logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Tanaman Hias

Budidaya Tanaman Hias dalam Pot


Ilustrasi budidaya tanaman hias

Budidaya tanaman hias menjadi salah satu peluang usaha. Bila dilakukan secara serius dan talaten, tidak menutup kemungkinan budidaya tanaman hias justru menjadi usaha sampingan yang memberi peluang penghasilan jauh lebih besar dibanding penghasilan utama sebagai pegawai misalnya. Namun tentu saja untuk meraup keuntungan seperti itu, budidaya tanaman hias tidak bisa dilakukan dalam sekejap. Berbagai persoalan teknis dan non teknis kerap menghadang, seperti juga dalam kewirausahaan secara umum.

Ketika anda akan melakukan Budidaya tanaman hias, sebaiknya memang dilakukan di dalam sebuah pot sehingga tidak membutuhkan ketersediaan lahan yang luas. Karena budidaya tanaman hias ini dilakukan di dalam pot, cara pembudidayaannya berbeda dengan tanaman di halaman atau lahan. Melakukan budidaya tanaman hias tidak lepas dari media tanam. Media tanam merupakan komponen utama untuk bercocok tanam sehingga sebuah media tanam yang akan digunakan harus sesuai dengan jenis tanaman yang akan ditanam. Kesesuaian media tanam dengan jenis tanaman yang akan dibudidayakan memang akan menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Bila memang serius untuk memulai budidaya tanaman hias, sebaiknya dimulai dengan tanaman yang tidak terlalu sensitif dan memerlukan perhatian khusus. Artinya memulai sesuatu dari yang mudah diharapkan akan membelaki pengalaman yang baik. Seiring dengan bertambahnya pengalaman tersebut itulah Anda bisa memulai dengan budidaya yang lebih sulit, sehingga kalaupun memerlukan perhatian yang lebih, Anda telah memiliki pengalaman. Tahap-tahapan itulah yang diperlukan agar budidaya tanaman hias yang Anda lebih berhasil.

Selain itu penambahan pengetahuan juga bisa dilakukan dengan membaca buku yang memang banyak tersedia. Bertukar pengalaman dengan pembudidaya tanaman hias lain juga sangat diperlukan. Memang benar bahwa pengalaman adalah guru yang terbaik. Demikian pula dengan cara budidaya tanaman hias ini, berbagi pengalaman jauh lebih menguntungkan karena langsung terfokus pada masalah-masalah yang sering terjadi di lapangan, bukan hanya sekedar bertumpu pada teori.

Karakteristik Media Tanam

Agar hasilnya bagus, sebaiknya penggemar tanaman hias mengenal karakteristik media tanam yang bisa jadi berbeda-beda dari setiap jenisnya. Hal ini mengingat masing-masing tanaman memang memiliki karakter yang berbeda. Kesuaian antara media tanaman dengan jenis tanaman, memberi peluang lebih besar untuk pertumbuhan tanaman hias secara normal. Sejauh ini memang ada dua jenis media tanam yaitu bahan organik dan anorganik. Keduanya tentu saja memiliki perbedaan.

1. Bahan Organik

Yang termasuk dalam kategori bahan organik umumnya dari organisme makhluk hidup, seperti daun, batang, buah, dan lain-lain. Kelebihan bahan organik adalah mengandung unsur hara yang sangat diperlukan tanaman. Bahan organik memiliki pori-pori makro dan mikro yang hampir seimbang sehingga sirkulasi udara cukup baik. Beberapa jenis bahan organik yang dapat dijadikan media tanam, di antaranya arang, cacahan, kompos, moss, sabut kelapa, pupuk kandang, dan humus.

2. Bahan Anorganik

Bahan anorganik adalah bahan yang memiliki kandungan unsur mineral tinggi dari pelapukan batuan induk di dalam bumi. Beberapa bahan anorganik yang biasa dijadikan media tanam adalah gel, pasir, batu, kerikil, spons, pecahan batu-batu, dan lain-lain. 

Setelah mengetahui karakteristik media taman, yang harus dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Media tanam bisa didapatkan dengan membeli ataupun membuat sendiri. Namun tentu saja kalau memilih yang praktis lebih baik membeli karena harganya pun tidak terlalu mahal.

Sebenarnya yang harus diperhatikan bukan jenis media tanam melainkan bagaimana mencari kesesuaian antara jenis media tanam dengan jenis tanaman yang akan dibudidayakan. Seperti telah disebutkan sebelumnya, kesesuaian antara media tanaman dengan jenis tanaman inilah yang akan memungkinkan sebuah tanaman akan tumbuh dengan baik. Selain itu setelah menentukan media tanaman yang paling sesuai dengan jenis tanaman yang dipilih, hal lain yang perlu diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik adalah pemeliharaan pasca penanaman.

Budidaya Tanaman Anggrek

Keistimewaan bunga anggrek bukan hanya pada warna dan bentuk yang mempesona, melainkan juga jenis dan varietasnya yang sangat beragam. Salah satunya adalah familia Orchidaceae, anggrek yang bisa dijumpai di beberapa tempat di dunia. Selain banyak jenisnya, bentuk dan warna bunga anggrek juga sangat beragam, sehingga merupakan pemandangan yang mempesona ketika Anda berhasil membudidayakannya baik untuk kesenangan semata maupun untuk komersial.

Ketika tanaman anggrek tumbuh dengan baik, bunga akan mekar dengan sempurna, warnanya pun beraneka warna. Sungguh sebuah pemandangan yang menyejukkan mata. Itulah salah satu keuntungan ketika Anda berhasil melakukan budidaya tanaman anggrek. Apalagi bila kemudian hasil jerih payah Anda tersebut laku dijual, akan semakin bertambah pula kesenangannya. Semangat untuk terus melakukan budidaya tanaman pun akan tumbuh dengan sendirinya.

Bila anda tertarik untuk melakukan budidaya tanaman anggrek, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal ini perlu diperhatikan, mengingat bahwa tanaman anggrek termasuk yang sensitif. Sehingga bila tidak mendapat perawatan yang baik, pertumbuhannya pun dengan sendirinya akan terganggu.

1. Syarat Media Tanam

Secara umum, media tanam untuk anggrek epitif harus memiliki tingkat porositas tinggi. Kelembapan berkisar 70–80 persen, tidak terlalu kering juga tidak terlalu basah, udara cukup tersedia, serta dapat menahan unsur hara yang ada. Media tanaman yang memenuhi syarat seperti ini memang telah tersedia di toko pupuk.

2. Jenis Media Tanam

Di setiap daerah, jenis media tanam anggrek tidak selalu sama. Di Indonesia, yang digunakan untuk anggrek epifit umumnya adalah pecahan batu bata, arang, coco peat, atau cacahan pakis. Cacahan pakis merupakan media tanaman untuk anggrek yang banyak digunakan. Tampaknya memang lebih sesuai untuk anggrek, karena terbukti bisa menghasilkan tanaman yang pertumbuhannya sangat baik.

3. Perawatan

Untuk menunjang kelangsungan hidupnya, anggrek membutuhkan unsur hara. Umumnya, media tanam anggrek adalah pecahan arang kayu atau batu bata. Karena media tersebut miskin hara, diperlukan pemupukan. Pupuk yang bisa digunakan untuk tanaman anggrek adalah pupuk majemuk dengan kandungan natrium (N), fosfor (P), dan kalium (K), atau pupuk NPK. Agar terjadi keseimbangan antara pertumbuhan generatif dan pegetatif, pemupukan harus dilakukan dengan serius.

Tentu saja pemupukan ini pun jangan sampai berlebihan karena kelebihan unsur hara juga tidak terlalu baik untuk tanaman anggrek. Mencari komposisi yang seimbang, Anda bisa bertukar pikiran dan pengalaman dengan pembudidaya anggrek yang lain atau mencari sumber informasi yang dapat dipercaya. Jangan sampai tanaman anggrek anda tidak tumbuh baik justru karena kelebihan baik dalam kelebihan pemupukan maupun kelebihan dalam penyiraman.

Itulah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan bila anda berminat atau berniat untuk melakukan budidaya tanaman anggrek. Hal-hal lain yang juga diperlukan akan ditemuakan dengan sendirinya pada saat budidaya tanaman anggrek dilakukan. Banyak hal yang bisa anda temui ketika melakukan budidaya tanaman anggrek tersebut. Namun dengan tekad yang kuat, niscaya anda akan berhasil melakukan salah tanaman yang indah dan mempesona ini.

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengenal Tanaman Seroja
  • Manfaat Bunga Sepatu
  • Mengenal Jenis-Jenis Tanaman Hias yang Cantik
  • Daya Tarik Bunga Wijaya Kusuma
  • Mengenal Anggrek Kalajengking
  • Pengertian Tanaman dan Cara Hidupnya
  • Jenis Tanaman Berbahaya Yang Perlu Anda Ketahui
  • Anggrek Hitam, Anggrek Langka yang Terancam Punah
  • Tanaman Siantan dan Manfaatnya
  • Tumbuhan Santigi untuk Bonsai
  • Anggrek Hitam Kalimantan: Mutiara Hitam dari Pulau Borneo
  • Jenis Penyakit Tanaman: Menyerang Akar Hingga Daun
  • Berkebun Anggrek Dendrobium
  • Bunga Tanjung: Dari Nama Tempat Hingga Obat
  • Bunga Teratai bagi Pengikut Budha dan Khasiat Tanamannya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA