Mengenal Buku-buku Agama Islam
Umat Islam mulai mengenal buku pada zaman Sahabat Nabi SAW, yaitu ketika Al-Qur'an pertama kali ditulis dalam lembaran mushaf.
Pada periode berikutnya, para Tabi'in (generasi setelah Sahabat) dan Tabi'it Tabi'in (generasi setelah Tabi'in) mencatat kata-kata, perbuatan dan bahkan taqrir (sikap diam Nabi SAW terhadap sesuatu).
Catatan para pendahulu Muslim itu kemudian dikumpulkan dalam bentuk buku-buku yang dikenal dengan Buku Kumpulan Hadis Nabi SAW.
Buku Kumpulan hadis yang paling terkenal adalah Shohih Bukhori dan Shohih Muslim. Mushaf al-Qur'an dan Kumpulan Hadis Nabi SAW inilah cikal bakal buku-buku agama Islam yang hingga dewasa ini masih diterbitkan dan dibaca orang. Kata "buku" biasanya disebut dengan "kitab" dalam kajian Islam.
Jenis-jenis Buku Agama Islam
Sejalan dengan perkembangan Islam dan ilmu pengetahuan, buku-buku Islam saat ini telah berkembang pesat. Buku-buku agama Islam yang ditulis oleh para penulis generasi awal Muslim (yang sudah ada pada abad ke-2 hijriah) biasa disebut dengan Buku Klasik, yang hingga sekarang dipelajari di Pesantren-pesantren di Indonesia dan biasa disebut Kitab Kuning. Secara garis besar, buku-buku tersebut dapat dikelompokkan seperti berikut:
- Kitab Suci Al-Qur’an dan terjemahnya ke dalam berbagai bahasa selain Arab.
- Buku Kumpulan Hadis. Buku Kumpulan Hadis yang paling terkenal adalah Kutubus Sittah, yaitu 9 koleksi Hadis, yang 1 koleksinya saja terdiri dari beberapa jilid.
- Buku-buku Tafsir al-Qur’an.
- Buku-buku tentang Akidah Islam (Teologi).
- Buku-buku Fiqh (Hukum Islam).
- Buku-buku Ushul Fiqh (Filsafat Hukum Islam).
- Buku-buku tentang akhlak.
- Buku-buku Sirah (Sejarah) Nabi Muhammad SAW.
- Buku-buku Sejarah Peradaban Islam.
- Buku-buku Ilmu Falaq (Perbintangan).
- Buku-buku Ilmu Manthiq (logika).
- Buku-buku Filsafat.
- Buku-buku Ulum al-Qur’an (Ilmu-ilmu al-Qur’an).
- Buku-buku Ulum al-Hadits (Ilmu-ilmu Hadis).
- Buku-buku Bahasa Arab.
- Buku-buku Ekonomi Islam.
- Buku-buku Pemikiran dalam Islam.
- Buku-buku tentang Dakwah Islam.
- Buku-buku tentang Pendidikan Islam, dsb
Kitab Kuning
Yang dimaksud kitab kuning adalah buku-buku klasik yang telah ditulis dalam bahasa Arab oleh para ulama berabad-abad yang lalu. Buku-buku tersebut sudah dipakai di Pesantren-pesantren Jawa sejak zaman Wali Songo, para penyebar agama Islam di Jawa (sekitar abad ke-14 Masehi).
Metode pengajaran agama di Pesantren dengan menggunakan rujukan kitab kuning, biasanya dilakukan dengan cara Guru atau Kiai, membacakan buku-buku yang masih dalam bahasa Arab tersebut, dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Jawa (sekarang beberapa Pesantren sudah menggunakan bahasa Indonesia).
Penerjemahan dilakukan kata perkata dengan menyebutkan kedudukan masing-masing kata, misalnya mubtada’ untuk subyek, fi’il untuk kata kerja, maf’ul untuk obyek dan sebagainya. Sementara itu, murid atau santri menyimak dan menuliskan arti di bawah masing-masing kata dengan menggunakan pulpen tinta.
Disamping menuliskan arti kata, murid juga menuliskan simbol-simbol atau singkatan-singkatan untuk kedudukan masing-masing kata.
Beberapa contoh judul buku-buku agama Islam dalam bentuk kitab kuning yang populer antara lain:
- Irsyadul ‘Ibad, karya Zainuddin al-Malibari
- Bidayah al-Mujtahid, karya Ibn Rusyd.
- Fath al-Qarib, karya Ibnu Qasim al-Ghazzi.
- Kifayatul Awam, karya M b. M. al-Fadhdhali
- Alfiyyah, karya Ahmad b Zaini Dahlan
- Qathran Nada’, karya Ibnu Hisyam
- Bulughul Maram, karya Ibnu Hajar al-Atsqalani
- Riyadhus sholihin, karya Yahya b. Syarafuddin Nawawi, dsb.
Demikianlah perkenalan singkat dengan buku-buku agama Islam. Semoga kita diberi kemampuan dan kesempatan untuk membaca buku-buku tersebut.






