Boneka
Ilustrasi boneka
Siapa yang tidak kenal boneka? Hampir setiap anak perempuan menyukai boneka. Bahkan, ada anak perempuan yang mengoleksi boneka dengan jumlah yang sangat banyak. Boneka merupakan teman bermain bagi anak-anak perempuan. Anak-anak perempuan sering mengidentifikasikan dirinya dengan boneka kesayangan mereka.
Boneka yang dimainkan oleh anak-anak bentuknya bermacam-macam, ada boneka berbentuk manusia, hewan, dan tokoh-tokoh khayalan. Mainan ini sudah dijenal sejak zaman Yunani, Romawi. Bahkan, boneka sudah ada sejak zaman Mesir kuno. Terjadi perkembangan bentuk dan fungsi boneka dari zaman ke zaman.
Sejak masa sebelum masehi, boneka sudah ada. Saat itu, rata-rata boneka terbuat dari tulang, tanah liat, patahan kayu, dan potongan kain. Saat itu, bentuk boneka masih sangat sederhana. Selain itu, fungsinya bukan untuk mainan anak-anak seperti pada zaman sekarang melainkan untuk upacara ritual.
Pada zaman Yunani dan Romawi kuno, anak-anak perempuan memiliki boneka yang disimpannya sampai menjelang pernikahan. Saat hari pernikahan tiba, boneka miliknya itu diletakkan di altar Altemis bagi orang Yunani dan altar Diana untuk Romawi. Fungsinya sebagai pengganti kurban manusia. Perkembangan selanjutnya, model boneka mulai berkembang. Baju boneka bisa diganti-ganti. Kaki dan tangannya pun bisa digerakkan.
Pada abad kelima, bahan pembuatan boneka berkembang. Saat itu sudah ditemukan boneka yang terbuat dari kayu. Hanya saja, fungsinya masih sama, yaitu sebagai bagian dari upacara ritual. Bagi orang Meksiko, bonekanya berwujud keluarga suci dan digunakan saat perayaan natal.
Perkembangan boneka terus berlanjut, abad ke-14, bentuk boneka telah sempurna seperti manusia. Wajahnya cantik. Boneka dijadikan model untuk mode pakaian. Tidak jarang boneka memakai pakaian yang indah. Para bangsawan sangat menyukai boneka dan boneka dijadikan ajang untuk memperkenalkan suatu model pakaian. Bahkan, mode Perancis populer di luar negeri berkat boneka.
Memasuki abad ke-15, boneka sudah dijadikan mainan. Para pembuat boneka sudah banyak. Bahkan, Jerman menjadi negara pertama yang membuat boneka secara massal dan untuk kebutuhan komersial.
Semakin lama, bentuk boneka kian berkembang. Berbagai model dan karakter boneka bermunculan di pasaran. Wajah boneka pun sudah memperlihatkan ekspresi dan bahkan bisa bersuara seperti suara anak-anak. Salah satu boneka yang menjadi favorit anak perempuan adalah boneka barbie yang diciptakan Ruth Handler tahun 1959. Anak-anak perempuan sangat suka memainkan boneka dan mengidentifikasikan dirinya dengan tokoh barbie yang cantik.
Disukai Anak Perempuan
Apa jenis mainan yang populer sejak jaman dulu hingga saat ini yang paling disukai oleh anak perempuan? Bila terdapat pertanyaan tentang masalah ini, pasti jawaban yang muncul akan bermacam-macam. Namun yang pasti, kebanyakan akan memilih boneka. Ya, jenis permainan ini memang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Penggemarnya berada diberbagai pelosok di seluruh penjuru dunia.
Coba saja tanyakan pada anak anak perempuan, jenis mainan apa yang mereka sukai. Bisa dikatakan hampir 95% dari mereka pasti akan menyebut boneka sebagai piliihan nomor pertamanya. Baru kemudian jenis mainan lain yang akan dipilih. Kemudian lihatlah ketika ada serombongan anak perempuan yang sedang bermain bersama. Diantara mereka pasti juga ada yang membawa alat permainan ini untuk digunakan bersama-sama.
Lalu tengok saja di kotak tempat untuk menyimpan permainan anak perempuan. Di situ juga dengan mudah akan kita temukan dengan benda yang namanya boneka. Juga di toko toko permainan anak. Pasti benda yang bentuknya menyerupai manusia atau bayi mungil ini dijadikan pajangan yang tempatnya berada pada barisan paling depan. Anak-anak yang diajak ke tempat itu pasti akan lebih cepat menjatuhkan pilihannya dibanding bila disuruh memilih barang yang lain, misalnya baju.
Boneka Zaman Dulu
Permainan boneka dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan mengikuti perkembangan jaman yang ada. Mulai dari bentuk, cara pembuatan, serta bahan yang digunakan. Semua terus berganti sepanjang waktu. Hanya ada satu hal yang tidak pernah berganti, yaitu keberadaan dari permainan ini sendiri.
Pada jaman dulu permainan boneka dibuat dari tanah liat yang dikeringkan kemudian dibakar. Jadi prosesnya menyerupai pembuatan batu bata. Bentuknya juga masih sangat sederhana sekali. Yang penting bisa menyerupai badan manusia. Beberapa waktu kemudian orang sudah menggunakan kulit binatang atau kulit batang pohon yang dibuat menyerupai pakaian untuk mempercantik penampilan mainan ini.
Selanjutnya ketika manusia sudah bisa menggunakan logam untuk membentuk suatu benda, maka boneka yang dibuat bukan hanya dari tanah liat saja, namun juga dari kayu yang ditatah atau diukir. Bentuknya juga sudah mulai ada kemajuan.
Boneka Saat Ini
Setelah memasuki jaman modern dan ditemukannya bahan pembuatan karet serta plastik, maka boneka mengalami perkembangan yang sangat cepat sekali. Kedua bahan tersebut juga bisa digunakan untuk membuat jenis mainan ini. Bahkan bentuknya juga makin bervariasi.
Dan yang cukup mencolok adalah boneka ini bisa digerakan, terutama pada bagian tangan, kaki serta leher atau kepalanya. Matanya juga bisa berkedap kedip seperti sedang tidur nyenyak atau membelalak. Pakaian yang dikenakan juga bermacam-macam bentuk serta jenisnya.
Lalu pada era digital saat ini, boneka mengalami kemajuan yang lebih maju dan modern lagi. Mainan ini sudah ada yang bisa mengeluarkan suara tangisan, senyuman, bernyanyi, bergerak, merangkak, atau menari sendiri. Semua menggunakan teknologi yang terus mengalami perkembangan sepanjang masa.

