logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Kecelakaan Transportasi

Berita Baru Bencana Transportasi Selalu Mengenaskan


Ilustrasi berita terbaru

Kecelakaan transportasi seringkali menelan banyak korban. Bencana seperti ini acap mengenaskan. Berita terbaru terkait dengan kecelakaan transportasi adalah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100. Berita terbaru tersebut mengejutkan masyarakat luas di penjuru tanah air sehingga tiap stasiun televisi selalu update berita terbaru yang terjadi di lokasi jatuhnya pesawat.

Jenis pesawat penumpang milik Rusia yang tengah melakukan uji kelaikan (joy flight) ini, menabrak tebing di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu 9 Mei 2012. Tak pelak 45 orang penumpang di dalamnya tewas berserakan seketika. Bisa dibayangkan betapa dukanya keluarga korban. Tiap hari Mereka menanti berita terbaru dengan harapan besar ada keajaiban.

Mereka juga dibantu oleh pihak wartawan. Setiap kali juru warta mendapat kabar terbaru dari koresponden di tempat jatuhnya pesawat, mereka memberikan kabar tersebut ke keluarga korban. Para keluarga korban berharap keluarganya selamat dalam kecelakaan. Saat fakta menyedihkan didapat, luapan tangis pun sulit dielakkan.

Pesawat ditemukan oleh Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang melakukan pencarian melalui udara, hari Kamis 10 Mei 2012. Kemudian, Tim SAR gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan sigap melakukan pencarian dan evakuasi korban. Jasad-jasad korban pun ditemukan sudah tidak utuh lagi. Selanjutnya, puluhan kantung jenazah dari titik terjadinya kecelakaan dikirimkan ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Selain itu tim juga selalu memberitakan update berita terbaru mengenai evakuasi tersebut.

Kawasan Gunung Salak memang rawan kecelakaan pesawat terbang. Beberapa pesawat jatuh di kawasan gunung tersebut. Berikut adalah daftar pesawat yang mengalami kecelakaan:

• Helikopter Sikorsky S-58 jenis Twinpac (29 Oktober 2003)

• Pesawat Cessna 185 Skywagon (20 Juni 2004)

• Pesawat Cassa TNI AU A212-200 (26 Juni 2008)

• Heli Puma milik TNI AU (12 Juni 2009)

Kecelakaan Tiada Henti

Berita mengenai bencana kecelakan transportasi udara selalu ada setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2011 kecelakaan pesawat udara menempati angka terbanyak, 32 kejadian. Pada tahun 2007, 2008, dan 2009 masing-masing terjadi 19 kecelakaan. Lalu pada tahun 2010 menurun jadi 18 kecelakaan.

Jadi, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam lima tahun terakhir dari 2007 hingga 2011 mencatat kecelakaan pesawat udara sebanyak 113 kejadian. Musibah selama itu menelan korban 247 orang meninggal atau hilang dan 75 orang luka-luka.

Masih menurut data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kecelakaan pesawat udara paling banyak disebabkan oleh faktor manusia, mencapai angka 52%. Sebanyak 42% disebabkan masalah teknik, dan 6% akibat faktor lingkungan. Rupanya kualitas sumber daya manusia (SDM) perlu terus mendapatkan perhatian dan perbaikan dalam pengelolaan kegiatan transportasi udara.

Penanganan Kecelakaan

Setiap ada kecelakan transportasi kita akan akrab dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Kedua lembaga ini memang berperan penuh dalam penanggulangan kecelakaan transportasi.

Basarnas adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR). Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan, Badan SAR Nasional (Basarnas) mempunyai tugas untuk melakukan pencarian dan pemberian pertolongan serta penyelamatan terhadap setiap kecelakaan pesawat udara. Saat ada pesawat udara dalam keadaan bahaya atau hilang dalam penerbangan pun Basarnas akan sigap melakukan pencarian dan pertolongan.

Basarnas juga memberikan bantuan dalam bencana dan musibah lainnya sesuai dengan peraturan SAR nasional dan internasional. Lebih jelasnya, tugas dan fungsi SAR adalah penanganan musibah pelayaran, penerbangan, dan bencana lainnya dalam upaya pencarian dan pertolongan saat terjadinya musibah. Penanganan musibah ini meliputi pencarian (search) dan pertolongan (rescue).

Selain itu, setiap orang atau badan hukum yang mengoperasikan pesawat udara wajib membantu usaha pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan pesawat udara. Sementara untuk tugas penelitian mencari penyebab kecelakaan pesawat udara diembankan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Komite ini merupakan lembaga struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Saat betugas, KNKT dikoordinasikan oleh Menteri Perhubungan.

Adapun susunan keanggotaan KNKT terdiri atas Ketua, Wakil Ketua, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian, Ketua Sub Invetigasi Kecelakaan Pelayaran, Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan, dan Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Berikut Tugas dari KNKT

• Melaksanakan investigasi kecelakaan transportasi;

• memberikan rekomendasi hasil investigasi kecelakaan transportasi kepada pihak terkait;

• memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden berdasarkan hasil investigasi kecelakaan transportasi.

Kotak Hitam

Berita terbaru terkait degan jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100 adalah tim KNKT bekerja sama dengan tim Rusia terus menelusuri penyebab kecelakaan. Ditengarai, penyebab kecelakaan akan diketahui setahun lagi. Pihak KNKT menolak permintaan produsen Sukhoi Superjet (SSJ) 100 untuk membuka rekaman kotak hitam atau black box di Rusia. Sebab, KNKT juga memiliki kemampuan untuk menganalisis rekaman kotak hitam.

Dalam setiap kecelakaan pesawat udara, pencarian kotak hitam merupakan hal penting. Kotak yang terdiri dari dua rekaman, yakni perekam data penerbangan (flight data recorder atau FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder atau CVR) ini, akan mampu menyingkap penyebab kecelakaan pesawat udara. Selain merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC), kotak hitam juga berfungsi untuk mendeteksi tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan. Karena itu, kotak hitam disimpan sedemikian rupa agar mudah ditemukan.

Untuk memudahkan pencarian jika pesawat mengalami kecelakaan, kotak hitam ini sengaja diberi warna jingga. Jadi jangan heran namanya tak sesuai dengan warnanya. Warnanya yang cerah diharapkan bisa memudahkan pencarin kotak hitam tersebut.

Santunan Rp1,25 Miliar

Pemberian santunan kepada para korban kecelakaan transportasi tampaknya belum berjalan sesuai harapan. Tak sedikit kasus ganti rugi akibat kecelakaan transportasi tidak terselesaikan dengan baik. Terkecuali, santunan yang sudah ditetapkan undang-undang seperti yang berasal dari Jasa Raharja.

Padahal kini sudah ada Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011. Permen ini menindaklanjuti penjabaran Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Dilihat dari semangatnya yang prorakyat, Permen No. 77/2011 bisa dinilai sebagai terobosan gemilang dari pemerintah untuk melindungi konsumen.

Salah satu isi dari permen ini menegaskan adanya kepastian bagi korban kecelakaan pesawat udara yang kehilangan nyawa memperoleh santunan sebesar Rp1,25 miliar. Diharapkan, kebijakan ini akan membuat para penyelenggara angkutan udara lebih serius memperhatikan keselamatan penumpang. Seluruh penyelenggara angkutan umum mau tidak mau mesti lebih berhati-hati dan lebih bertanggung jawab.

Demikian pula dengan ahli waris korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet (SSJ) 100. Menteri Perhubungan berharap pemberian asuransi mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No. 77 Tahun 2011. Ahli waris berhak mendapat santunan sebesar Rp 1,250 miliar.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga akan mengawal secara ketat pemberian asuransi kepada keluarga korban. Pihaknya berharap pemberian asuransi kedepan akan sesuai dengan aturan dan sampai kepada yang berhak.

Langkah Kementerian Perhubungan itu, layak diapresiasi positif. Walaupun sebenarnya yang diharapkan masyarakat adalah bagaimana pihak-pihak terkait bisa menjamin kemanan dalam memanajemen kegiatan transportasi. Dengan demikian, tidak akan ada lagi berita baru terkait dengan kecelakaan transportasi yang selalu saja menelan banyak korban.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kecelakaan Kapal Laut yang Melegenda
  • Video Kecelakaan - The Aftermath
  • Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
  • Pesawat Jatuh - Tragedi Paling Memilukan
  • Kecelakaan Kereta Bintaro
  • Melawan Takdir Kecelakaan Pesawat
  • Kecelakaan Motor, Bisa Dihindari!
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA