logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Tokoh

Biografi Jason Mraz: Pemilik Kebun Alpukat Jadi Penyanyi


Ilustrasi biografi jason mraz

Garis hidup seseorang tak selamanya telah ditunjukkan sejak muda, seperti halnya yang tergambar dalam biografi Jason Mraz. Memang sering orang-orang yang berbakat, berhasil dalam karir, menjadi orang terkenal, telah ditunjukkan sejak usia muda. Misalnya saja seperti legenda hidup sepakbola dunia, Zinade Zidane yang sejak usia tiga tahun sudah terlihat pandai menggiring bola melampaui anak-anak seusianya. Soekarno – presiden pertama Indonesia – sejak kanak-kanak sudah menunjukkan bakatnya sebagai seorang orator ulung. Dan tak terhitung banyaknya orang-orang terkenal yang sudah terlihat sejak kanak-kanak. Namun demikian tak jarang pula yang sejak kanak-kanaknya tidak terlihat atau menunjukkan bakat yang hebat, namun ketika remaja dan dewasa tiba-tiba kemampuannya melejit dan menjadi orang terkenal di bidangnya, seperti Steve Jobs misalnya.

Hanya saja sebenarnya bakat itu merupakan bawaan sejak lahir, anugerah dari Allah yang apabila mendapat stimulus tertentu bisa lebih awal terlihat. Sebaliknya bila bakat itu tidak mendapat rangsangan yang optimal, tidak akan terlihat dari awal dan baru muncul justru ketika usia remaja bahkan dewasa. Pemantik munculnya bakat itu memang bisa berbagai macam dan bisa karena berbagai sebab. Seorang Edo Kodolongit penyanyi Indonesia bersuara emas tak pernah terlihat bakatnya sebagai penyanyi sampai ia kemudian menempuh karir sebagai seorang petugas keamanan misalnya. Barulah pada saat ia bertugas menjadi petugas keamanan, bakatnya sebagai seorang penyanyi itu terbangkitkan kemudian terasah sehingga pada akhirnya menjadi garis hidup selanjutnya yakni sebagai seorang penyanyi. Hal yang sama dialami pula oleh Jason Mraz. Seperti tergambar dalam biografinya, sejak kecil sampai usia remaja tak pernah terlihat kecenderungan bakatnya pada musik, sehingga pada akhirnya memasuki usia dewasa, ia justru menjadi seorang pemilik perkebunan alpukat. Tapi pada akhirnya bakat itu muncul juga dan dalam waktu tak terlalu lama, Jason Mraz berubah menjadi seorang musisi terkenal yang dengan karirnya di dunia hiburan itulah ia berhasil meraup berbagai penghargaan sekaligus bisa keliling dunia untuk manggung. Suatu hal yang tak pernah diimpikan dan tak terlalu mungkin bisa ditempuh sebagai seorang pemilik perkebunan alpukat.

Selain dikenal dengan lagu I'm Yours yang meroket, masih banyak catatan manis yang ditorehkan Jason Mraz dalam perjalanannya sebagai seorang musisi. Biografi Jason Mraz tergambar ketika ia dilahirkan pada 23 Juni 1977 di Virginia, Amerika serikat. Namun, Jason Mraz ternyata seorang keturunan Eropa Timur, yaitu Cekoslovakia. Selain musisi, Jason Mraz memiliki profesi lain sebagai pemilik kebun alpukat di Amerika Serikat, tepatnya di utara San Diego. Tentu saja pemilik kebun alpukat yang juga musisi terkenal itu, sekarang bisa merasa bangga dengan kedua profesi tersebut. Jason Mraz bangga menjadi seorang penyanyi dan musisi yang juga pemilik kebun alpukat, seperti juga kebanggaannya manakala orang mengenal dirinya sebagai pemilik perkebunan alpukat yang pintar menyanyi.

Perjalanan Karier

Mungkin, kita lebih mengenal Jason Mraz dengan single I'm Yours miliknya. Namun, perjalanan musik Jason Mraz sudah dimulai saat ia membuat hits single The Remedy. Lagu tersebut ada di album "Waiting for My Rocket" pada 2002. Lagu tersebut merajai berbagai tangga lagu, termasuk di Amerika. Selain lagu The Remedy, hits single yang diluncurkan oleh Jason Mraz lainnya adalah I'll Do Anything. Dengan rekaman album tersebut seperti meteor, karir Jason Mraz di dunia hiburan melesat. Tentu saja dampak dari kesuksesan albumnya tersebut, seiring pula penambahan pundi-pundi kekayaannya yang tak begitu gampang ia peroleh manakala ketika total menjadi seorang pemilik perkebunan alpukat.

Tapi bagi Jason Mraz, sukses bukan berarti banyak duit. Ada yang jauh lebih penting selain memiliki banyak kekayaan yaitu penghargaan. Penghargaan dari para pengamat musik, media dan tentu saja penghargaan dari para penggemarnya. Penghargaan seperti itulah yang jauh lebih berharga dan dirasakan mampu menaikkan harga dirinya daripada sekedar memperoleh sejumlah uang. Memang benar bahwa uang itu penting untuk menjalani kehidupan di dunia yang serba materialistis seperti sekarang ini. Tapi uang bukan segalanya karena uang hanya sebentuk alat. Tidak lebih dari sekedar alat.

Album Pertama

Secara keseluruhan, album pertama Jason Mraz cukup sukses di pasaran. Musik-musik yang dimainkan Jason Mraz pun bervariasi seperti reggae, pop, jazz, serta musik bernuansa bosanova dan folk khas Eropa, menjadi dasar bermain musik Mraz. Hal itu yang ditunjukkannya di album kedua berjudul "Mr. A-z" yang merupakan album kompilasi lagu-lagu yang belum diperkenalkan di album pertama. Ha ini diakukannya mengingat di album pertama Jason Mraz meraih sukses. Kemampuan musik Jason Mraz memang komplit dan musik tradisi eropa menjadi latar belakang yang sangat berpengaruh pada lagu-lagu yang diciptakan Jason Mraz sekalipun pengaruh itu bukan-bukan satu-satunya.

Album Kedua

Album keduanya juga sukses di pasaran dengan salah satu hitsnya Shy That Way. Sejak saat itu, Jason Mraz semakin sering tampil di acara-acara konser dan tur panjang. Beberapa musisi yang bergabung bersama Mraz saat itu adalah Lanis Morisette, Keith Urban, dan Joss Stone. Pada 2006, Mraz membuat album live yang dijualnya secara online. Album ini berisi aksi panggung Mraz selama konser dan tur. Tentu saja bagi para penggemar Jason Mraz di dunia, dengan hadirnya rekaman dari turnya ini semakin memenuhi keinginan mereka untuk mengetahui tidak saja bagaimana suara dan musik Jason Mraz, tapi sekaligus juga bisa menyaksikan bagaimana aksi panggungnya musisi yang juga pemilik perkebunan alpukat ini.

Album Ketiga

Pada 2008, Mraz kembali meluncurkan album yang diberi judul "We Sing, We Dance, We Steal Thing" yang merupakan album paling luar biasa. Dari album ini, muncul hits single I'm Yours yang semakin membuat Mraz dikenal. Duetnya bersama Colbie Calliat di lagu Lucky semakin menasbihkan bahwa Jason Mraz adalah penyanyi luar biasa. Ditambah dengan lagu Make It Mine, secara keseluruhan, album ketiga Jason Mraz adalah album yang sangat sukses di pasaran.

Tampil di Java Jazz Festival

Bahkan, Jason Mraz pernah datang ke Indonesia dalam sebuah pergelaran musik Java Jazz Festival dan membawakan lagu-lagu hitsnya. Pada 2009, Mraz meluncurkan single terbarunya yang diberi judul Try Try Try. Rencananya, single ini akan menjadi salah satu lagu dalam album keempat yang akan dirilis.

Bagi penggemar dan pelaksana pergelaran Java Jazz Festival memang tidak salah untuk mengundang Jason Mraz menjadi salah seorang pengisi acara. Terbukti sepanjang pergeralan diadakan, panggung tempat dimana Jason Mraz melakukan aksinya selalu dipadati penonton. Aksi panggung dan vokal Jason Mraz yang prima, menjadi daya tarik tersendiri dan dari sanalah kekuatan untuk menghipnotis penonton dan pengunjung pergelaran Java Jazz Festival berasal. Sementara itu bagi Jason Mraz sendiri kehadirannya di pergelaran Java Jazz Festival merupakan penghargaan karena ia memiliki kesempatan untuk manggung dalam satu arena dengan para penyanyi dan musisi hebat dunia lainnya.

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Profil Orang Cacat Berprestasi
  • Seniman Bujang Lapuk
  • Nama-Nama Tokoh Khulafaur Rasyidin
  • Tokoh-Tokoh Dunia - Para Wanita Manis Berhati Sadis
  • Tung Dasem Waringin - Pakar Pembuat Kehebohan
  • Alfred Benhard Nobel, Sang Bapak Peledak
  • Mengenal Sosok Alvin Idola Cilik
  • Seniman Jalanan: Keindahan dari Sebuah Kesederhanaan
  • Presiden Abdurrahman Wahid: Gitu Aja Kok Repot!
  • Kisah Cinta Isaac Newton Yang Kelam
  • Bicara Pemain Timnas Naturalisasi
  • Ibn Arabi, Tokoh Sains Spiritual
  • Memahami Tingkah Presiden Gusdur
  • Sekilas Tentang Biografi Bruce Lee
  • Sisi Lain Kisah Hidup Presiden Amerika Ke-32
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA