logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Budaya    Artikel Umum Budaya    Budaya China

Budaya China: Imlek, Tahun Baru China

Oleh: AnneAhira.com Content Team

China merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki budaya begitu beragam. Ini disebabkan budaya China sendiri yang jumlahnya tidak sedikit dan ditambah dengan budaya asing yang terus masuk dan menjadi warna tersendiri. Berikut ini sekilas gambaran mengenai Tahun Baru China atau Imlek.

Di negara kita, perayaan Imlek selalu memberikan kemeriahan tersendiri, dengan taburan warna merah dan oranye di berbagai titik strategis. Masyarakat China memang sangat menjaga kelestarian budaya sendiri sehingga sangat mudah dikenali dan tidak pernah bercampur dengan budaya Barat. Ini seharusnya menjadi contoh positif bagi kita.

Imlek adalah perayaan akbar yang berlangsung selama 15 hari dengan tanggal yang tidak pernah sama setiap tahunnya karena memang ditentukan oleh pergerakan bulan dan matahari. Namun, biasanya tidak jauh dari bulan Januari atau Februari.

Kita tentunya pernah mendengar istilah tahun Naga, Kelinci, Macan, dan sebagainya. Tahun tersebut merupakan penggalan tahun-tahun di kalender China. Sebenarnya, ini bisa dihitung dengan software komputer khusus hingga kita bisa tahu, di tahun sekian adalah tahun Naga, tahun kelnci, dan seterusnya.

Masing-masing hewan mewakili karakter-karakter yang sangat diyakini keakuratannya oleh orang-orang China. Dengan mengetahui hal tersebut, maka mereka bisa merancang seperti apa bisnis mereka ke depan dan akan ada halangan seperti apa.

Tahun Baru China ini berlangsung selama musim semi dan bertepatan dengan musim liburan sehingga keluarga dapat berkumpul bersama dan merayakannya seperti Tahun Baru Masehi di tanggal 1 Januari. Selama masa perayaan tersebut, biasanya dilakukan budaya membersihkan rumah. Mereka yang percaya dengan feng shui menggunakan kesempatan ini untuk menghias rumah. 

Rumah akan dipercantik dengan vas dan bunga yang berwarna-warni yang menyimbolkan pembaruan. Jeruk melambangkan kebahagiaan dan kemakmuran. Nampan berisi permen 8 bentuk diletakkan berdampingan dengan jeruk-jeruk tersebut.

Hidangan yang biasa tersedia ketika Imlek adalah ikan, ayam, mi, dan masih banyak lainnya. Masing-masing memiliki makna simbolisasi tersendiri, seperti kue apel yang melambangkan kekayaan.

Saat perayaan berlangsung, anak-anak akan keluar rumah mengenakan topeng naga dan ikut parade. Barongsai merupakan bagian terpenting dalam perayaan Tahun baru China. Pertunjukannya memang amat menarik, di mana beberapa orang menari dari balik tubuh naga dengan lincah dan mengikuti ketukan musiknya. Tidak hanya terkenal di China, barongsai adalah tontonan yang juga disenangi oleh orang non China. Selain itu, ada pula festival lampion warna-warni yang begitu elok dengan bentuk yang bermacam-macam.

Hal lain yang juga menjadi ciri khas dalam imlek adalah angpau, atau uang yang diberikan dari orang dewasa kepada anak kecil. Uang angpau disimpan di dalam amplop berwarna merah, lalu diberikan kepada anggota keluarga yang lebih muda dan belum menikah. Tujuannya, apa lagi kalau bukan untuk saling berbagi rezeki. Imlek selalu menjadi hari yang dinanti dan hari berkumpul keluarga tentunya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Radar Banten, Korannya Orang Banten
  • Budaya Mencontek Mengikis Malu
  • Macam-Macam Kebudayaan Toraja
  • Klenik Kenapa Ada?
  • Bhineka Tunggal Ika Atasi Konflik Antar Budaya
  • Jenis-jenis Senjata Militer untuk Para Snipers
  • Pakaian Adat Indonesia sebagai Identitas Bangsa
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA