logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Belanja    Baju atau Pakaian    Baju Busana Muslim

Teknik Memilih Busana Muslim Batik


Ilustrasi busana muslim batik

Secara umum pengertian batik adalah selembar kain yang dibuat secara tradisional dengan menggunakan beragam teknik pewarnaan dan lukisan. Secara etimologi kata batik berasal dari bahasa Jawa yang berasal dari akar kata “amba” dan “titik”. Amba berarti menulis dan titik yaitu titik dalam arti sesungguhnya. Kata batik sendiri telah tercantum dalam Encyclopedia Britannica pada tahun 1880. Tentu saja hal ini terkait dengan pembahasan kepulauan nusantara itu sebagai bagian dari daerah jajahan Belanda. Kata-kata yang merujuk pada batik yang tercantum dalam referensi tersebut berkaitan dengan kata batek, batik, mbatik dan mbatek. Semua kata-kata ini merujuk pada proses pembuatan batik dan kain batik itu sendiri. Dan sejak 2 Oktober 2009, kain batik dinyatakan sebagai Masterpiece of Warisan Lisan dan Tak Benda Manusia dari kebudayaan Indonesia oleh UNESCO.

Kain batik secara tradisional berasal dari Surakarta dan Yogyakarta, namun demikian pada perkembangannya menyebar luas ke berbagai daerah di nusantara, sehingga pada akhirnya menjadi ciri dari daerah masing-masing dengan nama kain batik daerah yang bersangkutan. Secara tradisional kain batik memiliki warna tradisional yaitu putih, coklat tua dan merah, hal ini merujuk kepada tiga dewa dalam agama Hindu yaitu Wisnu, Siwa dan Brahma. Warna tradisional ini juga berasal dari pewarna alami. Demikian pula dengan pola-pola tradisional berupa garis dan gelombang dengan berbagai macam variasinya. Garis dan gelombang ini juga merujuk kepada kepercayaan masyarakat waktu itu.

Sementara itu seiring dengan perkembangan jaman, batik juga mengikuti pola-pola baru yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, sehingga kemudian muncul pola bunga, alam, orang dan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang di masing-masing daerah. Selain pola khas dari keraton, daerah-daerah di pesisir seperti Cirebon misalnya, mulai membuat pola tersendiri yang menjadi ciri khas dari pesisir, yang secara prinsip mulai bersinggungan dengan kepercayaan atau agama Islam,  tradisi Belanda, Cina dan kebudayaan lain.

Beberapa tahun yang lalu batik selalu dianggap sebagai jenis busana yang kuno dan hanya pantas dipakai oleh golongan tua saja. Namun saat ini kejadian tersebut sudah berbalik arah. Sekarang banyak kaum muda yang suka dan tertarik untuk mengenakan busana yang yang berbahan dasar kain batik. Tidak terkecuali bagi kaum muslim, mereka juga tidak ketinggalan untuk memilih batik dalam berpakaian. Apalagi saat ini banyak tersedia busana muslim batik yang model serta desainnya juga tidak kalah menariknya dengan jenis busana yang lain. 

Bahkan para desainer baju terkenal di negeri kita juga makin banyak yang tertarik untuk membuat rancangan busana muslim batik yang ditujukan untuk golongan muda serta yang sudah berumur dewasa. Desain batiknya juga menggunakan warna yang menimbulkan kesan modern, tidak seperti batik yang kuno dan terlihat membosankan. Demikian pula dengan pola dan motifnya. Semuanya menampilkan kesan kekinian. 

Bahkan yang lebih menarik lagi, busana muslim batik ini dirancang untuk berbagai macam keperluan atau suasana. Ada yang untuk bekerja, pergi ke pesta, atau hanya sekedar untuk santai atau dalam suasana yang tidak formal. Dan meskipun kebanyakan konsumen dari busana ini adalah kaum wanita, namun untuk golongan prianya juga dibuatkan desain yang sepadan serta tetap mampu memunculkan aroma kejantanan namun tetap modis dan gaya.


Teknik memilih busana muslim batik


Agar tidak salah dalam memilih busana muslim batik, kita perlu mengetahui beberapa tekniknya. Antara lain adalah:

  1. Kaidah berbusana
    Ini adalah hal yang harus mendapat perhatian utama sewaktu kita ingin memilih busana muslim batik yang ingin dikenakan. Terutama bagi kaum wanita. Perhatikan dengan cermat dan teliti, apakah busana tersebut dibuat sudah sesuai dengan tuntunan dalam agama Islam. 

    Misalnya meski sudah tertutup rapat namun busana muslim batik tersebut tidak boleh terlalu ketat sehingga menampakan lekukan tubuh. Demikian pula dengan penutup kepalanya. Apakah benar benar bisa menutupi seluruh bagian kepala kecuali mukanya saja. Juga tangan dan kaki, apakah bagian tersebut juga tertutup dengan rapat kecuali pada telapaknya. 
  2. Paduan warna
    Meski busana muslim itu harus bisa menutup semua anggota bagian tubuh kecuali muka, tangan dan kaki bagian bawah, namun hal ini bukan berarti kita tidak boleh tampil gaya. Karena keindahan itu juga merupakan bagian dari iman, asal jangan terlalu berlebih. 

    Jadi ketika memilih busana muslim batik, perhatikan warnanya apakah sesuai dengan warna kulit kita serta warna kain lain yang juga kita kenakan. 
  3. Sesuaikan dengan suasana
    Ketika memilih busana muslim batik, sesuaikan dengan keperluan yang ada. Bila digunakan untuk bekerja, pilihlah jenis busana yang simpel dan praktis agar bisa memudahkan kita untuk bergerak ketika menjalankan tugas di kantor atau tempat kerja. 

    Bila untuk bersantai saja, pilihlah busana muslim batik yang tidak terlalu ribet serta tidak menimbulkan kesan formal. Busana tersebut harus mampu memberikan suasana kasual namun tetap sopan dan tidak norak. Sedangkan bila mau digunakan untuk pesta kita bisa memilih busana yang lebih anggun dan bisa menimbulkan kesan keceriaan.

Batik sebagai karya seni

Sebagai salah satu bentuk karya seni, batik mendapat pengaruh dari etnis atau kebudayaan lain. Pengaruh ini sedemikian rupa diolah sehingga menyatu dan pada akhirnya menjadi keunikan dari kain batik itu sendiri. Karangan bunga khas eropa, tradisi China, kaligrafi khas Arab dan bunga sakura dari Jepang, merupakan unsur-unsur yang turut mempengaruhi pola pelukisan batik. Demikian pula dengan burung Merak yang menjadi khas dari India, turut pula mempengaruhi desain dan pola batik. Tentu saja hal ini terjadi setelah terjadi persinggungan yang harmonis antara masyarakat Indonesia dengan bangsa-bangsa lain, baik melalui acara pertukaran resmi kebudayaan maupun persinggungan dengan cara lain.

Dalam perkembangannya, batik modern lebih terlihat kaya warna dan variasi pola. Dalam teknik pembuatan batik pun tidak hanya dilukis tapi mulai diperkenalkan dengan teknik printing. Namun tetap memperhatikan dan memegang teguh tradisi yang telah turun-temurun sehingga kain batik modern tidak kehilangan jati dirinya. Sampai sejauh ini bahan kain batik pun semakin beragam mulai dari sutra, kol, katun, kayu, keramik bahkan membatik di atas kertas untuk berbagai keperluan.

Seiring dengan perkembangannya, kain batik tidak hanya dipergunakan untuk pakaian tradisional dan untuk keperluan resmi saja. Pasca pengakuan UNESCO tentang batik sebagai salah satu bentuk kekayaan budaya Indonesia, penggunaan batik pun semakin meluas, baik untuk sarung, kebaya, pakaian resmi, kaos singlet, tutup kepala dan lain sebagainya. Bahkan secara tradisional dalam upacara kelahiran bayi pada masyarakat Jawa, kain batik selalu menyertai sebagai bentuk harapan agar anaknya kelak membawa keberuntungan.

Demikianlah tentang batik yang semakin hari semakin populer, termasuk juga untuk dipergunakan busana muslim. Busana muslim batik ini menjadi pilihan diantara sekian banyak pola dan kain lainnya.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Cara Pakai Jilbab Bagi Kaum Muslimah
  • Tips Saat Belanja Baju Muslim
  • Model Busana Muslim Terbaru
  • Artikel Fashion: Busana Muslim Selayang Pandang
  • Baju Gamis Nan Manis
  • Contoh Aneka Busana Muslim Menarik Sesuai Syariah
  • Perjalanan Bisnis Shafira Busana Muslim
  • Fenomena Baju Muslim Modern
  • Ragam, Aksesori, dan Tip Memilih Model Busana Muslim
  • Busana Kerja Muslimah
  • Memilih Baju Kerja Untuk Muslim
  • Fashion Terbaru – Pengaruh K-Pop
  • Tampil Modis dengan Baju Pesta Muslimah
  • Seputar Memilih Baju Renang Muslimah
  • Hal Penting Dalam Mukena Cantik
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA