Membacakan Buku Cerita Anak Muslim
Ilustrasi buku cerita anak muslim
Sebagai orang tua, kita semua pasti ingin anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Untuk itu, pendidikan agama sejak dini patut kita berikan kepada anak kita. Salah satu cara ampuh mengenalkan agama pada batita adalah dengan membacakan buku cerita anak muslim.
Buku anak muslim tidak hanya bisa dibaca oleh batita. Anak yang sudah berumur 8 tahun pun masih suka membacanya. Memang setiap buku ada tahapan umurnya. Sebaiknya, bila Anak kita sudah berusia 6 tahun ke atas, kita perkenalkan dengan buku cerita yang minim gambar.
Buku Cerita Anak
Dengan mengenalkan dunia buku kepada anak, sejak usia dini, itu adalah langkah awal melatih anak untuk gemar membaca. Dengan membaca buku, wawasan anak mengenai pengetahuan umum bertambah. Anak dapat belajar dari buku yang dia baca, meskipun itu buku cerita atau dongeng.
Selain itu, dengan melibatkan anak Anda dalam mengoleksi buku, dapat mengajarkan kepada anak tentang disiplin waktu. Waktu luang yang biasanya di isi dengan kegiatan bermain saja, bisa dimanfaatkan dengan membaca buku. Anda dapat memberi kebebasan pada anak-anak untuk memilih buku yang mereka sukai. Tentu saja, dengan pengawasan Anda.
Jika anak memilih buku, sebaiknya Anda membaca-baca buku pilihannya terlebih dahulu. Jangan sampai anak Anda tidak sengaja memilih buku orang dewasa, tetapi sampulnya kartun atau memilih komik yang ternyata untuk usia remaja.
Jika Anda tidak setuju dengan pilihannya, jelaskan dengan lembut mengapa ia tidak boleh memilih buku tersebut. Tawarkan alternatif buku lainnya. Namun, jangan memaksakan pilihan Anda pada anak.
Untuk anak-anak kecil yang masih berada di tahap visual, kumpulan cerita anak bergambar dan film kartun menjadi pilihan tepat. Anak-anak pada usia ini belum tertarik untuk membaca buku dengan banyak teks atau bahkan hanya teks tanpa gambar. Buku cerita bergambar akan memuaskan keinginan mereka akan visualisasi. Gambar-gambar dalam buku ini juga akan mempermudah anak dalam menangkap isi cerita.
Film kartun juga tidak kalah menariknya bagi seorang anak karena dalam film kartun gambarnya bergerak. Jadi, seorang anak tidak perlu membaca teks, tapi hanya perlu melihat dan mendengar.
Tak perlu khawatir anak akan menjadi malas membaca dan hanya mau melihat gambar film kartun. Orang tua bisa jadi berpikiran seperti itu, tapi memang tahapan pemikiran anak sedang berada di sana. Mereka lebih mudah memahami cerita yang dilengkapi dengan gambar dari pada dengan cerita yang hanya berisi teks saja.
Orang tua pun dapat melakukan improvisasi dengan kumpulan cerita bergambar dan film kartun itu. Salah satunya tak perlu selalu berpatokan secara kaku pada teks dalam buku. Sesekali mintalah anak untuk membuat cerita sendiri berdasarkan gambar yang ada dalam buku dan film itu. Jangan heran jika kemudian anak menceritakan imajinasinya yang tanpa batas.
Ketika usia anak bertambah dan kemampuan membacanya pun sudah meningkat, buku kumpulan cerita anak bergambar ini secara bertahap dapat diganti dengan buku yang menyajikan lebih banyak teks dari pada gambar.
Untuk mengajak orang gemar membaca memang sulit, apabila orang tersebut tidak hobi membaca. Hal tersebut adalah satu kendala untuk membudayakan gemar membaca di kalangan masyarakat Indonesia.
Di Indonesia, harga buku masih terbilang mahal dibandingkan dengan kondisi perekonomian sekarang. Meskipun penerbitan buku semakin banyak dan buku yang dikeluarkan banyak juga, itu tidak mengubah harga bukunya.
Hal tersebut menjadi penghambat bagi orang yang ingin membeli buku, tapi tidak mempunyai biaya yang cukup. Meskipun fasilitas perpustakaan di setiap daerah sudah ada, tapi terkadang di perpustakaan tersebut tidak lengkap koleksi bukunya. Buku favorit yang ingin dibaca tidak ada.
Padahal buku itu sendiri sangat penting untuk menambah wawasan. Buku-buku yang bermuatan pendidikan, yaitu buku-buku pelajaran, mudah didapatkan dan murah, apa lagi sekarang pemerintah banyak memberikan bantuan buku pelajaran.
Untuk buku umum, selain buku pelajaran, bantuan dari pemerintah masih jarang, sehingga masyarakat harus membelinya. Padahal buku umum sangat besar manfaatnya untuk mencerdaskan bangsa Indonesia.
Untuk itu, pengusaha penerbitan buku berusaha untuk mengeluarkan buku-buku yang berkualitas, tapi dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyak penulis-penulis yang berbakat untuk membuat sebuah buku yang berkualitas, tapi terkadang mereka susah untuk menyalurkan bakatnya tersebut.
Penulis buku cerita anak sekarang ini sudah banyak, tapi masih kalah dengan penulis dari luar karena cerita dan gambarnya lebih menarik dan bagus. Buku-buku dari luar Indonesia banyak yang masuk dan beredar. Isi cerita dan pengemasan yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi para pembaca.
Masyarakat Indonesia, terutama anak-anak sangat menyukai buku cerita dari luar tersebut, sehingga hal tersebut menggeser popularitas buku cerita rakyat. Dengan cerita yang lebih menarik dan kualitas gambar yang bagus, membuat buku cerita anak dari luar ini semakin banyak diminati anak-anak Indonesia.
Jenis Buku Cerita Anak Muslim
Ada bermacam-macam jenis buku cerita anak muslim. Buku Halo Balita, Buku tentang binatang yang ada di Al-Qur’an, buku 355 Hari Kegiatan Anak Islami, buku Islami tentang shalat, puasa, seri ilmuwan Islami, dan lain sebagainya.
Buku-buku itu tidak langsung mengajarkan anak untuk shalat, puasa, atau mengaji. Dalam artian tidak terlalu menggurui.Tetapi, cerita-cerita yang terkandung di dalamnya secara tidak langsung mengajari anak untuk berperilaku sholeh dan sholehah. Membuat anak-anak menjadi betah membacanya.
Sebelum membacakan cerita anak muslim kepada anak kita, ajarkan anak kita untuk terlebih dahulu mengucapkan basmalah dan sesudahnya ucapkan hamdalah. Sebelum dibacakan, sebaiknya kita membaca terlebih dahulu isi ceritanya dan mengambil beberapa poin yang bisa kita tekankan kepada anak.
Misalkan, cerita tentang binatang di zaman nabi, apa yang mau disampaikan buku itu dari kisah binatang. Setelah menemukan apa maksud yang tersembunyi dalam cerita itu, kita sampaikan kepada anak kita dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Karena tidak semua buku anak muslim ditulis dengan standar gaya bahasa anak. Bahkan beberapa buku ada yang menuliskan dengan gaya bahasa berpantun atau agak sastra.
Jadi, ada baiknya sebelum membeli, kita baca terlebih dahulu buku itu. Tetapi, bila menurut isi muatan buku itu wajib dibaca anak kita, ceritakanlah kembali dengan bahasa kita yang lebih dimengerti oleh Anak.
Buku anak muslim, bisa dibacakan di pagi hari saat anak belum banyak beraktivitas. Di siang hari saat anak lelah bermain fisik dan butuh cerita yang menyenangkan dan di malam hari saat anak ingin tidur.
Jika anak sudah menemukan asyiknya bercerita, akan lebih mudah baginya untuk belajar. Aktivitas otak anak yang biasa bercerita akan terlihat berbeda dengan anak yang tidak pernah melakukannya. Mereka juga jadi cenderung lebih pintar dari yang lain.
Bahkan bukan tidak mungkin kreativitas mereka akan bisa dituliskan ke dalam sebuah buku. Menjadi penulis cilik, ya sebuah tonggak sejarah yang akan diukirnya dan akan diingat kembali pada saat ia dewasa. Peran orang tua sangatlah penting dalam membuat itu terjadi.
Banyaknya penerbit Islam yang berdiri juga dapat membantu masyarakat Indonesia yang kurang akan kebutuhan rohaninya mengenai agama Islam. Melalui buku-buku yang islami ini, dapat juga menjadikan masyarakat Indonesia bermoral dan berakhlak baik, terutama bagi para generasi mudanya.
Perilaku Islami sehari-hari yang ditulis di buku anak muslim, harus kita praktekkan juga dalam keseharian agar isi buku itu bukan hanya sekedar dibaca, namun juga bermanfaat.
Bagi Anda orangtua, menilai layak tidaknya produk terbitan penerbit tertentu untuk bacaan anak-anak, juga harus senantiasa mengacu pada aspek psikologi perkembangan anak ini. Tanpa itu, jangan-jangan Anda sedang memberikan asupan bahan informasi yang kelak akan membahayakan perkembangan otak anak-anak Anda.
Ada tiga aspek dalam psikologi perkembangan anak yang harus menjadi fokus perhatian baik oleh penerbit yang mengkhususkan menerbitkan buku-buku bahan ajar untuk anak-anak maupun orang tua. Ketiga aspek yang dimaksud adalah aspek fisik, aspek sosio kultural, dan aspek psiko edukatif.
Pilihlah buku cerita Islami yang mempunyai hardcover supaya tidak cepat rusak kalau dibaca berulang kali. Apalagi anak-anak masih suka sembarangan memperlakukan buku.
Supaya buku awet, sediakan juga lemari buku khusus untuk buku anak muslim. Jadi, kalau mau dibaca ulang, lebih mudah menemukannya. Sekaligus membedakan buku bergenre Islami atau buku biasa. Mulailah mengoleksi buku cerita anak muslim untuk anak-anak Anda.

