Evolusi Bola Sepak dan Sepak Bola
Ilustrasi bola sepak
Desain awal dari sebuah bola sepak memang tidak seindah bentuk yang kini digunakan. Dahulu, bola sepak dibuat dari kulit binatang yang dibentuk sedemikian rupa sehingga bisa ditendang-tendang.
Pola permainan yang digunakan pun hampir sama dengan permainan yang ada sekarang. Bola yang telah dibuat tadi ditendang-tendang sampai masuk ke dalam jaring yang dibentangkan di antara dua tiang.
Namun siapa menyangka kalau ternyata tengkorak juga dahulu digunakan sebagai sebuah "bola sepak". Alih-alih sebuah karet sintetis, masyarakat abad pertengahan menendang-nendang sebuah tengkorak yang digiring menuju desa tetangga. Giringan yang dilakukan harus mengikuti jalur tertentu. Menyeramkan bukan jika hal itu dilakukan pada zaman modern ini.
Namun jangan salah, perkembangan bola sepak memang amat menarik. Mulai dari bentuknya sampai dimensi serta material yang digunakan untuk memproduksi bola sepak tersebut.
Perkembangan bola sepak modern diawali oleh Charles Goodyear tahun 1836. Namun demikian, desain awal dari Charles Goodyear ini masih belum sempurna seperti bentuk yang ada sekarang. Bentuk yang ada masih tidak beraturan.
Pada 1862, H.J Lindon mengembangkan sebuah bola dari karet. Namun naas bagi Lindon, istrinya tewas akibat penyakit paru-paru yang dideritanya. Menurut kabar, hal itu disebabkan karena banyaknya racun yang terhirup istrinya akibat pengembangan dari bola sepak ini.
Namun, dari hasil kreasinya dunia kini mengenal dua jenis bola yakni bentuknya yang lebih oval dan juga bundar. Bola berbentuk oval kini digunakan di cabang olahraga rugby. Sementara itu, bola yang berbentuk lebih bundar digunakan untuk permainan sepak bola.
Pada 1872 ditetapkan bahwa keliling bola yang digunakan haruslah tidak lebih dari 28 inch dan tidak kurang dari 27 inch. Bentuk aturan tersebut tidak banyak berubah sampai akhirnya FIFA, yaitu organisasi internasional yang mengurus tentang masalah sepak bola di seluruh dunia, membakukan aturan mengenai bola sepak yang digunakan dalam permainan.
Bola yang digunakan harus berbentuk bulat dengan keliling tidak boleh lebih dari 28 dan tidak boleh kurang dari 27 serta berat dari bola tersebut tidak boleh lebih dari 16 ons dan tidak boleh kurang dari 14 ons.
Evolusi bola ini juga sejalan dengan evolusi permainan sepak bola itu sendiri. Bagaimana sepak bola perlahan namun pasti menjadi salah satu cabang olah raga yang mendunia. Semua orang di belahan dunia manapun pasti menyukai sepak bola ini. Event-event besar juga digelar untuk olah raga ini. Beberapa di antaranya sukses mendatangkan keuntungan yang sangat besar bagi para penyelenggara.
Beberapa pesta sepak bola yang menjadi bagian dari hajatan akbar seluruh dunia di antaranya adalah :
Piala Dunia
Piala dunia pertama diselenggarakan di Uruguay. Dengan mendesain bola sendiri ketika itu, Uruguay berhasil menaklukan Argentina dengan skor 4-2. Bola yang dinamakan Tiento tersebut menjadi bola resmi yang digunakan dalam sebuah pertandingan piala dunia sepak bola.
Dengan mengusung tema-tema yang berbeda, bola sepak telah mengalami transformasi yang cukup beragam. Mulai dari bahan-bahan yang digunakan untuk memproduksi sampai disain luar dari bola yang indah.
Misalnya pada piala dunia 2002 di Korea-Jepang, bola yang digunakan mengusung tema Fevernova. Dengan desain luar menyerupai api yang membara, bola tersebut diharapkan membawa semangat yang menggelora dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Pada piala dunia terakhir, tema Jabulani didaulat menjadi tema dasar yang diusung oleh FIFA dan Afrika Selatan selaku tuan rumah. Kata Jabulani sendiri berasal dari bahasa Zulu yang menjadi salah satu bahasa resmi yang digunakan di Afrika Selatan. Jabulani yang berarti untuk merayakan diharapkan menjadi inspirator bagi persatuan dunia melalui sepak bola.
Desain Jabulani bisa dikatakan sebagai disain bola sepak terbaik sampai saat ini. Bentuknya yang bulat sempurna dan kestabilannya ketika melayang di udara menjadikan bola ini cukup penting dalam sebauh pertandingan sepak bola sekelas piala dunia.
Selain itu, desain luar dari bola mencerminkan keunikan dari negara penyelenggara piala dunia yakni Afrika Selatan. Warna yang digunakan terdiri dari 11 warna yang mencerminkan ragam bahasa yang digunakan di Afrika Selatan dan juga ragam etnik yang ada di negeri Nelson Mandela tersebut.
Selain itu, warna-warna itu juga menggambarkan banyaknya pemain yang bermain di lapangan.
Liga Spanyol
Meskipun menganggap diri sebagai liga terbaik di dunia, sebenarnya persaingan di Liga Spanyol, setidaknya dalam empat tahun terakhir, hanya didominasi oleh Real Madrid dan Barcelona. Kedua klub yang sudah menjadi musuh bebuyutan sejak zaman dahulu ini bergantian berebut juara, sedangkan tim-tim lain hanya berharap mendapatkan jatah terakhir di fase grup Liga Champions atau kualifikasi Liga Champions.
Jadi, jika ukurannya persaingan, nyaris tidak ada yang menarik dari liga tersebut. Selain rivalitas abadi Los Galacticos dengan uang dan kesombongan mereka (terutama sejak Cristiano Ronaldo dan Jose Mourinho masuk) dan Azulgrana dengan pemain tempaan akademi muda mereka dan sikap rendah hati yang ditampilkan hampir seluruh punggawa Barcelona, mulai dari sang pelatih Josep "Pep" Guardiola hingga Lionel "Messiah" Messi. Untunglah persaingan keduanya, terutama musim ini, sangat menarik meski artinya mengecilkan klub-klub lain di Primera Division. Seperti halnya piala dunia, bola yang digunakan pada liga ini juga merupakan bola standar yang mengikuti aturan FIFA.
Liga Italia
Liga Italia dapat dibilang lebih kompetitif. Dahulu memang ada tujuh klub paling disegani: Juventus, AC Milan, Internazionale Milan, SS Lazio, AS Roma, Fiorentina, dan AC Parma. Tapi, setelah skandal calciopolli yang menyebabkan Juventus dan Fiorentina dilempar berturut-turut ke Serie B dan Serie C, peta kekuatan berubah.
Dalam empat tahun terakhir, Internazionale memang seolah menguasai liga. Tapi, tahun ini mereka mengalami masa buruk pada awal musim sehingga AC Milan sampai saat ini memimpin klasemen.
Jangan lupakan kejutan dari Napoli dan Lazio. Kedua kuda hitam ini masih kencang berpacu, membuat pihak-pihak yang meremehkan kekuatan mereka (menganggap cuma kejutan awal musim seperti biasanya) sedikit gigit jari. Mungkin keduanya bisa bersaing di zona Liga Champions berkat "bantuan" tampil buruknya Juventus dan Roma (atau Sampdoria yang musim kemarin tampil fantastis).
Liga Inggris
Seperti Liga Italia, Liga Inggris juga selalu menyajikan kuda hitam di awal musim (saja). Biasanya, tim-tim mediocre akan tampil gemilang dalam musim panas menjelang musim dingin, lantas melempem pada paruh kedua musim.
Chelsea, meski termasuk tim besar, juga mengalami hal ini. Sempat menang dengan margin 12 gol dalam dua laga awal, sekarang The Blues butuh bantuan untuk menembus persaingan yang dikuasai Manchester United, Arsenal, dan Manchester City.
Dengan modal uang, City mungkin bisa menggedor kedua klub (MU dan Arsenal) yang termasuk sebagai big four bersama Liverpool dan Chelsea. Tapi, untuk urusan juara, barangkali MU, Arsenal, dan Chelsea (meski sangat sulit dan mustahil) lebih layak dikedepankan.
Selain perhelatan sepak bola yang sudah disebutkan di atas, liga Indonesia juga merupakan salah satu liga yang ditunggu-tunggu oleh para penonton sepakbola tanah air. Sayangnya, karena kurangnya ketegasan dalam kepengurusan PSSI, liga Indonesia seperti terpecah. Bahkan untuk pemain tim nasional sendiri seperti terkotak-kotak. Semoga ke depan industri sepak bola tanah air semakin maju dan bisa menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang disegani.

