Harian Metro
Sebelum kehadiran Harian Metro, beberapa kalangan pendukung media merasakan perlunya sebuah Koran harian sore berbahasa Melayu di Lembah Klang. Meski demikian, harapan ini tidak jua terwujud, hingga kemudian Kumpulan New Straits Times Press menyahut tantangan itu.
Koran petang pertama Malaysia berbentuk tabloid dilahirkan pada 25 Maret 1991 dengan pesanan cetakan awal 30,000 sehari. Sejak itu, Harian Metro diterbitkan enam hari seminggu (Senin hingga Sabtu) oleh Berita Harian Sdn Bhd.
Pada 25 Maret 1992, Harian Metro melancarkan edisi selatannya di Johor Bahru. Edisi selatan itu diterbitkan sebagai tabloid pagi. Pesanan cetakan pertama di kilang New Straits Times Press di Senai ialah 15,000.
Sejak itu, Harian Metro mengembangkan sayapnya ke seluruh negara dengan mewujudkan edisi utara dan timur untuk memenuhi selera lokal. Harian ini mencatat penjualan tertingginya yaitu 390,019 eksemplar pada 31 Oktober 2009.
Penerbitan Harian Metro menjadi lengkap ketika ia mengeluarkan edisi Ahadnya, yaitu Metro Ahad pada 20 Agustus 1995 dengan keluaran pertama mencatat 100,003 eksemplar. Metro Ahad mencatat penjualan tertingginya sebanyak 433,480 eksemplar pada 8 November 2009.
Visi Harian Metro pada awalnya adalah untuk menyampaikan informasi bagi penduduk Lembah Klang mengenai peristiwa yang terjadi di Kuala Lumpur dan sekitarnya. Namun, berdasarkan sambutan yang luar biasa, Kumpulan NSTP kemudian meluaskan pengedaran Koran ini ke seluruh Semenanjung.
Selain berita setempat, Harian Metro juga menyajikan berita terkini di tingkat nasional dan global. Tidak hanya itu, Koran ini juga mengembangkan dirinya melalui media online, dengan situs yang dikenal http://hmetro.com/, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya. Dengan demikian, siapapun bisa mendapatkan informasi dengan mudah.
MyMetro, sebagai versi onlinenya Harian Metro, bisa dikatakan cukup lengkap. Anda bisa mengakses beragam berita yang Anda inginkan. Tidak hanya itu, MyMetro dilengkapi dengan video rekaman berita, yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan berita secara visual, tidak hanya teks sebagaimana yang sering kita dapatkan dari media Koran.
Anda juga bisa berlangganan Harian metro versi elektronik, dengan berlangganan RSS feed. Atau, Anda bisa menjadi fan page nya melalui Face Book. Atau, bisa juga Anda menjadi pengikutnya di Twitter.
Melalui menu Tanya Pakar, Anda juga bisa berinteraksi dengan berbagai pakar atau ahli, diantaranya sebagai berikut :
- Pakar Sakit Puan | Dr. Adilah Ahmat
- Doktor Sakit Tuan | Dr. Ismail Thamby
- Doktor Jantung | Dr. Haizal Haron
- Pakar Kanak Kanak | Dr. Syed Nazir
- Anda Musykil Dr. Mashitah Jawab
- Fikrah Dr Salam | Dr. Abdul Salam
Masih ada lagi, melalui menu Bimbingan yang ada di Harian Metro versi elektronik ini, Anda juga mendapatkan kemudahan untuk melakukan konseling, diantaranya :
- Kaunseling Remaja | Dr. Sapora Sipun
- Dang Setia
- Tazkirah Remaja | Mohd Zawawi Yusoh
- Zaharuddin Abd Rahman
Jika mash penasaran, kunjungi saja link http://hmetro.com/ atau melalui versi cetaknya. Selamat berlangganan!
| Beri rating untuk artikel di atas |








