Berkebun Pisang di Lahan Sempit

Anda hobi berkebun? Bagaimana jika berkebun pisang? Meski Anda merasa dengan keadaan lahan di kota yang makin sempit, mungkin angan untuk bisa menyalurkan hobi berkebun pisang pun tinggal kenangan.
Padahal pisang dikenal sebagai buah yang mengandung banyak vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kita.Kandungan kalium dalam pisang mampu mengatasi tekanan darah tinggi. Vitamin C yang terkandung di dalamnya pun bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Plus vitamin E- nya mampu membuat kulit Anda menjadi awet muda. Karena sifat vitamin E yang bermanfaat untuk regenerasi kulit sehingga mencegah keriput cepat datang.
Berkebun Pisang di Halaman Belakang
Sebenarnya berkebun pisang bisa juga dilakukan di lahan sempit. Karena sebetulnya tanaman pisang tidak memerlukan tempat yang luas untuk menanamnya. Anda bisa menanamnya di sudut halaman belakang atau di dekat pagar depan rumah Anda.
Untuk berkebun pisang juga tidak mengharuskan banyak syarat. Yang penting adalah iklim tempat tumbuh pisang cukup lembab dan panas. Iklim di Indonesia sangat tepat untuk berkebun pisang karena merupakan daerah beriklim tropis.
Namun sebaiknya Anda usahakan untuk menanam bibit pisang ini, di tanah berhumus yang telah diberi pupuk dan dibersihkan dari gulma, dan rumput-rumput liar terlebih dahulu.
Cari Bibit
Untuk mendapatkan bibit pisang, Anda bisa membelinya pada penjual tanaman dengan cara memesannya terlebih dulu. Atau Anda bisa minta bibitnya pada kenalan atau orang yang memiliki tanaman pisang.
Berkebun pisang bisa dilakukan lewat pembiakan secara vegetatif. Ambil anakan beserta bonggolnya untuk ditanam. Dengan tinggi kurang lebih satu hingga satu koma lima meter dan berdiameter umbi 15 sampai 20 cm.
Untuk mendapatkan bibit yang baik perhatikan apakah pohon indukannya berbuah sehat dan bagus. Setelah itu bersihkan sisa tanah yang masih menempel di akar anak pohon pisang tersebut. Kemudian simpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari selama satu dua hari sebelum di tanam. Jangan lupa buang dulu daunnya yang lebar.
Sebelum menanam, disarankan untuk merendam dulu umbi pisang yang dijadikan bibit ini di dalam larutan Poc Nasa dan Natural Glio selama sepuluh menit. Setelah itu bibit diangkat dan dianginkan hingga kering. Setelah itu barulah bibit siap ditanam.
Cara Penanaman
Buatlah lubang berbentuk segitiga dengan ukuran lima puluh kali lima puluh kali lima puluh cm. Masukkan bibit dengan posisi tegak, tutup dengan tanah bercampur pupuk kandang. Jika tidak ada pupuk kandang bisa diganti dengan pupuk lain seperti Supernasa.
Selama menunggu masa panen, Anda bisa melakukan perawatan seperti membersihkan gulma dan rumput liar di sekitar pohon pisang. Menggemburkan tanah yang mulai padat serta membuat saluran air agar akarnya tidak tergenang air dan membusuk. Jangan lupa memangkas daun yang sudah mengering. Jaga pengairannya agar tidak terlalu basah atau terlalu kering.
Bila jantung pisang telah muncul dan berjarak sekitar dua puluh lima sentimeter dari sisir buah yang terakhir, potong jantung pisangnya. Bila sisir pisang terlihat sudah mengembang dengan sempurna, Anda bisa membungkus tandannya dengan kantung polietilen bening dengan ketebalan 0,5 mm yang diberi lubang berdiameter 1,25 sentimeter.
Beri jarak antar tiap lubang 7,5 sentimeter. Kantung diusahakan menutupi sekitar 15 sampai 45 sentimeter pada bagian atas pangkal sisir yang paling atas dan berjarak 25 sentimeter dari bawah.
Sementara batang pohon pisang tentu harus disangga agar tidak rubuh, dengan sebatang bambu yang dibenamkan sedalam tigapuluh sentimeter ke dalam tanah. Anda juga harus mewaspadai serangan penyakit dan hama pada tanaman pisang. Hama seperti ulat daun, nematoda, ulat bunga dan ulat buah serta penyakit bisa saja menyerang tanaman pisang Anda.
Panen
Masa penantian berkebun pisang akhirnya berbuah bahagia saat panen telah tiba. Tanda-tanda pisang siap panen adalah saat daun bendera mengering. Usia buah sudah memasuki umur 80 hingga 100 hari. Buah-buah pisangnya sudah kelihatan membulat.
Cara memanen adalah dengan memotong tandan pisang sepanjang lebih kurang tiga puluh sentimeter dari pangkal sisir paling atas. Gunakanlah pisau besar yang tajam. Setelah tandannya dipotong, barulah pisang disisiri.
Selamat menikmati pisang segar dari kebun sendiri!






