logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Bisul

Bisul

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apakah Anda pernah terserang penyakit bisul? Bagi yang pernah terserang bisul, pasti tahu seperti apa rasanya. Walaupun penyakit ini hanya berupa foliker kecil pada kulit, tetapi rasa nyeri yang ditimbulkan memang membuat penderitanya tidak tahan. Jadi, orang-orang yang pernah terkena penyakit di kulit ini pasti akan sangat menderita karena rasa nyeri yang ditimbulkan.

Nah, artikel ini akan membahas seputar penyakit bisul, mulai dari penyebab sampai pengobatannya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasan lengkapnya.

Apa Itu Bisul?

Bisul yang dalam bahasa Latin disebut abscessus adalah sekelompok nanah yang sudah terakumulasi di rongga atau di jaringan setelah terinfeksi bakteri atau parasit. Bisa juga terinfeksi oleh barang asing seperti luka tembakan dan tikaman. Penyakit ini timbul sebagai reaksi ketahanan dari jaringan untuk menghindari menyebarnya benda-benda asing di tubuh.

Jika benda asing atau organisme membunuh sel sekitarnya, akibat yang ditimbulkan yaitu toksin akan keluar. Toksin inilah yang menyebabkan radang berupa aliran sel darah putih yang mengarah ke tempat tersebut sehingga meningkatkan aliran darah di tempat tersebut.

Penyakit bisulan ini berbeda dengan empyema. Empyema lebih mengacu pada akumulasi nanah dalam kavitas yang sebelumnya sudah ada secara normal. Sementara itu, bisulan lebih mengarah pada akumulasi nanah dalam kavitas yang baru terbentuk lewat proses terjadinya bisulan tersebut.

Bisul adalah Infeksi Kulit

Bisulan atau furunkel adalah bentuk infeksi kulit yang terjadi di seluruh folikel rambut serta jaringan subkutaneus di sekitarnya. Penyebab dari infeksi kulit ini yaitu bakteri stafilokokus atau dapat juga disebabkan oleh jamur dan bakteri lainnya.

Penyakit ini biasanya banyak muncul di bagian wajah, bokong, leher, dan payudara. Sementara itu, bisulan akan terasa sangat mengganggu dan menyakitkan bila muncul di sekitar telinga, jari-jari tangan atau di sekitar hidung.

Bisulan diawali dengan munculnya benjolan keras warna merah yang di dalamnya berisi nanah. Lama-kelamaan, benjolan merah ini akan berfluktuasi dan bagian tengahnya berubah menjadi kuning atau putih membentuk pustula. Nah, bisulan ini mungkin saja pecah dengan sendirinya atau dipecahkan sampai mengeluarkan nanah dan terkadang mengeluarkan darah.

Proses Terjadinya Bisul dan Penyebabnya

Sebelum mengetahui penyebab penyakit ini, sebaiknya kita cari tahu dulu bagaimana infeksi kulit ini bisa tumbuh di permukaan kulit. Berikut ini prosesnya.

  • Bakteri akan masuk ke dalam tubuh kita melalui jaringan kulit.
  • Setelah masuk, bakteri ini akan mengeluarkan racun atau toksin yang mampu membunuh sel-sel di sekitarnya.
  • Di sisi lain, tubuh kita akan merespons, yaitu melakukan pertahanan dengan mengirim sel darah putih guna membasmi racun tersebut.
  • Lalu, dengan sendirinya, sel kulit kita akan menghalau toksin tadi menyebar dengan cara membentuk jaringan ataupun membentuk dinding bisul. Akibatnya, toksin atau penyakit akan tetap berada dan mengumpul di satu titik.
  • Karena toksin tadi terkumpul di satu titik kulit, maka muncullah benjolan yang berisi nanah.

Dari proses tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyakit ini bisa terjadi karena tubuh manusia tengah melakukan proses perlawanan sekaligus pertahanan terhadap penyakit. Infeksi kulit ini adalah sebuah tanda bahwa terdapat bakteri dan benda asing lain yang masuk lalu merusak sel kulit tanpa diketahui oleh si penderita. Itulah proses terjadinya infeksi kulit bernama furunkel. Selanjutnya kita cari tahu soal penyebab penyakit infeksi kulit ini.

Sebagian orang pasti pernah mendengar ucapan yang isinya melarang seseorang duduk di atas bantal supaya tidak bisulan. Larangan ini sering sekali diucapkan para orangtua kepada anak-anaknya saat kecil dulu. Apa sebenarnya penyebab bisulan ini? Benarkah hanya duduk di atas bantal, seseorang akan terkena bisulan?

Penyebab bisulan itu sangatlah bervariasi, tetapi penyebab utamanya adalah bakteri. Bagi yang memiliki kulit cukup sensitif, Anda harus waspada jika di sekitar kulit terdapat luka. Luka yang terbuka lebar dan tak dirawat secara baik tentu akan memancing bakteri sehingga berpeluang menjadi bisulan.

Penyebab lain dari penyakit ini yaitu karena adanya darah kotor. Pada dasarnya, darah kotor ini sangat erat hubungannya dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Jika mengonsumsi makanan tertentu yang tidak cocok dengan golongan darah lalu masuk ke dalam tubuh, kemungkinan besar Anda akan terserang penyakit bisulan.

Faktor kebersihan dan alergi pun mungkin saja menjadi penyebab penyakit kulit ini. Ya, faktor kebersihan sering menjadi penyebab munculnya infeksi kulit ini. Setiap hari, tubuh manusia itu pasti selalu bersentuhan dengan bakteri dan kuman. Jika jarang atau tak pernah dibersihkan, kuman dan bakteri tersebut mungkin saja akan masuk ke tubuh sehingga menimbulkan bisulan.

Selain itu, kotoran-kotoran yang menempel di permukaan kulit pun dapat menghambat pori-pori kulit. Akibatnya, minyak yang dihasilkan di lapisan bagian bawah kulit tak dapat keluar sehingga akan menyebabkan penyakit bisulan.

Alergi terhadap protein tinggi ternyata diyakini juga dapat menyebabkan bisulan. Itulah sebabnya mengapa ada sebagian orang yang terkena bisulan setelah mengonsumsi telur, baik itu telur ayam ataupun telur puyuh. Ya, orang-orang yang alergi telur memang sangat rentan dengan penyakit ini. Tapi, jika tak memiliki alergi protein atau alergi telur, Anda tak usah khawatir makan telur sebab telur bukanlah makanan penyebab bisulan.

Pencegahan Penyakit Bisul

Apa saja yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit ini? Cara terbaik untuk menghalau munculnnya infeksi kulit dan mencegah penularan adalah menjaga kerbersihan kulit menggunakan sabun cair yang di dalamnya terkandung zat antibakteri.

1. Pencegahan untuk Orang Dewasa

Berikut ini adalah tip-tip mencegah bisulan yang wajib kita lakukan secara rutin.

  • Mandilah dengan teratur paling sedikit dua kali sehari. Kebiasaan mandi dua kali sehari tentu akan membuat tubuh kita selalu bersih serta bebas dari kuman atau bakteri-bakteri yang merugikan tubuh.
  • Gantilah pakain secara teratur, khususnya pakaian dalam. Menggunakan pakaian dalam lebih dari satu hari atau berhari-hari akan menyebabkan permukaan tubuh kotor meskipun kita sudah mandi berkali-kali.
  • Bersihkan tubuh dari keringat. Jangan pernah sekali pun meremehkan keringat jika ingin terbebas dari infeksi kulit ini. Segeralah hilangkan keringat dengan sapu tangan atau gunakan kipas angin supaya kulit tak terlalu lembab. Perlu diketahui bahwa kondisi kulit yang sangat lembab sangat disukai bakteri untuk berkembang biak dengan sempurna di lapisan kulit.
  • Setelah mandi, cuci tangan, atau cuci muka, segera lap menggunakan handuk supaya kulit tubuh menjadi kering dan tak begitu lembap.
  • Bagi yang alergi terhadap protein tinggi atau telur, hindarilah mengonsumsi telur agar tak muncul benjolan merah.

2. Pencegahan untuk Anak

Bisulan dapat menyerang siapa pun dan segala usia. Tapi, yang banyak mengalaminya adalah bayi dan anak-anak. Jadi, anggapan yang mengatakan bahwa bisulan itu disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi telut adalah tidak tepat.

Jika lingkungan sekitar kurang bersih, infeksi akan dengan mudah menyerang. Kita tahu bahwa anak sangat suka bermain, termasuk bermain di tempat-tempat yang kotor seperti di tanah. Nah, bila kebersihan anak dan bayi tidak diperhatikan oleh orangtuanya, ini tentu akan mempermudah munculnya infeksi kulit.

Anak-anak pun sering menggaruk-garuk kulit sebab rasa gatal yang diakibatkan oleh keringat dan biang keringat. Proses menggaruk ini tentunya akan merusak kulit dan memudahkan masuknya kuman sehingga muncul infeksi. Oleh sebab itu, anak yang sering mengeluarkan keringat dan keringat bunter, akan mudah terkena bisulan.

Jadi, kita sebagai orangtua harus selalu menjaga kebersihan sang buah hati. Tanamkanlah pol;a hidup sehat pada anak-anak kita sehingga terhindar dari penyakit bisul.

Semoga bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Share
 
Artikel Terkait

Penyakit Bisul pada Anak
Tahukah Anda bahwa bisul pada anak bisa saja terjadi? Bisul adalah luka atau abses yang disebabkan oleh adanya bakteri Staphylococcus aureus, yang terjadi pada semua usia.Mulai dari anak–anak, remaja, hingga orang dewasa bisa mengalami bisulan yang terjadi di bagian–bagian anggota tubuhnya. Biasanya, bakteri tersebut hinggap pada kulit melalui kotoran yang berupa debu atau kotoran–kotoran yang tidak dapat dilihat oleh mata.

Penyebab Bisul Pada Bayi dan Cara Penyembuhannya
Penyebab bisul pada bayi itu bukan karena terlalu banyak makan telur sebagaimana anggapan masyarakat selama ini. Penyakit bisul bisa muncul karena beberapa faktor. Meski demikian kita tidak perlu merasa takut yang berlebihan, karena ada beberapa ramuan tradisional yang bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit bisul ini.

Waspadai Penyebab Penyakit Bisul
Bisul adalah salah satu penyakit kulit yang sangat menganggu karena bisa menimbulkan rasa sakit yang cukup parah. Penyebab penyakit bisul ini pun bermacam-macam dan bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak kecil, bahkan orang dewasa.

Cara Menghilangkan Bekas Bisul
Bisul adalah suatu radang yang selalu menyebar di daerah kulit. Dan biasanya orang yang terkena bisul akan menyebar diakibatkan gesekan serta iritasi. Menghilangkan bekas bisul sama halnya dengan menghilangkan noda hitam ataupun jerawat.

Sakit Bisul dan Pengobatannya
Penyakit yang satu ini memang sangat populer. Semua kalangan bisa merasakannya. Dan meski populer, yang pasti sakit bisul tidak disukai oleh penderita. Iya, sih, mana ada penyakit yang disukai?

Hindari Penyebab Bisulan
Pernahkah Anda merasakan sakit bisul? Wah hampir dipastikan semua orang pernah menderita penyakit bisul. Penyakit infeksi yang terjadi pada kulit yang berupa benjolan di beberapa bagian tubuh, memang terlihat biasa saja. Tapi bagi si penderita, sekali bisulan, sakitnya sampai ke sekujur tubuh. Penyakit kecil yang sangat menganggu dan berbahaya karena gampang menular ke bagian tubuh yang lain. Nah, gimana, nih, caranya supaya bisa waspada? Cari tahu apa penyebab bisulan?

Mengenal Penyakit Bisulan dan Cara Mengatasinya
Bisul atau bisulan merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya suatu infeksi. Infeksi ini terjadi karena adanya serangan kuman atau bakteri sehingga menimbulkan reaksi tubuh untuk melakukan perlawanan. Akibatnya, timbul tonjolan kulit dalam ukuran kecil, yang biasanya disertai adanya nanah. Namun, penyakit bisulan bukan suatu kondisi yang serius dan bisa disembuhkan dengan mudah.

Tips Mengobati Bisul - ANNEAHIRA.COM
Jika sudah terkena bisul rasanya sangatlah tidak nyaman. Semua pergerakan kita seakan terbatas karena rasa nyerinya. Tips mengobati bisul merupakan solusi untuk mengobati rasa sakit akibat bisul yang meradang. Tips mengobati bisul tidak selamanya harus berakhir pada dokter, karena kita juga bisa mengobati bisul sendiri dengan bahan-bahan tradisional.

Mengenal Penyebab Bisul
Para orang tua sering mengatakan bahwa penyebab bisul adalah karena terlalu banyak makan telur. Gara-gara anggapan ini, sebagian orang tua melarang anak-anaknya makan telur ayam karena takut si anak menjadi bisulan. Padahal, nilai gizi yang ada pada telur ayam sangat berguna untuk proses pertumbuhan anak.

Pengertian Bisul, Pengobatan, dan Pencegahannya
Pengertian bisul terkait dengan infeksi yang dilakukan sejenis bakteri terhadap kulit. Bisul muncul sebagai bentuk pertahanan sistem imunitas tubuh dari bakteri yang masuk. Simak pengertian bisul, cara mengobatinya secara tradisional, dan tips mencegah bisul dalam artikel ini.

Penyakit Bisul Bukan Karena Telur
Penyakit bisul merupakan radang atau infeksi yang terdapat di permukaan kulit. Penyebabnya sering dikaitkan dengan terlalu banyak mengonsumsi telur. Padahal tidak sama sekali. Sebaiknya penyakit bisul segera diobati. Jika sudah terlanjur bernanah, kerusakan jaringan yang mungkin terjadi akan lebih banyak. Kulit yang tadinya dihinggapi bisul pun akan menjadi berongga.

Topik Terkait
Bisul
Aids
Asma
Batuk
Belekan
Cacar
Demam Berdarah
Diabetes
Diare
Flu
Gigi
Ginjal
Gusi
Hepatitis
Hipertensi
Jamur kulit
Jantung
Jerawat
Kangker
Katarak
Kolera
Kudis
Kurap
Lupus
Maag
Panu
Penyakit Hidung
Penyakit Kewanitaan
Penyakit Kulit dan Kelamin
Penyakit Mata
Penyakit Menular
Penyakit Mulut
Penyakit Pencernaan
Penyakit Tak Menular
Rabun Jauh dan Dekat
Reumatik
Sakit Asam Urat
Sariawan
Tampek
TBC
Tenggorokan Dan Pernapasan
Tipus
Tumor
Vertigo

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA