Mengenal Beragam Cabang-Cabang Atletik

Olahraga sepertinya tetap menjadi pilhan terbaik yang harus dilakukan bila kita ingin memiliki tubuh yang sehat. Sepertinya olahraga yang paling sederhana, murah, dan bisa dilakukan oleh siapa pun salah satunya adalah lari. Lari termasuk dalam cabang olahraga atletik.
Cabang-cabang atletik meliputi olahraga lari, lompat, dan lempar. Atletik merupakan cabang olahraga yang telah diperlombakan sejak olimpiade pertama dilaksanakan pada 776 SM lalu.
Mengingat zaman dahulu masih belum banyak terdapat beberapa fasilitas olahraga, tampaknya menjadi hal yang sangat wajar bila cabang-cabang atletik menjadi satu-satunya jenis olahraga yang diperlombakan pada saat pertama kali olimpiade digelar.
Pada saat dikenalkan pertama kali di kejuaraan olimpiade, Bangsa Yunani membuat semacam pembagian kategori perlombaan. Kategori perlombaan yang memfokuskan pada olahraga lari dan melempar adalah Roman Game. Ketegori ini konon berakar dari Yunani murni.
Perlombaan olahraga ini rupanya sangat digemari oleh anak-anak bangsawan pada masa itu. Mereka pun kemudian dilatih berlari, bertarung, bergulat, berkuda, memanah, dan latihan menggunakan senjata. Beberapa pertandingan pun sering digelar antara mereka.
Ketika seseorang ingin menggeluti cabang-cabang atletik maka secara langsung orang itu harus bisa berlari lebih cepat, melompat jauh lebih tinggi, dan melempar lebih jauh. Jika tidak, maka akan dapat dipastikan dia akan selalu kalah dalam setiap perlombaan atletik.
Cabang-cabang atletik yang selalu diperlombakan dalam olimpiade sebenarnya sering kita lakukan sehari-hari, seperti berlari ketika akan mengejar sesuatu, melompat ketika menemukan penghalang, dan melempar ketika ada sesuatu yang memang harus dilempar.
Arena untuk perlombaan cabang-cabang olahraga atletik biasanya terdapat di dalam dan luar ruangan. Terdiri atas arena jalur yang digunakan untuk berlari, dan arena lapangan yang biasa digunakan untuk melompat dan melempar.
Cabang-cabang atletik pada dasarnya memiliki tiga induk olahraga, yaitu lari, lompat, dan lempar. Masing-masing induk olahraga tersebut memiliki beberapa anakan cabang yang biasa diperlombakan.
Cabang Atletik Lari
Cabang ini mempunyai beberapa kategori yang biasa dilombakan di arena jalur, di antaranya sebagai berikut.
- Sprint, jarak lari dari kategori olahraga lari ini biasanya antara, 60 meter untuk di dalam ruangan, dan 100 hingga 400 meter.
- Lari berintang, jaraknya sekitar 300 meter. Dalam kategori ini pelari akan menemui beberapa rintangan.
- Halang rintang, untuk lari jenis ini biasanya memiliki jarak antara 110 meter hingga 400 meter.
- Estafet. Kategori perlombaan lari jenis ini memiliki empat variasi jarak. Jarak 100, 200, 400, dan 800 meter, masing-masing dilakukan olah empat pelari dalam satu jalur lintasan.
Cabang Atletik Lompat
Cabang ini biasa dilakukan di arena lapangan, dan memiliki empat kategori yang dilombakan, antara lain:
- Lompat tinggi, olahraga ini mengharuskan atletnya untuk melompat dengan menggunakan mistar yang ditekankan ke permukaan sehingga dapat melewati galah yang telah disediakan.
- Lompat galah, atlet diharuskan untuk melompati mistar yang telah disangga oleh kedua tiang.
- Lompat jauh, olahraga ini tidak menggunakan alat. Atlet hanya harus mempersiapkan ancang-ancang supaya bisa melompat sejauh mungkin.
- Lompat ganda, olahraga ini sama seperti lompat tinggi, namun dilakukan oleh dua orang sekaligus.
Cabang Atletik Lempar
Cabang atletik lempar dilakukan di arena lapangan, sama dengan cabang atletik lompat. Cabang ini mempunyai empat cabang yang dilombakan, di antaranya:
- Tolak peluru, cabang olahraga ini dilakukan dengan cara melemparkan bola besi yang sangat berat (peluru) sejauh mungkin.
- Lempar peluru, kurang lebih sama dengan yang dilakukan pada tolak peluru.
- Lempar lembing, yang harus dilemparkan sejauh mungkin dalam olahraga ini adalah lembing (sejenis tombak).
- Lempar cakram, untuk cabang ini, benda yang dilemparkan adalah cakram. Bentuknya kurang lebih seperti piring.






