logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Pertanian dan Perkebunan

Teknik Budidaya Hidroponik


Ilustrasi budidaya hidroponik

Seiring dengan kemajuan teknologi, yang awalnya tidak mungkin terjadi bisa saja terjadi. Demikian pula dengan budidaya hidroponik, yang menanam tanaman tidak menggunakan media tanah seperti lajimnya dalam budidaya tanaman. Dulu, bisa bicara dengan seseorang dalam jarak jauh dan saling menatap wajah, sesuatu yang mustahil. Tapi setelah ditemukan teknologi telepon seluler yang dipadu dengan teknologi pengiriman gambar bergerak, hal itu bisa diwujudkan. Dulu, mengirim surat memerlukan beberapa hari karena harus dimasukkan ke kantor pos, membayar bea kirim, surat disortir sebelum akhirnya dikirimkan ke tujuan. Dulu, untuk mengirim surat kepada orang lain terikat dengan jarak dan waktu. Tapi sekarang jarak dan waktu menjadi tidak ada masalah, karena bisa mengirim surat melalui teknologi faximile atau bisa menggunakan teknologi kirim surat elektronik mail atau email.

Kemajuan teknologi telah luar biasa memberi manfaat bagi kemanusiaan tapi sebaliknya apabila tidak dengan hati-hati memanfaatkan teknologi, dampak buruknya pun luar biasa.

Kembali kepada masalah kepada cara budidaya hidroponik. Hidroponik asal katanya dari hydro yang berarti panas dan ponos yang berarti kerja. Dengan demikian teknologi budidaya cara hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah. Budidaya hidroponik sangat sederhana dan mudah untuk dipraktikkan karena tidak membutuhkan peralatan yang susah dicari. Pada umumnya, kegiatan menanam tanaman dilakukan di lahan tanah, sedangkan hidroponik adalah menanam dengan menggunakan media lain selain tanah, seperti arang, ijuk, sabut kelapa, kerikil, bahkan dengan air. Media padat tersebut berfungsi sebagai tempat berpegangan akar.

Teknologi hidropinik ditemukan pertama kali oleh para peneliti Jepang, yang secara alami kesulitan mencari lahan baru yang benar-benar cocok untuk budidaya tanaman. Jumlah lahan pertanian dan perkebunan di Jepang memang terbatas dan tidak bisa diperluas lagi. Berbeda dengan lahan pertanian dan perkebunan yang masih luas dan selalu saja ada lahan baru dibuka yang tadinya hutan belantara. Dengan demikian tuntutan untuk menciptakan media atau lahan baru untuk pertanian dan perkebunan, di Jepang memang sangat tinggi. Karena itulah ketika ditemukan teknologi budidaya tanaman dengan cara hidroponik, benar-benar disambut luar biasa, yang pada akhirnya bisa dipergunakan untuk budidaya tanaman secara besar-besaran atau komersial.

Teknik Budidaya Hidroponik

Pembudidayaan tanaman hidroponik berbeda dengan penanaman pada media tanah, karena memang tidak menggunakan media tanah atau istilahnya menggantung di atas tanah. Dengan demikian ada beberapa teknik dasar dan perlakuan khusus apabila anda ingin mulai budidaya tanaman dengan menggunakan teknik hidroponik ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan apabila ingin melakukan budidaya dengan teknik cara hidroponik antara lain adalah :  

  1. 1.       Pembibitan

Pembibitan bibit yang baik untuk sistem ini adalah kultivar hibrida dengan mutu yang baik, yang kemurniannya 100 persen, bebas dari patogen, tidak tercampur kotoran, dan viabilitasnya tinggi.

Benih untuk menghasilkan bibit sebaiknya disemai terlebih dahulu agar mendapatkan populasi yang seragam dan merata sehingga akan menghemat penggunaan benih. Benih yang akan ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik ini benar-benar yang terpilih dan bisa tumbuh dengan sangat baik. Kekurang telitian dalam memilih benih bisa menjadi masalah ketika dibudidayakan dengan teknik hidroponik, seperti tanaman kurang subur sehingga akan menghambat tumbuhnya bunga atau buah. Kalaupun bunga dan buah tetap tumbuh, kondisinya tidak baik sehingga panen menjadi tidak optimal.

  1. 2.       Penanaman

Menanam bibit dilakukan dengan cara memasukkan seluruh media yang membungkus perakaran bibit ke dalam lubang tanaman di dalam polybag penanaman. Agar akar bibit tertutup dengan baik yang harus dilakukan adalah meratakan media permukaan. Jangan memindahkan bibit pada waktu pagi atau siang karena akan membuat stress pada tanaman, lebih baik lakukan pada sore hari. Pemindahan bibit pada sore hari tidak akan mengalami perbedaan suhu sekitar yang ekstrem, sehingga akar akan dengan cepat menyesuaikan diri.

Proses penanaman yang tepat, akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan baik, sehingga tidak akan terjadi terlambat berbunga atau berbuah.

  1. 3.       Pemeliharaan 

Pemeliharaan tanaman hidroponik adalah dengan melakukan penyulaman, penyiraman larutan nutrisi  yang volumenya disesuaikan dengan umur, jenis tanaman apa yang ditanam (tomatkah, tanaman hiaskah, dan sebagainya), dan keadaan cuaca. 

Penyiraman tanaman hidroponik dilakukan 5-8 kali setiap hari. Lakukan pemasangan benang lanjaran yang bertujuan menahan supaya batang tanaman agar tidak roboh. Selain itu juga lakukan pemangkasan dengan tujuan membuang bagian tanaman yang tidak diperlukan. Selain itu sebagai bagian dari pemeliharaan budidaya tanaman dengan hydroponik adalah melakukan lakukan pembubuhan dan  pemberantasan hama.

Pemberantasan hama sangat diperlukan terutama karena kemampuan tanaman yang ditanam dengan hydroponik berbeda dibanding dengan tanaman yang ditanam di dalam tanah. Artinya kemampuan untuk beradaptasi dengan alam dan mengatasi penyakit yang menyerang, tentu saja lebih tinggi yang ditanaman di dalam tanah  bila dibanding dengan tanaman hydroponik. Dengan demikian pemberantasan hama harus dilakukan secepat mungkin sebelum mengganggu pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Pada waktu panen, kegiatan memanen dengan menggunakan gunting atau pisau yang tajam. Memanen buah dengan menyertakan 1-1,5 cm tangkainya. Waktu yang panen yang baik adalah pada sore hari. Memanen dengan menggunakan gunting atau pisau yang tajam sebenarnya dimaksud agar tidak terlalu menggundang pohon dan mengganggu akar. Berbeda dengan tanaman yang ditanam di dalam tanah, dimana akar menghujam ke dalam tanah dan mampu menopang batang dengan kokoh. Sehingga proses pemetikan langsung dengan tangan pada saat panen, samasekali tidak akan mengganggu kekuatan akar. Sementara tanaman yang dibudidayakan dengan cara hydroponik, akar hanya berada pada media tanaman, tidak menghujam dengan kuat, sehingga goncangan pada waktu panen secara langsung dengan tangan, akan menyebabkan goncangan pada pohon dan akar sehingga akhirnya bisa membuat akar stress bahkan bisa mati.

Unsur Hara Tanaman Hidroponik

Yang perlu diingat, agar tanaman yang tumbuh berhasil dan bagus adalah unsur hara yang harus disediakan oleh manusia dalam bentuk nutrisi. Untuk memberikan nutrisi perlu diketahui unsur hara  yang diperlukan oleh tanaman. Tanaman hidroponik membutuhkan 16 unsur hara esensial, karena jika salah satu tidak ada maka tanaman akan mati. Ke 16 unsur hara tersebut digolongkan menjadi unsur hara makro dan unsur hara mikro.

Unsur hara makro artinya tanaman membutuhkan hara dengan jumlah yang lumayan banyak, sedangkan unsur hara mikro tanaman hanya membutuhkan sedikit saja hara. Yang termasuk ke dalam unsur hara makro atau yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak adalah Karbon, Nitrogen, Oksigen, Kalium, Kalsium, Fosfor, Magnesium, dan sulfur. Sedangkan unsur hara mikro atau yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit meliputi unsur Besi, Mangan, Tembaga, Boron,  Khlor, Seng, dan Molybdenum.

Baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro, telah tersedia dalam bentuk kemasan siap pakai, apakah dalam bentuk butiran maupun dalam bentuk cair. Konsultasikan kepada ahlinya atau baca aturan pakai bila menggunakan unsur hara instan tersebut. Karena ketidak tepatan jumlah juga bisa menyebabkan masalah pada tanaman.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Penanaman Nutrisi Hidroponik
  • Pohon Tebu: Tumbuh di Iklim Tropis
  • Mempelajari Ekologi Tanaman
  • Budidaya Kangkung Air dan Manfaat Tanaman Kangkung
  • Mengenal Teknik Kultur Jaringan
  • Buah Duku, Buah Musiman Kaya Manfaat
  • Pohon Ganitri: Paru-Paru Kota, Peluruh Lemak
  • Pohon Cemara, Pohon Kokoh nan Hijau
  • Klasifikasi Tanaman Hortikultura
  • Mengenal Tanaman Beracun yang Mematikan
  • Cara Menyiram Tanaman yang Efektif
  • Mengenal Sejarah Hidroponik
  • Ingin Pohon Jeruk Berbuah Lebat? Basmi Hama Tanaman!
  • Manfaat Pupuk Organik, Kerugiannya dan Cara Membuatnya
  • Peralatan Hidroponik Sederhana
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA