logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Tanaman Hias

Daya Tarik Bunga Wijaya Kusuma


Ilustrasi bunga wijaya kusuma

Keindahan bunga wijaya kusuma tak terfokus pada saat bunga benar-benar mekar melainkan pada saat proses akan mekar. Selain itu bunga wujaya kusuma termasuk bunga yang dianggap dan dipercaya mengandung nilai magis. Demikianlah kedaan bunga wijaya kusuma memang luar biasa. Putih, bersinar, dan hanya mekar sesaat di malam hari. Begitu sempurna. Rekahannya yang sangat indah akan membuat daya magis bunga ini semakin terasa. Tidak mengherankan bila bunga wijaya kusuma selalu terkait dengan keluhuran ilmu dan unsur-unsur magis lainnya.

Bunga yang tak mudah mekar ini tumbuh di hutan belantara yang tertutup kanopi dedaunan pohon rindang menaunginya. Tidak mudah membudidayakan bunga yang termasuk dalam jenis kaktus ini.

Nama bunga wijaya kusuma juga termasuk bunga yang masuk ke dalam kisah pewayangan terutama yang masih menggunakan pakem dari cerita Ramayana dan Mahabrata. Bunga wijaya kusuma yang harus dicari oleh keluarga pandawa dianggap dapat memberikan kesaktian dan obat yang mujarab. Barangkali dari kisah wayang inilah anggapan bahwa bunga wijaya kusuma memiliki nilai-nilai spiritual dan mengandung kekuatan magis yang tidak dimiliki oleh bunga lain selain bunga wijaya kusuma.

Namun seperti telah disebutkan sebelumnya, secara fisik saja bunga wijaya kusuma memang misterius dan proses mekarnya bunga selalu dinanti, berbeda dengan bunga lain. Karena termasuk bunga yang jarang berbunga inilah, lagi-lagi mengantarkan bunga wijaya kusuma menjadi salah satu bunga yang dinanti bunganya, baik untuk dinikmati keindahannya maupun untuk dipergunakan untuk keperluan lain. Hanya saja sejauh ini belum ada penelitian yang seksama tentang kandungan bunga wijaya kusuma ini, sehingga apakah seperti diceritakan dalam kisah wayang itu benar-benar ada atau hanya mitos semata.

Arti Wijaya Kusuma

Bunga wijaya kusuma sangat erat kaitannya dengan legenda yang menempatkan bunga ini di atas bunga-bunga lain di dunia. Wijaya artinya 'kemenangan' dan kusuma artinya 'bunga'. Jadi, wijaya kusuma artinya 'bunga kemenangan'. Saat ini, kemenangan itu artinya dapat menyaksikan kemekaran yang harus ditunggu hingga tepat tengah malam. Penantian panjang demi menyaksikan sekuntum bunga yang akan mekar adalah suatu usaha yang pantas disebut kemenangan.

Atau kalau dalam konteks cerita wayang, keberhasilan mencari dan menemukan bunga wijaya kusuma ini merupakan sebuah proses yang akan mengantarkan siapa saja pada sebuah kemenangan. Kemenangan dari melawan kesabaran ketika mencari bunga tersebut atau kemenangan dalam menemukan hakikat dari bunga wijaya kusuma itu sendiri yang berwarna putih. Warna ini melambangkan kesucian. Jadi seseorang yang telah berhasil menemukan kesucian jiwa dalam hidupnya merupakan sebuah kemenangan yang tiada tara.

Legenda Bunga Cantik, Wijaya Kusuma

Ada yang percaya bahwa bunga cantik ini adalah bunga peri. Jadi, saat bunga merekah dengan sempurna, saat itulah sang peri yang seperti tergambar dalam cerita Peterpan keluar lengkap dengan sayap mungilnya. Lucu sekali cerita ini tapi boleh percaya dan boleh tidak.

Sebagian meyakini bahwa orang yang memiliki bunga wijaya kusuma berarti orang tersebut akan melahirkan para raja. Pada masa ketika seorang raja tidak mudah untuk naik tahta sebelum bermeditasi dan bermunajat pada yang Kuasa, hadirnya bunga wijaya kusuma adalah petunjuk bahwa orang tersebut berhak menduduki tahta kerajaan. Bunga nan harum ini menandakan bahwa sang raja adalah orang yang berkepribadian baik. Jadi, menyebarkan keharuman ke antero wilayah kerajaan dan selalu menjaga badan dan hatinya agar senantiasa suci bersih.

