Berita tentang Korupsi

Berita tentang korupsi memang tidak akan pernah habis dibahas. Berita tentang korupsi di Indonesia sudah menjadi buah bibir yang membosankan, telah menjadi rahasia umum, sudah menjamur subur hampir di segala area. Mulai dari area seratus perak hingga area miliaran rupiah.
Berita tentang korupsi tentu saja sudah ada di mana-mana, di seluruh pelosok provinsi di Indonesia ini. Dari kasus suap, uang tutup mulut, menyogok seseorang untuk menjadi saksi palsu, menyogok dosen agar diberikan nilai yang tinggi, menyogok rakyat agar dipilih menjadi bupati, walikota atau gubernur, dan sebagainya. Begitulah dunia zaman sekarang.
Sebagai contoh berita tentang korupsi yang terjadi di Bengkulu juga tidak lepas dengan hal-hal tersebut. Berita yang sangat membuat kita muak dan mengucapkan sumpah serapah satu sama lain. Sepanjang tahun, berita yang tetap hangat di Bengkulu adalah berita tentang penyogokan tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Sekali lagi, itu sudah menjadi rahasia umum kita semua.
Korupsi di Bengkulu itu sepertinya lebih bergantung pada pemimpinnya. Jika pemimpinnya amanah, tidak korupsi dana anggaran, maka sepertinya kota Bengkulu tersebut telah lebih maju dari perkembangannya saat ini.
Apakah semua kejadian memiliki hikmah? Walaupun tindakan korupsi itu memiliki hikmah, tetap saja korupsi haram dilakukan. Namun, halal bagi jilatan api neraka kelak di yaumul akhir.
Misalnya, hikmah kasus korupsi di provinsi Bengkulu, yaitu perkembangan pembangunan kotanya menjadi terhambat. Jika pembangunan terhambat, otomatis provinsi tersebut akan lebih jauh dari hedonisme yang berefek negatif. Pembangunan kota yang masih setengah jalan, atau mungkin belum sampai setengahnya, sudah memprihatinkan.
Banyak sekali anak-anak muda yang terjebak dalam kemilau dunia, seperti kebiasaan clubbing di club malam, berjudi, "mojok" berpacaran di bangku-bangku tempat wisata, dan lain-lain. Kasus seks para pelajarnya pun telah diteliti, yang menunjukan hasil bahwa pelajar-pelajar di kota ini telah melakukan hubungan seksual sekitar 30 %. Naudzubillah.
Berita tentang korupsi yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan atau oleh siapa saja, cenderung berdampak pada kehidupan sosial bagi pelaku ataupun keluarganya. Pemberitaan yang dilakukan membuat bukan saja pelaku, tetapi juga seluruh saudara dan juga kerabat akan menanggung malu yang besar.
Pada akhirnya berita tentang korupsi ini, diharapkan mampu menjadi pagar dan batasan bagi pelaku tindak korupsi. Sehingga mereka akan berfikir ulang sebelum melakukannya.






