logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Industri & Perdagangan    Perkebunan    Tanaman Perkebunan

Budidaya Tanaman Kangkung


Ilustrasi budidaya tanaman kangkung

Mengolah sayur kangkung menjadi masakan lezat penggugah selera.  Tidak hanya enak dijadikan oseng-oseng Kangkung saja, sayuran ini juga enak dibuat lalapan rebusan dengan sambal yang pedas.  Kangkung mudah sekali ditemukan dan harganya pun murah.  Budidaya tanaman kangkung ini pun tidak terlalu sulit.

 

Tanaman kangkung atau Ipomea Sp. ini memiliki daya tumbuh yang sangat cepat dan mudah dalam penanamannya. Tidak heran kalau kita dengan mudah menjumpai tempat-tempat budidaya tanaman kangkung ini.

 

Kangkung dapat tumbuh di banyak daerah, tidak terlalu membutuhkan spesifikasi terhadap daerahnya. Namun memang kangkung banyak ditemukan di daerahAsia. Cara penanaman tanaman kangkung yang relatif mudah dan murah membuat banyak petani membudidayakannya. Dan oleh karena itu, tanaman ini dapat dengan mudah ditemukan di pasar serta tak akan pernah mengalami kehabisan. Setiap hari pun dapat menemukan tanaman kangkung ini karena ia tak mengenal musim dalam memanennya.

 

Daun tanaman kangkung yang berwarna hijau, tentunya mengandung banyak sekali vitamin. Sama halnya dengan sayur berwarna hijau yang lain. Karena itu, kangkung sangatlah bisa untuk dimasukan menjadi salh satu makanan yang memang bergizi dan dapat dikonsumsi pada setiap harinya.

 

Yang membuat kangkung banyak dibudidayakan adalah karena memang banyak sekali orang yang menyukai sayuran kangkung ini. Kangkung memang menjadi salah satu sayuran favorit selain sawi atau pun bayam. Karena memang selain memiliki rasa yang lezat, kangkung juga memiliki kandungan gizi dan juga nutrisi yang baik bagi tubuh kita.

 

Sayur kangkung banyak digemari ketika diolah menjadi tumis kangkung. Perpaduan antara manis dan pedas yang meresap di setiap batang sayuran kangkung akan membuat rasa tersendiri yang nikmat dan lezat di lidah. Bagian dari tanaman kangkung yang paling enak untuk dimasak adalah bagian daun atau pun batang pucuk yang masih lunak dan tidak keras.

 

Daun yang ada di tanaman kangkung merupakan daun yang terasa licin jika disentuh. Daunnya berbentuk seperti mata panah. Daun ini berukuran sekitarlimasampai enam inci. Batang tanaman kangkung selalu menjalar dan setiap jalar dari batang akan menghasilkan daun pada setiap pucuknya. Warna daun dari tanaman kangkung ini berwarna hijau pucat. Tanaman kangkung ini juga menghasilkan bunga yang berwarna putih. Di dalam bunga kangkung yang berwarna putih inilah tersimpan benih yang berjumlah empat buah benih.

 

Jadi memang salah satu perkembang biakan tanaman kangkung ini adalah dengan penanaman benih. Barang siap yang menginginkan untuk mendapatkan benihnya maka tanaman kangkung akan dibiarkan tumbuh sampai ia menghasilkan bunga. Dan di dalam bunga itulah akan didapat benih tanamannya.

 

Macam-Macam Jenis Tanaman Kangkung

 

Adadua cara yang berbeda dalam budidaya tanaman kangkung ini, tergantung dari jenis  tanaman kangkung yang ditanam. Adadua jenis tanaman kangkung yang dikenal berdasarkan perbedaan habitatnya, yaitu:

 

Kangkung darat  (Ipomea reptans). Kangkung darat ini hanya bisa tumbuh di lahan kering.  Ciri-cirinya adalah batangnya lebih kecil dan berwarna putih kehijauan, daunnya lebih tipis dan lebih lunak, bila dimasak lebih cepat layu/matang, dan memiliki bunga yang berwarna putih bersih.

 

Kangkung air (Ipomea aquatica). Kangkung air ini dapat tumbuh di daerah basah seperti parit, kolam atau genangan sawah.  Ciri-cirinya adalah batangnya lebih besar, berwarna hijau lebih gelap, daunnya lebih lebar dan sedikit keras, lebih lama layu jika dimasak dan memiliki bunga yang berwarna putih kemerahan.

 

Cara Budidaya Tanaman Kangkung

 

Karena jenisnya berbeda, maka cara budidaya tanaman kangkung darat dan kangkung air juga berbeda.  Dua jenis penanaman kangkung ini adaah berdasarkan jenis dari masing-masing kangkung yaitu kangkung darat dan kangkung air.

 

Sesuai dengan namanya, kangkung air membutuhkan banyak air atau bahkan sampai beberapa bagian dari tanamannya tenggelam atau terenam di dalam air. Sedangkan kangkung darat, ditanam di area yang memiliki sedikit dari air dibandingkan dengan kangkung air.

 

Sejatinya, cara pembudidayaan tanaman kagkung ini dapat dikatakan sebagai hal yang mudah dan tak memerlukan sebuah teknik yang khusus dan harus dipelajari dengan maksimal. Dapat dikatakan bahwa semua orang dapat menanam dan memanennya. Bahkan kaita pun dapat menanam tanaman kangkung ini di kebun kita atau pun di area kosong yang ada di sekitar rumah kita. Cukup menanam saja lalu ia akan tumbuh dengan sendirinya.

 

Budidaya tanaman kangkung darat membutuhkan cara budidaya yang lebih khusus karena membutuhkan perawatan yang lebih teratur dan ditanam pada lahan tanam atau bedengan.   

 

Berikut ini cara budidaya tanaman kangkung:

 

Budidaya Tanaman Kangkung Air. Budidaya tanaman kangkung air lebih mudah karena tidak memerlukan pemeliharaan secara teratur.  Cara budidaya tanaman kangkung air ini secara vegetatif yaitu dengan menggunakan bibit tanaman yang berasal dari stek pucuk batang. 

 

Caranya dengan meletakkan atau menanam stek pucuk batang tersebut diatas kolam atau parit, maka tanaman akan tumbuh. Tidak perlu dilakukan pemupukan. Panen dapat dilakukan lebih cepat yaitu satu bulan setelah masa tanam. Cara panennya yaitu dengan memetik tangkai atau pucuk yang muda saja tanpa akar.’

 

Tanaman kangkung air ini memang sangat mudah untuk  hidup dan tumbuh dengan sendirinya. Mungkin kita pernah melihat tanaman kangkung air yang dapat dengan mudah untuk tumbuh di selokan atau di pinggiran danau. Karena memang dalam pertumbuhannya, tanaman kangkung ini tak terlalu banyak membutuhkan perawatan. Tanaman kangkung ini akan tumbuh besar dan panjang ke atas serta membentuk akar tunas. Setiap tunas akan tumbuh menjadi batang yang dapat tumbuh besar dan panjang sendiri.

 

Sejatinya untuk menanam tanaman kangkung ini mudah dilakukan hanya dengan menanam  batang tanaman yang daun dan batang pucuk atasnya sudah kita pakai dan masak. Tinggal batang bawah yang masih akarnya dan terasa keras, kita tinggal menanamnya. Untuk beberapa waktu, batang ini akan tumbuh sendiri dan kita sudah dapat untuk merasakan hasil dari tanaman kangkung yang kita tanam.

 

Dinamakan kangkung air karena keberadaan jenis kangkung ini membutuhkan banyak air dalam proses tumbuh dan kembangnya. Jenis kangkung air ini memang membutuhkan banyak air atau harus tenggelam di dalam air untuk bisa tumbuh. Maka kangkung ini sangat cocok untuk ditanam di danau, pinggiran sungai, parit, kolam atau pun juga selokan.

 

Budidaya Tanaman Kangkung Darat. Pembibitan tanaman kangkung darat dapat dilakukan secara generatif yaitu dari biji ataupun secara vegetatif dengan stek pucuk batang.  Cara budidaya kangkung darat ini dengan melakukan penyemaian bibit terlebih dahulu.  Biji ditanam di tempat penyemaian yang terlindung dari air hujan secara langsung.  Bibit akan dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar satu minggu.

 

Lahan tanam dipersiapkan di area terbuka.  Jarak tanam yang dianjurkan adalah 20 cm x 20 cm antar tanaman.  Jarak tanam ini agak renggang dan jauh sebab pertumbuhan kangkung darat ini besar dan kanopi daunnya akan saling menutupi.  Satu lubang tanam dapat ditanami sekitar dua sampailimabibit tanaman kangkung.

 

Budidaya tanaman kangkung darat ini membutuhkan perawatan teratur, seperti penyiangan gulma, penyiraman yang rutin dan pemupukan.  Pada umumnya, pupuk dasar yang diberikan adalah pupuk kandang yang dicampur saat pengolahan lahan tanam dan pupuk tambahan yaitu pupuk Urea pada saat perawatan tanaman. 

 

Urea ini berfungsi untuk membantu meningkatkan pertumbuhan daun dan batang.  Perawatan lainnya adalah dilakukan penyemprotan pestisida untuk mencegahhamadan penyakit tanaman.

 

Panen dapat dilakukan lebih cepat yaitu sekitar satu bulan sampai satu setengah bulan.  Cara panen Kangkung darat ini dengan mencabut seluruh bagian tanaman sampai ke akarnya atau dengan menyisakan sebagian batang dan akar tetap di dalam tanah.

 

Umumnya, setiap jenis kangkung baik kangkung air atau pun kangkung darat dapat dipanen setelah ia mencapai umur enam minggu. Dalam pembudidayaan tanaman kangkung, layaknya dalam pembudidayaan tanaman yang lainnya, juga diperlukan pemberian pupuk dan juga air. Hanya saja, pada tanaman kangkung ini pupuk yang dibutuhkan terkadang adalah pupuk jenis kompos.

 

Tanaman kangkung darat, jika memang daun dan batang sudah mulai tumbuh maka diperlukan semacam kayu tipis untuk menyangga keberadaan dari tanaman kangkung ini.

itulah cara pembudidayaan tanaman kangkung. Selamat mencoba!

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pembibitan, Penanaman, hingga Pemeliharaan Bawang Merah
  • Manfaat Tanaman Cabe Rawit
  • Klasifikasi Cabe Rawit
  • Mengenal Penyakit Pada Tanaman Cabe
  • Klasifikasi Cabe,Tumbuhan Dikotil-kah?
  • Mengenal Macam Macam Cabe
  • Budidaya tanaman Cabe keriting
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA