Mendesain Bentuk Dapur yang Interaktif
Makin tingginya harga tanah dan rumah menyebabkan makin sulitnya mendapatkan atau membeli rumah dengan ukuran yang diinginkan. Karena itu Anda pun dituntut agar kreatif dalam mendesain dan menata ruang yang ada agar memberikan manfaat yang optimal bagi keluarga. Termasuk dalam menyiasati bentuk dapur agar fungsional.
Konsep optimalisasi fungsi ruang, belakangan memang sedang tren dan menjadi kebutuhan. Desain dan penataan ruang pun mengikuti bentuk rumah minimalis yang ada. Kondisi yang serba mepet akhirnya memunculkan kreatifitas berbagai bentuk dan desain dalam menata ruang dalam rumah.
Terbatas
Rumah-rumah minimalis ataupun rumah sederhana yang umumnya laris manis, biasanya hanya menyediakan dua kamar tidur, dan satu atau dua ruang kosong di tengah. Ruang kosong ini terbagi di depan untuk ruang tamu dan di belakang untuk ruang keluarga.
Dengan jumlah ruang yang terbatas semacam ini tentu bukan hal mudah bagi Anda dalam menatanya. Apalagi kalau Anda mempunyai anak-anak yang membutuhkan ruang lebih banyak, baik untuk tidur ataupun belajar. Apalagi kalau anaknya cukup banyak.
Namun, kondisi ini tentu bukan alasan Anda tidak bisa berkreasi. Bahkan Anda dapat menyatukan sejumlah fungsi ke dalam satu ruang. Dalam kaitan ini, unsur interaksi antar anggota keluarga menjadi kata kuncinya. Karena itu apapun ruang yang tersedia, Anda dapat membuatnya lebih fungsional.
Multifungsi
Kalau di rumah Anda hanya ada dua ruang, di luar kamar tidur, sebaiknya ruang yang di depan khusus diperuntukkan bagi tamu. Sedangkan ruang lainnya yang ada di belakang, bisa digunakan secara multi fungsi. Baik sebagai ruang keluarga, ruang makan, dan tentu ruang dapur.
Fungsi dan bentuk dapur sebagai tempat yang ‘paling kotor’ harus dikelola dengan baik dan disiplin agar selalu bersih dan rapi. Anda bisa membuat kitchen set yang melekat pada dinding untuk menyimpan berbagai peralatan dapur maupun peralatan makan. Begitu juga tabung gas yang terletak di bawah harus dibuat tertutup.
Selain itu, tempatkan meja makan di tengah ruang ataupun di samping. Karena meja ini akan berfungsi ganda, yaitu sebagai meja makan, meja belajar anak, sekaligus untuk mempererat komunikasi dengan anggota keluarga, maka pilih bentuk meja yang bulat karena lebih ergonomis.
Dengan konsep multifungsi ini, maka Anda dapat melakukan berbagai kegiatan di dapur dengan tetap memperhatikan anak-anak Anda. Baik saat memasak maupun mencuci piring di dapur. Bentuk dapur yang simpel akan memudahkan proses interaksi dengan anggota keluarga lainnya.






