Buka Usaha Perusahaan Supplier
Bidang pemasaran adalah bidang yang sangat menantang. Tantangan yang sangat menarik ini juga menawarkan keuntungan yang tidak sedikit. Orang-orang yang haus akan kerja keras akan mereguk semua tantangan tersebut. Karakter ingin sukses sangat dibutuhkan untuk memasuki dunia ini.
Buka usaha perusahaan supplier bisa menjadi jembatan meniti bidang pemasaran. Perusahaan supplier biasanya dijalankan oleh orang-orang yang sudah terlebih dahulu menjadi seorang agen marketing di perusahaan serupa atau orang-orang yang sudah akrab dengan para pemasok dan tahu jalur pemasaran produk tersebut.
Tapi, kalau ingin mencoba membuka usaha di bidang ini, tidak jadi masalah. Sebelumnya ada beberapa hal yang harus diketahui.
1. Mengurus Surat-Menyurat
Pendirian perusahaan supplier yang berbentuk CV paling tidak membutuhkan dana sebesar Rp50 juta. Rp3 diperlukan untuk pembuatan akte notaris. Akte ini menjelaskan bentuk perusahaan, berapa jumlah modal, siapa pemegang modal, berapa jumlah pemegang modal, berapa dana dari masing-masing pemegang modal, nama perusahaan, alamat perusahaan.
Bila akan membentuk sebuah PT, modal minimal Rp200 juta, biaya notaris bisa sampai Rp5 juta. Lama pengurusan surat-menyurat di notaris ini sekitar 3 hari.
2. Mengurus Surat Izin Usaha dan Surat Izin Tempat Usaha di Pemerintahan Setempat
Lamanya pengurusan izin ini bisa sampai seminggu. Biayanya, untuk CV hampir sama dengan biaya notaris, Rp3 juta dan untuk PT, sekitar Rp 5 juta.
3. Mengurus NPWP Perusahaan di Kantor Pajak
Lama pengurusannya sekitar seminggu.
4. Menyiapkan Tempat
Pekerja yang dibutuhkan minimal 4 orang. Satu orang sebagai office boy, satu orang sopir, satu orang di bagian keuangan, dan satu orang mengurusi administrasi. Biasanya sebelum berani membentuk perusahaan supplier, calon perusahaan telah memiliki satu atau dua konsumen dengan pembayaran yang tertib dan teratur. Bila belum mendapatkan konsumen yang baik seperti itu, biasanya pemain di bidang ini belum akan mendirikan perusahaan sendiri.
5. Menentukan Jenis Supplier
Menghubungi pihak pemasok dan berpromosi kepada para calon konsumen dengan mengatakan bahwa perusahaan supplier tersebut bergerak di bidang supply aneka barang alias general supplier. Pokoknya apapun yang orang butuh, perusahaan supplier berusaha memenuhi kebutuhan tersebut.
6. Analisis Keuangan
Bila sudah berjalan dengan baik dengan kondisi keuangan yang bagus, mulailah menganalisis semua barang yang selama ini di jual. Bila ada satu dua barang dengan penjualan yang baik, berusahalah untuk mengajukan keagenan secara resmi kepada pihak pemasok.
Dengan menjadi agen resmi, apalagi barang yang sudah terkenal dan banyak digunakan oleh masyarakat, maka kehidupan perusahaan supplier akan semakin terjamin. Kalau sudah begini, ekspansi bisa dilakukan. Ekspansi berhasil, maka akan semakin banyaklah karyawan baru yang bisa direkrut.
Dana awal Rp50 juta tersebut dipakai untuk pengurusan surat-menyurat, sewa tempat, biaya operasional, dan penggajian karyawan selama 3 bulan pertama serta dana cadangan. Bagaimana tertarik untuk membuka usaha di bidang supplier?






