logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Tokoh    Biografi Filsuf Milesian

Biografi Filsuf Milesian

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apakah Anda mengenal biografi filsuf Milesian? Yunani adalah bangsa yang terkenal karena dua hal. Pertama, karena mitos dewa-dewa yang berkembang di sana. Kedua, karena tempat itu merupakan penyuplai filsuf-filsuf sepanjang sejarah. Salah satunya, adalah filsuf Yunani yang tergolong dalam mazhab atau filsuf Milesian.

Menurut Bertrand Russell, filsafat di Yunani muncul dalam tiga gelombang kemunculan bangsa di Yunani. Yang pertama adalah bangsa Ionia, kemudian bangsa Achaea, dan terakhir bangsa Doria. Filsuf Milesian terdiri dari tiga nama besar, antara lain Thales, Anaximander, dan Anaximenes. Mereka tergolong sebagai filsuf pra-Socrates.

Nama Socrates dijadikan sebagai perubahan waktu dan sejarah filsafat karena ada perbedaan antara filsuf sebelum dan sesudah Socrates. Mereka yang hidup di zaman pra-Socrates lebih berfilsafat atau mencurahkan perhatiannya pada persoalan arche (asal mula sesuatu). Begitupun, trio filsuf Milesian. Mereka tidak mau ketinggalan untuk memikirkan tentang arche.

Thales

Ia adalah warga asli Miletus. Sangat sulit untuk mencari informasi seputar Thales karena masa sekarang dengan masa ia hidup sangat jauh. Ia hidup sekitar 580an SM. Kalangan filsafat atau orang-orang yang belajar filsafat lebih tahu tentang gagasannya mengenai arche. Itu pun sebagas informasi minim dari filsuf-filsuf sebelumnya.

Gagasan utama Thales adalah bahwa segala sesuatu terbuat atau berasal dari air. Menurut Aristoteles, Thales berpendapat bahwa air adalah substansi dasar yang membentuk segala hal lainnya dan ia mengatakan bahwa bumi terapung di atas air. Berdasarkan penuturan Aristoteles, Thales juga mengatakan bahwa magnet memiliki jiwa karena bisa menggerakan besi.

Selain itu, segala sesuatu sesungguhnya penuh dengan dewa-dewa. Cerita mengenai ini bisa Anda buka di buku Sejarah Filsafat Barat. Thales pun terkenal karena kemampuannya dalam meramalkan terjadinya gerhana matahari. Bisa Anda bayangkan seberapa cerdasnya Thales. Dengan ketiadaan teknologi saat itu dan keterbatasan akses terhadap informasi, ia dapat melakukan sesuatu yang melampaui zamannya.

Anaximander

Ia menolak gagasan Thales mengenai sesuatu yang segalanya dari air. Menurut Anaximander, segala sesuatu itu berasal dari yang asali. Jika ia merupakan substansi pertama, tidak akan ada yang bisa mengalahkannya. Pandangan mengenai yang asali ini tidak ada kaitannya dengan dewa atau pandangan metafisika yang berkaitan dengan ketuhanan.

Bagi Anaximader, alam raya ini berjalan sesuai dengan hukumnya. Api terasa panas, air bisa menguap dan membeku, atau yang beku bisa menjadi cair. Semua itu berjalan karena yang asali itu yang mengatur. Ia pun berpandangan bahwa bumi lahir bukan sebagai suatu ciptaan Tuhan. Bumi maupun makhluk hidup muncul dari proses evolusi panjang. Barangkali, inilah yang menjadi cikal bakal teori evolusi yang dikembangkan kemudian hari.

Bahkan, menurut Russell, Anaximander adalah orang yang pertama kali membuat peta. Namun, ia tidak menjelaskan lebih jauh peta apa yang dibuat filsuf itu. Apakah peta dunia atau hanya sebatas peta Yunani.

Anaximenes

Filsuf yang hidup sekitar 494 SM ini menyatakan gagasannya bahwa substansi paling dasar adalah udara. Segala sesuatu yang ada bukan berasal dari air, api, atau tanah, melainkan dari udara. Gagasan lain dari filsuf ini adalah bahwa bumi berbentuk seperti meja bundar. Gagasan ini muncul karena melihat permukaan bumi yang tampak berdiri tegak dan rata, tentu ditopang oleh kekuatan seperti kaki meja.

Yang jelas, gagasan salah ini muncul karena keterbatasan teknologi pada saat itu. Pandangan tentang bumi yang datar ini masih bertahan hingga di zaman Aristoteles.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengenal Keluarga Obama
  • Tokoh Dunia - Nelson Mandela, Pahlawan Apartheid
  • Tan Malaka: Pahlawan Nasional dan Tokoh PKI
  • Biografi Charly: Terkenal Usil Sama Teman-Temannya
  • Tokoh Agama Budha: Sidharta Gautama, Orang yang Tercerahkan
  • Sekilas Tentang Biografi Bruce Lee
  • Belajar dari Tokoh Entrepreneur Dunia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA