logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Astronomi    Artikel Umum Astronomi    Bintang

Astronomi - Mengenal Bintang

Oleh: AnneAhira.com Content Team

DI langit malam yang cerah tanpa bulan, kita akan bisa melihat ribuan bintang dengan mata telanjang. Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya dari dalam dirinya sendiri, seperti Matahari. Matahari sendiri adalah sebuah bintang. Matahari kelihatan sangat besar dan terang karena jaraknya jauh lebih dekat dibandingkan dengan bintang-bintang lainnya. Jarak Matahari dengan Bumi hanyalah 150 juta kilometer.

Kalau diukur dengan cahaya, yang kecepatannya sekitar 300 km per detik, jarak Matahari ke Bumi adalah sekitar delapan menit. Bandingkan dengan bintang lain yang paling dekat, yakni Proxima Centauri, yang jaraknya sekitar empat setengah tahun cahaya. Sebagian besar bintang memiliki jarak yang lebih jauh. Ada yang jaraknya ribuan, atau bahkan jutaan, tahun cahaya. Ini artinya, cahaya bintang yang kita lihat sekarang itu dipancarkan ketika dinosaurus masih hidup di Bumi.

Rasi

Berapa sebenarnya jumlah bintang di alam semesta? Kita tidak tahu dengan pasti. Namun para ilmuwan yakin bahwa terdapat miliaran miliar (angka 1 dengan 18 atau lebih nol di belakangnya) bintang di alam semesta.

Mengapa cahaya bintang kelihatan berkelap-kelip di langit? Sebabnya, ketika melewati atmosfer Bumi, cahaya dari bintang mengalami pembelokan berkali-kali.

Bintang-bintang sebenarnya bergerak satu sama lain dengan kecepatan yang sangat tinggi. Namun di langit, karena sangat jauh dari Bumi, letak bintang satu dengan lainnya kelihatan tetap. Dari sinilah orang-orang zaman dulu membayangkan bahwa kelompok bintang tertentu membentuk gambar tertentu, misalnya mirip seorang pemburu, kepiting, kepala banteng, naga, dan lain-lain. Kelompok bintang ini dinamakan rasi.

Lubang Hitam

Bintang-bintang memiliki ukuran yang berbeda. Matahari, yang bergaris tengah lebih dari 1 juta kilometer, adalah bintang berukuran sedang. Banyak bintang lain yang berukuran jauh lebih besar, bisa ribuan kali, dibanding Matahari. Bintang-bintang tersebut dinamakan bintang raksasa. Sebaliknya, bintang-bintang lain berukuran jauh lebih kecil sehingga disebut bintang kate (katai). Bintang kate ada yang ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Bumi.

Menjelang kematiannya, sebuah bintang bisa meledak. Ledakan bintang ini disebut nova. Istilah ini berarti “baru” karena seolah-olah telah lahir sebuah bintang baru. Kalau bintang yang meledak berukuran besar, maka ledakannya juga sangat besar, sampai-sampai menghancurkan bintang-bintang lain. Ledakan bintang besar ini disebut sebagai supernova.

Setelah meledak, materi bintang yang tersisa akan mengerut dan memadat dengan kepadatan yang luar biasa dan gravitasinya begitu kuat sampai-sampai cahaya pun tak bisa lepas. Materi bekas bintang inilah yang disebut black hole (lubang hitam). (*)

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Bayi Matahari, Sang Bintang Baru
  • Fenomena Benda-Benda Langit yang Luar Biasa
  • Keindahan dan Urutan Terjadinya Pelangi
  • Anak Matahari - Fenomena Langka Alam dari Pusat Tata Surya
  • Menelusuri Jejak Kehidupan di Mars
  • Bulan: Satelit Alami Bumi
  • Keindahan Alam di Planet Bumi, Syukur Tiada Henti
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA