Pahamilah Berenang Gaya Punggung yang Benar
Berenang gaya punggung merupakan bagain dari salah satu yang sering kali dilombakan dalam ajang kejuaraan renang profesional. Sama dengan gaya lainnya dalam olahraga renang, gaya punggung juga memiliki ciri dan karakteristik tersendiri.
Renang dengan menggunakan gaya ini memerlukan kecermatan dan keahlian tersendiri karena berbeda dengan gaya-gaya lainnya, gaya ini dilakukan dengan kepala yang menghadap ke atas.
Pengertian Gaya Punggung
Berenang gaya punggung merupakan salah satu gaya dalam berang yang dilakukan dengan cara wajah menghadap ke atas sehingga membelakangi target finish. Gerakan kakinya serupa dengan gaya bebas namun dengan posisi tubuh yang telentang di permukaan air.
Sementara itu, kedua tangan digerakkan dengan cara mengayuh seperti orang yang sedang mendayung menuju pinggang. Posisi alat pernafasan berada di atas permukaan air sehingga memudahkan untuk melakukan pernafasan.
Berenang gaya punggung berbeda dengan ketika start gaya bebas, gaya kupu-kupu atau gaya dada yang selalu dilakukan di atas balok start. Gaya ini dimulai dengan posisi tubuh sudah berada di air, membelakangi tembok finsih dan dilakukan dengan wajah yang menghadap ke atas.
Sehingga ketika dalam perlombaan perenang harus benar-benar jeli dalam memperkirakan berapa meter lagi jaraknya degan jarak finish. Hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung jumlah gerakan dengan jarak antara start sampai finish.
Ternyata gaya punggung ini sudah dilakukan sejak zaman purba. Tahun 1900 ketika Olimpiade di Paris, Prancis gaya jenis ini sudah mulai dipertandingkan. Dan berenang gaya punggung merupakan gaya tertua setelah gaya bebas dalam renang.
Macam-macam Gerakan Gaya Punggung
Seperti yang telah dijelaskan bahwa berenang gaya punggung merupakan gaya dalam olahraga renang yang berbeda dari gaya lainnya karena posisi muka yang menghadap ke atas tidak ke dalam air. Nah, secara lebih lengkap beberapa gerakan gaya ini adalah sebagai berikut:
- Gerakan tangan
- Dimulai dengan posisi tangan yang lurus diatas kepala.
- Ayunkan tangan tersebut ke belakang dengan gerakan yang menuju pinggang.
- Setelah hampir mendekati pinggang, angkat tangan ke atas permuakaan air dan letakkan di posisi semula.
- Lakukan gerakan-gerakan serupa dengan tangan yang satunya lagi.
- Gerakan kaki
- Gerakkanlah kaki yang kiri dan kanan secara bergantian dengan maksud untuk mendapatkan hentakkan supaya tubuh bergerak cepat di permukaan air.
- Lakukan gerakan hentakkan naik turun kaki tersebut secara cepat supaya arah renang tidak berbelok akibat gerak hentakkan kaki yang kelambatan.
- Gerakan kombinasi
- Lakukan gerakan kaki secara kontinu sebagaimana poin no. 2 diatas.
- Posisi wajah tetap berada di atas permukaan air sehingga memudahkan perenang untuk bernafas.
- Lakukan perhitungan yang cermat untuk memastikan ketepatan antara jumlah gerakan dengan jarak ke tembok finish.






