logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam

Berita Banjir Terkini dan Penyikapannya


Ilustrasi berita banjir terkini

Banjir, siapa orangnya yang tak tahu musibah yang disebabkan oleh jumlah air yang cukup besar tersebut. Air merupakan sumber kehidupan makhluk, namun jika kadarnya telah diturunkan Tuhan secara berlebih, maka jadilah ia disebut musibah banjir.

Tradisi Buruk Penyebab Banjir

Banjir adalah musibah, bagian dari bencana yang terjadi akibat kesalahan manusia dalam mengelola bumi dan alam sekitar. Namun yang lebih menyedihkan dari berita-berita banjir terkini, kita malah sering dengan latah menyebut bahwa banjir itu bagian dari musim. Sebagai contoh, secara tak sadar terkadang mulut-mulut kita latah mengidentikkan musim hujan sebagai musim banjir.

Hal ini mungkin disebabkan oleh intensitas banjir yang sudah terlalu sering melanda sebagian besar kawasan Indonesia, hingga tanpa sadar kita mengakui bencana itu sebagai musim ke tiga setelah hujan dan kemarau di Indonesia.

Berita banjir terkini di tanah air seolah menjadi sajian berita layar kaca yang biasa-biasa saja. Ibu kota Jakarta dan Propinsi Riau merupakan daerah yang kerap kali kita dengar dilanda musibah banjir. Datangnya sebuah musibah tentulah akibat kesalahan dari manusia itu sendiri dalam mengelola alam sekitar. Manusia tidak memberikan perlakuan yang bijaksana pada lingkungan, akibatnya bencana pun terjadi yang merugikan manusia itu sendiri.

Ada banyak kebiasaan dan tradisi buruk yang dilakukan sebagian besar masyarakat kita terkait bencana banjir. Sebagai contoh sederhana adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan. Saluran air, sungai, sumur, danau bahkan laut menjadi tempat pembuangan sampah yang favorit bagi sebagian masyarakat.

Kesalahan sikap ini tentulah akan memicu terjadinya bencana banjir. Kebiasaan tidak disiplin ini juga sempat mempermalukan Indonesia pada even penyelenggaraan pesta sepak bola Asia Tenggara Piala AFF 2010 yang diselenggarakan di Indonesia. Pada pertandingan semi final Indonesia melawan Filipina, para pendukung tim nasional lagi-lagi menunjukkan kebiasaan buruknya suka membuang sampah sembarangan.

Jangankan sungai, stadion Gelora Bung Karno pun jadi tempat pembuangan sampah. Akibat ulah mayarakat Indonesia itu sendiri, Indonesia pun terancam tidak dapat menyelenggarakan even final karena dianggap telah melanggar aturan FIFA.

Terjadinya berbagai berita banjir terkini juga disebabkan oleh keserakahan manusia dalam mengelola lingkungan hidup. Manusia secara ilegal menguras kekayaan hutan, melakukan pencurian kayu, menebang hutan secara sembarangan. Hutan pun gundul, akibatnya terjadilah erosi dan musibah banjir.

Upaya pelestarian hutan yang minim turut menjadi salah satu faktor terjadinya banjir. Hutan disulap menjadi kawasan industri, perkebunan, dan pusat-pusat perbelanjaan. Akibatnya hilangkan sistem penyerap air raksasa, maka terjadilah musibah banjir tersebut.

Hikmah Musibah Banjir

Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik oleh manusia terkait musibah banjir yang sering terjadi. Beberapa di antara hikmah tersebut adalah;

1. Sebagai teguran bagi manusia untuk bijaksana mengelola alam sekitar

Bencana banjir merupakan bukti bahwa manusia tidak arif dalam mengelola lingkungan sekitar. Musibah tersebut akan terjadi secara merata, siapa saja, meskipun ia tidak terlibat dalam aksi perusakan lingkungan. Bencana banjir menimbulkan banyak kerugian, tak hanya kerugian harta benda, nyawa pun terkadang bisa melayang.

Manusia ditegur untuk dapat lebih arif dalam mengelola lingkungan sekitarnya. Sudah saatnya manusia Indonesia itu berubah tradisi. Berbagai bencana yang timbul merupakan teguran dari Sang Maha Pencipta atas kelalaian manusia itu dalam mengelola bumi.

Banjir memang terjadi dikarenakan 2 faktor, yakni kesalahan manusia dan fenomena alam yang semestinya terjadi. Bila diamati kejadian banjir di Indonesia kebanyakan terjadi karena kesalahan masyarakat dalam berinteraksi dengan alam. Hutan yang dipangkas hingga gundul adalah tindakan ceroboh yang mendorong debit air dari daerah hutan gunung bak air bah saat menuju wilayah ke pemukiman penduduk.

Disamping hutan yang gundul sebagai faktor terbesar penyebab banjir, tata kota yang tidak rapi dan terencanakan adalah sebab selanjutnya. Tata kota yang buruk akan mengakibatkan air sungai atau air hujan tidak mengalir dengan baik, sehingga tergenang di sebuah daerah. Dan di daerah tersebut akan rawan kedatangan banjir setiap musim penghujan. Tata kota harus direncanakan sebaik mungkin agar penduduk tidak akrab dengan banjir.

Tata kota semrawut ditambah hantaran sungai yang penuh dengan sampah membuat banjir semakin cinta pada suatu daerah. Sebut saja Jakarta sebagai ibu kota negara kita yang selalu banjir setiap tahunnya. Hingga sebagian orang menyebut Jakarta sebagai kota wisata banjir.

2. Instropeksi akan kesalahan dan dosa kolektif

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi di Indonesia secara rutin. Di samping kesalahan manusia mengelola alam lingkungan, bisa jadi faktor lain pemicunya adalah dosa kolektif yang dilakukan oleh para penduduk suatu daerah. Belajar pada kedurhakaan ummat Nabi Nuh saat mereka diberi azab banjir oleh Allah swt sebagai akibat dosa-dosa kemaksiatan mereka.

Mengatasi Musibah Banjir dengan Bijak

Banjir yang timbul karena ulah manusia harus menyadarkan kita untuk memperbaiki diri dan masyarakat, terutama dalam mengatur lingkungan agar bersih dan terawat. Berikut ini beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bahaya banjir melanda daerah tempat tinggal:

1. Mengatur masalah sampah

Sampah seringkali menjadi penyebab rusaknya tatanan alam yang seharusnya telah diciptakan seimbang. Upayakan bersama masyarakat setempat untuk mengatasi masalah sampah dengan dipikirkan bersama, dapat dengan rapat bersama atau rembugkan di pertemuan desa. Salah satu solusi yang dapat diterapkan di mana saja adalah membuat sistem kebersihan yang baik, dengan mengaktifkan petugas kuning atau pemungut sampah keliling.

Warga desa atau di pemukiman kota terbiasa membuang sampah di sungai atau lokasi tertentu, karena menurut pandangan mereka cara tersebut adalah yang tercepat untuk menyingkirkan sampah dari rumah. Seandainya ada petugas keliling memungut sampah tiap harinya, niscaya mereka akan menempatkan sampah di depan rumah mereka untuk diambil. Selain tidak membuang waktu, cara ini tidak menguras tenaga.

2. Penghijauan kembali lingkungan

Era modern identik dengan gedung dan semua yang bertembok hingga menyebabkan manusia lupa akan pentingnya peran tanaman dan pepohonan. Selain untuk mengatasi problem banjir, tanaman akan menjadikan udara di sebuah daerah menjadi segar. Agendakan untuk menanam tanaman dan pohon bersama dengan warga, sebab tidak mungkin kita menghijaukan satu daerah tanpa adanya gotong royong.

Apabila didapati sumber banjir adalah gundulnya hutan yang dekat dengan desa atau kota, maka peran dari pemerintah sangat diharapkan. Hutan yang gersang sangat rawan banjir dan longsor, ini merupakan musibah dan ancaman bagi keamanan masyarakat. Program tanam sejuta pohon memang suatu agenda yang luar biasa, namun bila tanpa sambutan dari pemerintah setempat beserta warganya program ini hanya sekedar simbolik tanpa tindakan lanjutan.

3. Edukasi keluarga dan masyarakat tentang penanggulangan banjir

Masyarakat yang sadar akan bahaya dan sebab dari datangnya banjir akan berhati-hati dalam mengatur interaksinya dengan lingkungan.Begitu pula dengan anggota keluarga semestinya menjadi contoh bagi keluarga yang lain dalam menciptakan daerah bersih, rapi, dan bebas dari banjir.

Sekian ulasan tentang berita-berita banjir terkini dan hikmah di balik musibah nasional ini. Semoga menambah wawasan dan pengetahuan seputar penanggulangan banjir dan tanah longsor. Hidup sehat dan alami untuk hindari banjir!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Gempa Terkini di Indonesia dan Sikap Nyata dalam Menghadapinya
  • Macam-Macam Tipe Letusan Gunung Berapi
  • Mengungkap Penyebab Tsunami Aceh 2004
  • Sejarah Tsunami Dunia dan Indonesia
  • Artikel Tsunami Aceh, Sebuah Refleksi
  • Lumpur Lapindo - Tragedi Kemanusiaan atau Keserakahan?
  • Taman Nasional Gunung Merapi Pasca Erupsi
  • Prediksi Gempa Bumi di Padang Terkini
  • Bencana Gunung Merapi - Bencana Bagi Masyarakat Yogya dan Indonesia
  • Serba-Serbi Angin Tornado
  • Mengatasi Banjir Citarum
  • Dampak Banjir yang Merugikan Masyarakat
  • Gempa di Jepang, Sudah Biasa!
  • Akibat-akibat Pemanasan Global
  • Bencana Banjir di Indonesia Kini dan Nanti
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA