logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Industri & Perdagangan    Pertanian    Pertanian Modern

Budidaya Belimbing Si Buah Bintang


Buah belimbing, bentuknya unik dan ketika dipotong melintang, potongannya akan terlihat berbentuk bintang. Selain bentuknya untuk, belimbing yang sangat menyegarkan bila dijus atau dimakan mentah, juga kaya akan manfaat. Selain itu bila anda berhasil melakukan budidaya belimbing ini akan memberikan manfaat dari segi kesehatan, keuangan dan lingkungan misalnya dalam penyerapan gas-gas polutan kendaraan bermotor, pencemaran debu, peredam suara dan tentu saja manfaat bagi kesehatan secara langsung karena belimbing banyak mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Demikian banyak manfaat dari tanaman belimbing sehingga patut bila kita mengetahui lebih lanjut tentang budidaya belimbing secara lengkap. Ya, dengan mengetahui bagaimana cara budidaya belimbing, akan menjadi pertimbangan bagi anda apakah bisa dijadikan salah satu alternatif untuk menambah penghasilan.

Sejauh ini buah belimbing yang banyak mengandung air tersebut, lebih dikenal sebagai salah satu buah yang cocok untuk menurunkan darah tinggi. Rasanya memang tidak manis total alias ada asem dan sepet-sepetnya itu. Jus belimbing termasuk yang disarankan bagi siapa saja yang memiliki masalah dengan tekanan darah. Manfaat buah belimbing akan jauh lebih optimal bilsa dijus tanpa dicampur dengan gula. Untuk menambah rasa manis, disarankan untuk menambahkan madu secukupnya.

Belimbing Rasanya Manis

Seperti halnya budidaya tanaman lain, tanaman belimbing juga memiliki kriteria atau syarat tumbuh yang harus dipenuhi agar pertumbuhan bisa maksimal. Namun demikian bila diperhatikan kriteria tanah agar bisa menghasilkan buah belimbing yang manis dan bisa tumbuh dengan optimal, tidak terlalu rumit sehingga bukan tipe tumbuhan yang akan merewelkan.  Tanaman belimbing hampir dapat dengan mudah ditanam di semua jenis tanah, namun sangat menyukai jenis tanah yang gembur dan kaya bahan organik, hal ini akan menjadikan buah yang besar dan manis rasanya.  Namun demikian tanaman belimbing akan tetap tumbuh dengan baik di tanah yang tidak gembur dan tidak terlalu banyak bahan organik, hanya saja rasanya memang agak kurang manis. Tentu saja dalam prakteknya, kekayaan unsur organik ini bisa disiasati dengan menambahkan pupuk organik. Selain itu, untuk tumbuhan belimbing memerlukan kondisi pH tanah harus dengan pH normal 5,5-6 dan curah hujan sedang yakni 1500-2500 mm/tahun.

Untuk mencari kondisi tanah dengan persyaratan-persyaratan seperti itu, di wilayah Indonesia memang tidak terlalu susah. Dengan demikian semestinya budidaya tanaman belimbing ini bisa dilakukan di banyak tempat, sehingga pada akhirnya bila budidaya belimbing berhasil, Indonesia tidak perlu tergantung kepada buah impor lagi.

Budidaya tanaman belimbing bila dilakukan secara profesional, hasilnya juga akan optimal dan bisa diandalkan untuk dijadikan salah satu sumber dan tambahan penghasilan.

Teknik Budidaya Belimbing

Secara ringkas di bawah ini panduan untuk budidaya tanaman belimbing. Namun bila memang serius untuk melakukan budidaya tanaman belimbing, akan lebih baik lagi bila dibimbing oleh seorang profesional sehingga benar-benar bisa memberikan hasil yang optimal. Hanya saja sebagai langkah awal, panduan di bawah ini sudah lebih dari cukup untuk membimbing anda mulai mencoba budidaya tanaman belimbing.

  • Langkah pertama adalah mengolah tanah untuk menanam pohon belimbing ini. Pengolahan lahan dilakukan dengan tujuan membersihkan lahan dari gulma dan biji-biji tanaman liar lainnya, menggemburkan lahan dan perbaikan terhadap aerasi dan drainase tanah. Sesuaikan pengolahan lahan dengan kondisi lahan yang ada. Semua ini harus dipersiapkan sebelumnya sebelum penanaman buah belimbing dimulai.
  • Kebutuhan bibit yang sama seperti induknya biasanya diperoleh dengan cara mencangkok atau dapat juga dengan menyambung, cara demikian tanaman sudah dapat berbuah kurang lebih pada umur antara 2-3 tahun.  Secara umum bibit yang diperbanyak dibudidayakan di polibag atau di pot hingga tanaman siap dipindahkan bila telah berumur 6- 12 bulan. Pada saat pembibitan inilah perhatian ekstra harus dilakukan agar bisa memantau setiap pertumbuhan dari pohon belimbing tersebut. Selama masa ini juga bisa dipantau dari kemungkinan terjangkiti suatu penyakit yang bisa mengurangi pertumbuhan pohon belimbing itu sendiri. Penyemprotan bisa dilakukan sesuai dengan keperluan terutama bila suhu udara terlalu panas. Pertumbuhan pohon belimbing yang baik bisa dilihat dari warna pohon dan kondisi daun. Secara sepintas juga dilihat secara umum seperti apa kondisi pohon belimbing yang sehat.
  • Penanaman tanaman dilakukan dengan pembuatan lubang tanam 80 x 80 x 100 cm dengan pemberian pupuk kandang pada dasar lubang dengan jarak antar tanaman sekurangnya 6 x 6 m. Berikan peneduh diatas bibit dan di sekitar tanaman untuk mengurangi penguapan dan sengatan matahari. Bila kondisi sinar matahari yang terlalu menyengat, pemberian penyiraman bisa dilakukan pagi dan sore. Namun bila kondisi udara cenderung adem tentu saja tidak perlu sesering itu.
  • Pemupukan diberikan pada tanaman sejak tanaman dipindahkan dilakukan setiap 3 bulan dengan dosis pupuk dianjurkan dan disesuaikan dengan masa pertumbuhannya. Terlalu banyak dosis pemberian pupuk juga tidak baik karena bisa membuat tanaman belimbing busuk akar, demikian pula apabila pemberian dosis pupuk ini kurang membuat tanaman belimbing akan tersendat pertumbuhannya yang ditandai dengan pertumbuhan dahan dan daun yang tidak pesat dibanding dengan pohon yang mendapat pemupukan yang tepat.
  • Tanaman belimbing membutuhkan air di sepanjang pertumbuhannya, namun kurang menyenangi air yang tergenang. Bila penanaman dilakukan pada musim kemarau ketersediaan air harus dikontrol, pemberian air dapat dilakukan dengan metode atau sistem yang dikenal seperti sistem tetes (drip), sistem kabut atau dapat juga dengan sistem tetes sederhana memakai botol bekas. Demikian bila penanaman dimulai pada musim penghujan, curah hujan yang tinggi juga tidak terlalu menyenangi. Artinya kalaupun pada musim hujan, curahan air hujan juga harus diatur dengan memberikan pelindung dari curahan air hujan yang tinggi.
  • Pemeliharaan buah. Lakukan penjarangan buah agar buah menjadi besar dan bagus. Perlu diingat agar tidak membiarkan buah pertama menjadi besar dahulu agar tanaman dapat tumbuh optimal dan kuat untuk pembuahan selanjutnya. Lakukan juga pemangkasan untuk menjaga agar pohon tidak terlalu rimbun dan oleskan dengan parafin untuk mencegah kontak dengan bakteri. Soalnya apabila bakteri mulai mengganggu, maka akan mengganggu pada pertumbuhan buah itu sendiri. 
  • Panen dilakukan bila buah telah terlihat kuning secara keseluruhan atau berumur antara 60 -65 hari setelah bunga mekar. Pada saat anda melakukan panen, petik buah dengan hati-hati jangan sampai luka atau terjatuh karena akan merusak buah. Namun bila untuk keperluan dijual atau buah akan dikirim ke tempat yang jauh, panen bisa dilakukan pada saat kondisi buah setengah matang dan kemas buah secara terpisah untuk mencegah buah saling bergesek. Pemisahan buah untuk menghindari kontak ini bisa dipergunakan alat pembungkus buah yang terbuat dari serpihan sterofoam atau juga bisa dipergunakan pembungkus yang terbuat dari kardus atau kertas karton tipis. Ini sudah cukup untuk menjaga agar antara buah tidak terjadi kontak secara langsung.  

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Teknik Budidaya Brokoli Si Tanaman Kaya Manfaat
  • Cara Budidaya Bayam
  • Mengenal Budidaya Jambu biji
  • Teknik Sambung Pucuk pada Budidaya Coklat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA