Membuka Cakrawala Anak dengan Buku Anak
Semua orang tua pasti sayang pada anaknya. Si buah hati akan dibelai, disayang dan dibekali baik secara jasmani maupun rohani. Sebagai orang tua, Anda juga pasti menginginkan anak Anda menjadi seorang yang cerdas.
Semua itu dapat diperoleh dengan memberikan sebanyak mungkin input bagi anak saat mereka masih kecil. Memberikan Buku Anak untuk dibaca ataupun membacakan buku anak menjadi salah satu cara yang tepat untuk mengembangkan kemampuan si kecil.
Anak akan berkembang secara pesat pada saat balita (bawah lima tahun). Mulai umur inilah, Anda bisa memperkenalkan berbagai buku anak dan bacaan yang bisa mereka konsumsi. Pada tahap awal Anda bisa membacakan cerita untuk si kecil.
Saat tumbuh semakin besar, mereka pasti akan senang membaca. Kebiasaan membaca buku anak yang ditanamkan sejak kecil akan dibawa sampai mereka besar. Ini adalah modal utama untuk mengembangkan kemampuan anak.
Buku Anak di Tiap Usia
Ada banyak buku anak yang bisa Anda peroleh di toko buku. Saat ini banyak penerbit yang melirik pasar buku anak karena merupakan pasar yang potensial. Ada berbagai buku anak lokal yang berkualitas dan tak sedikit juga buku anak import yang telah diterjemahkan. Anda bebas memilih buku mana yang cocok untuk buah hati Anda.
Walau demikian, pada dasarnya buku anak bisa dikelompokkan menjadi beberapa bagian. Pengelompokkan ini berdasarkan usia dan kemampuan anak. Berikut ini adalah pembagian buku anak yang bisa menjadi pedoman bagi Anda:
- Usia 1-2 tahun. Di usia ini, Anda bisa mulai memperkenalkan buku ke anak. Buku yang cocok pada anak-anak usia ini adalah buku-buku bergambar (picturial book), dengan porsi gambar lebih banyak dibandingkan teks. Dalam satu halaman, sebaiknya jumlah teks hanya 1-2 kalimat sederhana saja. Anda bisa juga memberikan flap book (buku yang bisa dibuka tutup) karena akan lebih menarik untuk anak.
Pastikan bahwa kata-kata yang ada di buku tersebut adalah kata-kata sederhana yang mudah dipahami anak. Pada awalnya Anda bisa membacakan cerita yang ada di dalam buku anak sambil menunjukkan gambarnya. Anak di usia ini sangat peka dengan warna dan bentuk yang beraneka ragam. - Usia 2-3 tahun. Anak-anak pada usia ini memiliki tingkat keingintahuan yang tinggi. Pada usia ini, Anda bisa memberikan buku dengan jumlah kata dan kalimat yang lebih banyak. Pada saat anak membaca buku, sebaiknya Anda juga ikut menemani.
Terkadang ada kata-kata atau kalimat yang belum dipahami anak. Saat itulah, mereka akan secara kritis bertanya dan menuntut penjelasan sampai mereka bisa mengerti. - Usia 4-5 tahun. Di usia ini, Anda bisa mencoba memperkenalkan buku anak berbagai jenis. Kemampuan membaca yang semakin tinggi menjadi modal untuk membaca buku-buku dengan halaman yang lebih banyak teks daripada gambar. Anda juga bisa memberikan buku anak yang berbahasa bilingual (biasanya Indonesia-Inggris). Dengan begitu, selain kemampuan membaca, anak juga akan bisa mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris.
- Usia 6-10 tahun. Saat anak sudah bersekolah, kemampuan bahasanya juga pasti sudah meningkat pesat. Di usia ini, buku anak yang agak tebal bisa Anda berikan. Carilah novel-novel anak yang menarik dan berikanlah kepada mereka sebagai bacaan.
Demikian pembagian buku anak yang disesuaikan dengan usia anak. Anak tidak harus sepenuhnya berpatokan pada pembagian ini. Anda bisa memberikan buku anak dengan tingkat yang berbeda sesuai dengan hasil pengamatan Anda terhadap perkembangan anak. Tidak ada patokan yang baku di dalam membuka cakrawala si buah hati.