Kalau kemudian ada yang menganggap bahwa bunga wijaya kusuma mengandung nilai-nilai gaib atau yang berkaitan dengan supranatural, sebenarnya tak terlepas dari kelangkaan bunga wijaya kusum itu sendiri. Sesuatu yang langka, dianggap istimewa dan dihubung-hubungkan dengan kekuatan gaib. Dan tentu saja pemahaman ini tak terlepas dari latar belakang kepercayaan masyarakat Indonesia yang dimulai dari animisme, dinamisme, kemudian masuk agama Hindu dan Budha sebelum akhirnya masuk agama Islam. Islam sendiri melarang seseorang mempercaya memiliki kekuatan gaib, karena sebenarnya hanya Allah yang memiliki segala kekuatan itu. Pelarangan ini karena dikhawatirkan akan menggelincirkan pemahaman dan keimanan seseorang, yang mempercayai ada kekuatan lain selain kekuatan Allah SWT.

Tapi legenda, kepercayaan ataupun mitos tentang bunga wijaya kusuma ini memang dipercaya sebagai bagian dari kebenaran. Dan siapapun yang ingin memilikinya, harus melalui perjuangan.

Budidaya Wijaya Kusuma

Banyak syarat yang harus diikuti bila ingin mempunyai dan membudidayakan bunga para raja ini. Iklim, kesuburan tanah, dan cara pemeliharaan, harus ekstra diamati dan dilakukan. Cinta dan perasaan juga harus dilibatkan saat memeliharanya. Syarat yang terakhir ini sepertinya memang harus ada bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Nah, lho, ini juga berbeda bila dibanding dengan memelihara atau membudidayakan bunga lain. Membudidayakan bunga wijaya kusuma harus melibatkan cinta. Lalu, bagaimana bila tidak melibatkan cinta ? Ada anggapan bahkan keyakinan, kalaupun bunga wijaya kusuma bisa tumbuh dengan baik tapi tidak akan bisa berbunga.

Jangan menempatkan bunga wijaya kusuma di tempat yang terlalu banyak menerima sinar matahari. Di alam aslinya, bunga ini dapat tumbuh baik di bawah naungan pohon rindang yang membentuk kanopi. Kalau mau menanamnya di pot, gunakan sarana seperti menanam anggrek. Media tanamnya berupa campuran lumut Sphagnum, hancuran batang paku tiang, dan pasir bersih sedikit. Media tanam ini juga lebih mendekati kondisi tanah pada habitat aslinya. Dengan cara demikian, diharapkan tanaman bunga wijaya kusuma akan bisa tumbuh dengan baik sekaligus bisa berbunga pada musimnya.

Bibit bunga cukup dari stek. Mau ditanam di tanah langsung juga bisa. Namun, jangan lupa. Kalau sudah tinggi, bunga harus ditopang karena daunnya yang berat bisa patah dan menyentuh tanah. Karena masuk kategori kaktus, jangan terlalu sering menyiram tanaman ini. Kalau anda banyak menyiram seperti juga memperlakukan bunga dari kategori kaktus lainnya, akar tanaman wijaya kusuma  akan mudah busuk kalau terlalu basah. Biarkan akarnya berdesak-desakan. Jadi, tanam di pot kecil juga tak masalah. Dan dalam habitat aslinya juga seperti itu.

Menanam bunga ini memang harus sabar. Berbunganya saja setahun sekali. Itu pun tengah malam dan tidak semua tanaman dapat berbunga, terutama kalau cara perawatannya salah. Jadi, kalau sudah bulat ingin menanam bahkan membudidayakan tanaman wijaya kusuma, selain mengetahui dan memilih media tanam yang tepat, menyiramnya dengan cara dan waktu yang tepat, juga jangan sampai lupa harus menyediakan lebih banyak cinta dan kesabaran. Tapi itulah tanaman wijaya kusuma, tanaman yang diyakini hanya bisa dimiliki para raja.

Kalau memang tidak siap menyediakan kesabaran, mencurahkan cinta dengan sepenuh hati, lebih baik urungkan untuk menanam dan membudidayakan bunga wijaya kusuma ini karena akan mengundang anda hilang kesabaran. Kalau sudah begitu kejadiannya, jangankan akan mendapatkan keindahan bunganya yang wani dan mekar pada malam hari, sebaliknya anda malah akan dirundung malang memikirkan bunga wijaya kusuma. 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Anggrek Hitam, Anggrek Langka yang Terancam Punah
  • Keuntungan Budidaya Tanaman Bunga Matahari
  • Tumbuhan Santigi untuk Bonsai
  • Mengenal Anggrek Kalajengking
  • Budidaya Tanaman Hias dalam Pot
  • Meraup Rupiah Lewat Tanaman Hias Anggrek Dendrobium
  • Berkebun Anggrek Dendrobium
  • Mengenal Jenis-Jenis Tanaman Hias yang Cantik
  • Pengertian Tanaman dan Cara Hidupnya
  • Bunga Mawar: Bunga Laris dan Manis
  • Tanaman Siantan dan Manfaatnya
  • Kultur Jaringan Tanaman Anggrek
  • Anggrek Hitam Kalimantan: Mutiara Hitam dari Pulau Borneo
  • Bunga Teratai bagi Pengikut Budha dan Khasiat Tanamannya
  • Bunga Wijayakusuma dan Bunga Simbol Kehidupan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA