam. Sedangkan kota terkenal di Belanda, yaitu Den Haag merupakan tempat kediaman Ratu Belanda.
Di bawah kekuasaan pemerintahan Karel V, Belanda sempat pula dijuluki sebagai Republik Tujuh Provinsi (Republiek der Zeven Provinciën). Pada abad ke-17, republik ini menjadi penguasa penjelajahan laut dan ekonomi. VOC berawal dari masa ini, sehingga biasa disebut pula sebagai Zaman Keemasan.
Belanda pernah masuk ke dalam Kekaisaran Prancis oleh Napoleon Bonaparte. Pada tahun 1815, Belanda didirikan dengan meliputi dua kawasan yang sekarang dikenal sebagai Belgia dan Luxemburg. Kemerdekaan didapatkan Belgia pada tahun 1830. Sementara Luxemburg berpisah setelah kematian Raja Willem III. Abad ke-19, Belanda dapat menyetarakan kedudukannya sebagai negara industri dengan negara-negara lainnya.
Masa Perang
Seperti diketahui bahwa Belanda adalah negara netral saat terjadi Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Tetapi Belanda ditaklukkan oleh Nazi saat Perang Dunia II pada tahun 1940. Otomatis, pada masa itu Belanda dikuasai oleh Nazi.
Belanda termasuk negara maju setelah perang Perkumpulan Bersenjata Abad ke-21 (The 21st Century Army Group) yang melaksanakan operasi militer untuk membebaskan Belanda selepas pertentangan oleh warga Normandy, Inggris, Kanada, Polandia, dan Amerika pada tahun 1944 di Belanda.
Namun, pada tahun 1945, Belanda kemudian dibebaskan. Sehabis perang itulah, Belanda justru mengalami puncak kemajuan. Terbukti dengan Belanda menjadi anggota Benelux, Komunitas Eropa, NATO, dan merupakan negara perintis organisasi tersebut pada tahun 1992.
Bendera Belanda
Sekilas, bendera Belanda memang mirip dengan bendera Indonesia. Perbedaannya hanya terletak pada warna biru di bagian bawah bendera Belanda.
Ini juga sempat menjadi permasalahan bagi pejuang Indonesia yang saat itu merobek bendera Belanda, seolah-olah bendera Indonesia yang berkibar pada 19 September 1945 di Surabaya pada insiden bendera. Para pemuda saat itu begitu bersemangat dalam melancarkan aksi tersebut, karena mereka bendar-benar kesal dengan berkibarnya bendera Belanda di atas Hotel Yamato di jalan Tanjungan.
Maka dari itu, tak aneh jika bendera Indonesia berwarna merah dan putih. Merah yang berarti berani dan putih berarti sejati atau suci. Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun, sehingga tidak menuntut kemungkinan bahwa warna bendera Indonesia merupakan adopsi dari bendera Belanda.
Terbukti dari arti filosofi dari warna merah dan putih dari bendera Belanda yang serupa dengan Indonesia. Merah artinya berani, putih berarti suci atau sejati, dan biru maknanya adalah menenangkan. Adopsi sebuah makna memang sudah biasa terjadi. Setiap manusia pasti melakukannya.

