Bisnis Marketing: Bisnis Kepercayaan dan Hati
Marketing tidak hanya mengenai promosi, iklan, lalu dapat order dan selesai. Bisnis marketing adalah bisnis kepercayaan. Bisnis kepercayaan adalah bisnis hati dan jiwa. Bisnis luar dalam. Bisnis yang memanusiakan manusia.
Dengan kata lain, apa yang telah diungkapkan dan dijanjikan haruslah sesuai dengan kenyataan dan memperlakukan konsumen persis seperti kita menginginkan orang lain memperlakukan kita. Perlakuan yang tulus dan jujur yang berasal dari hati paling dalam.
AsianBrain.com, contohnya. Pernahkah Anda melihat dan memperhatikan senyum Anne Ahira, pemilik AnneAhira.com? Atau pernahkah Anda menganalisis bahasa tubuh Anne?
Berdiri dengan rileks, tersenyum dengan santai dan tulus. Apa yang Anda rasakan seandainya bertemu dengan Anne secara langsung?
Tentunya Anda akan merasa seolah-olah bertemu dengan teman lama. Anda merasa begitu dekat dan akrab dengan Anne.
Anne Ahira berusaha untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Misalnya, saat Anda mendaftar menjadi member. Tidak lama kemudian, Anda akan mendapatkan email yang berisi ungkapan terima kasih dari Anne Ahira.
Lalu, Anne akan mengirimkan email yang berisi nasihat-nasihat atau saran-saran atau cerita motivasi yang menggugah. Coba Anda perhatikan cara Anne menyapa Anda. Anne menyebut nama Anda. Misalnya, “Heriyati, Terima kasih ...!! :). Heriyati, pernahkah Heriyati mendengar kisah Helen Kehler ...” dan seterusnya.
Nama Anda akan disapa dengan tulus dan terkesan sangat akrab. Bagaimana perasaan Anda diperlakukan sedemikian rupa, bahkan oleh orang yang belum pernah Anda kenal? Terasa nyaman dan sejuk, bukan?
Berpura-purakah Anne? Hanya sekadar menjalankan SOP sebagai seorang marker-kah dia?
Rasanya sulit untuk berpura-pura dalam waktu yang begitu lama. Kita pasti dapat merasakan apakah seseorang itu benar-benar tulus atau sekadar menjalankan prosedur bisnis semata.
Jadi, bila berminat bergabung dalam bisnis marketing, Anda paling tidak memiliki kriteria di bawah ini.
- Cinta pada marketing bukan uang yang dihasilkan dari bisnis marketing. Cinta itu akan membuat Anda tulus menjalankan bisnis ini. Ketulusan Anda akan membuat uang mendatangi Anda.
- Cinta pada orang lain. Kecintaan Anda pada orang lain akan membuat Anda berbuat yang terbaik bagi mereka karena Anda tak ingin mengecewakan mereka.
- Cinta pada komitmen. Komitmen Anda adalah kepercayaan orang lain. Tanpa komitmen yang teguh, tidak akan ada orang yang percaya pada Anda. Yakinkan diri dulu bahwa Anda akan selalu ingat pada komitmen yang telah janjikan.
- Cinta pada belajar menghargai apa yang telah Anda lakukan, sedang lakukan, dan yang akan Anda lakukan. Belajar menghargai berarti belajar untuk setia pada jalan kebaikan. Bila Anda tetap baik, konsumen akan nyaman berbisnis dengan Anda.
Sekali lagi, bisnis marketing adalah bisnis kepercayaan dan hati. Bisnis yang menyentuh pada hati dan jiwa. Berhati-hatilah dengan bisnis ini. Apalagi bila Anda tidak memenuhi keempat kriteria minimal tersebut.






