logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Filsafat

Mengenal Cabang-cabang Filsafat


Banyak ahli filsafat masih berselisih paham dalam memberikan pengertian tentang cabang-cabang filsafat, bahkan hingga saat ini. Cabang-cabang filsafat, dipahami sebagai pembagian filsafat berdasar obyek yang dikaji.

Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses-proses itu dimasukkan ke dalam sebuah proses dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir dan logika bahasa.

Pembagian dalam cabang-cabang filsafat ini dimaksudkan untuk mengelompokkan pemikiran filsafat agar bisa tersistematisasi bagus dan mudah dipahami.

Secara garis besar, obyek kajian dalam cabang-cabang filsafat meliputi tentang yang ada, alam semesta, metode dalam mendapatkan kebenaran dari suatu ilmu pengetahuan, dan tentang tata nilai. Keempat bidang ini, dijadikan dasar klasifikasi bagi pembagian cabang-cabang filsafat, yang paling populer.

Ontologi

Ontologi ,merupakan suatu olmu yang terdapat di dalam filsafat yang mengamati tentang apa yang ada di dunia. bisa di katakan ontologi ini memberikan suatu pemikiran mengenai apa yang terjadi di dunia dan terjadi secara global. Banyak para ilmuwan filsafat yang masih memperdebatkan hal ini. Di karenakan tidak mengerucutnya tema yang di usung oleh ilmu ontologi ini.

Perdebatan yang terjadi dalam para filsafat ini mengenai apa saja yang mengenai apa yang ada di dunia ini, apakah hanya ide atau materi saja. Hal ini yang menjadi suatu perdebatan yang sengiut ketika sebuah pemikiran mengenai ontologi ini dikaitkan dengan suatu keadadian atau kekalan karena dengan adanya suatu pemikiran di dunia tersebut.

Kaum idealis menyebiutkan bahwa suatu ide yang terdapat dalam ontologi ini merupakan suatu pemikiran, dan kenyataan atau realitas merupakn suatu bayangan dari ide yang dijadikan suatu yang ada di dubnia ini. Hal ini tentunya memunculkan polem ik bsar antara kaum filasafat yang ada.

Yang ada di dunia ini di gambarkan akan selalu ada, dan yang tidak akan pernah ada akan menjadi tiada, hal ini memunculkan pemikiran yang mengaitkan tentang keabadian yang ada di dunia ini.

Sedangkan menurut kaum materialisme menyebautkan bahwa yang ada di dunia ini merupak seuatu materi yang mempunyai konten dan aa di dalam ruang dan waktu, sementara jika ada di luar pengertian tersebut maka hal tersebut dinyatakan tidak ada atau tiada.

Perubahan terahadap teori ini menjadi semakin berkembang. Dengan adany teori relativ dari Enstein yang menyebiutkan bahwa sesuatu yang ada itu merupakan yang menempati ruang dan waktu, maka yang ada di dunia ini merupakan suatu relativitas bukan sesuitau yang absult.

Dalam penegrtian yang ada di atas, maka terdapat suatu hal yang bisa kita jumpai bahwa konsep materialisme tidak ada hubungannya dengan konsep matrealisme. Hal ini karena matrealisme lebih menunjukkan konseopnya yang hidup dengan kemewahan dan juga yang mata duitan.

Objek formal ontologi adalah hakikat seluruh realitas. Bagi pendekatan kuantitatif, realitas tampil dalam kuantitas atau jumlah, tealaahnya akan menjadi kualitatif, realitas akan tampil menjadi aliran-aliran materialisme,  idealisme, naturalisme, atau hylomorphisme. Referensi tentang kesemuanya itu penulis kira cukup banyak.

Hanya dua yang terakhir perlu kiranya penulis lebih jelaskan. Yang natural ontologik akan diuraikan di belakang hylomorphisme di ketengahkan pertama oleh aristoteles dalam bukunya De Anima. Dalam tafsiran-tafsiran para ahli selanjutnya di fahami sebagai upaya mencari alternatif bukan dualisme, tetapi menampilkan aspek materialisme dari mental.

Kosmologi

Ilmu filsafat ini membahas mengenai alam semsta. Bagaimna alam semesta ini di bentuk dan apa yang menjadi sebsb alam semesta ini di bentuk. Hal ini merupakan suatu hal yang bisa dijadikan sebagai pengamatan – pengamatan penelitian. Seperti yang sudah kita ketahui, pemikiran seoran Stephen Hawking yang menyatakan bahwa alam semsta ini dibentuk dari dentuman besar atau lebih dikenal oleh kita dengan nama Big Bang. Tentu hal ini merupakn suatu pemikiran dimana poemikiran terebut menjadi suatu yang patut di uji kebenarannya.

Namun, hingga saat ini teori yang di usung oleh Stephen Haking ini menjadi suatu teori yang mendekatio kebenarannya. Sehingga pemikiran inilah yang menjadi suatu hal yang di percayai dan lebih diteliti oleh peneliti.

Pemikiran ,mengenai filsafat kosmologi ini memberikan kontribusi besar bagi para peneliti untuk lebih mengkajib ari apa yang telah di telaah oleh Stephen Hawking ini. Tentunya kita disini menjadi lebih tahu dan lebih paham akan adanya alam semesta dan gejala – gejala yang ada di dalamnya. Dari kosmolgi ini lahirlah beberapa ilmu yang sudah kita kenal, seperti biologi, geografi, fisika dan lain sebagainya.

Kosmologi ini juga sering di gunakan untuk meneliti terhadap penciptaan agama yang dalam hal ini ialah sebiuah realitas. Teortib tentunya banyak di gunakan sebagi sutu pemikiran tentang suatu penciptaan dan suatu perusakan.

Perkembanga kosmologi sendiri yangmengusung tentang pemahaman akan alam semesta ini memunculkan banyak polemik yang muncul din kalangan masyrakatanya. Hal ini di karenakan pemberian materi akan adanay alam semesta, filsafat ini memberikan suatu pemhaman yang sangat gamblang dan di katakan sebagai pemahaman yang sangat jelas. Akan tetapi di satu sisi yang lain, kosmologi juga di pandang sebagai suatu pemikiran yang memuaskan pengetahuan manusia atau yang lainnya dalam ilmu yang mempelajari alam semesta untuk manusia pada jaman dahulu dan untuk sekarang kurang di minati.

Epistemologi

Epistemologi merupaka sutau cabang filsafat yang menjelaskan bagaimana suatu kebenaran dalam penegtahuna yang berdara di kalangan masyarakat. Hal ini dinyatakan dengann pemikiran dari hasil epistemologi ini menjadi suatu hal yang memandang pengetahuan itu berasal dari daya nalar manusia yanhg disebut dengan rasionalisme.

Selain rasionalisme, epistemologi juga melahirkan sutaub aliran yang disebut dengan empirisme yang menyebutkan bahwa pengetahuan ituberasal dari suatu pengalman yang terajdi di masyarakat. Hal ini tentu menjadi suatu hal yang sangat bertentangan dengan paham rasionalisme. Dari sinilah muncul Imanuel Kant yang membawa paham tentang kritisme.

Dari cabang-cabang filsafat ini, tentu teori yang di bawa oleh epistemologi ini sangat berkaitan dengan ilmu pengetahuna yang mendasari bagaimana suatu teori tersebut dapat di terima oleh masyarakat. Banyak teori – teori yan ada di kalangan masyarakat namun tidak banyak yang mencoba menggalinya kemabli.

Masalah utama yang di angkatr oleh epistemologi ini adalah bagaiman seseorang mendapat suatu pengetahuan. Hal ini di ukur dengan bagaimana manusia dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan yang ada di masyakarat atau yang menjadi petanyaan dalam epistemologi ini.

Makna pengetahuan dari epistemologi sendiri ialah nilai tahu yang di miliki manusi dalam menjawab dan memecahkan masalah yang terjadi di kalamngan manusia. Sehingga keberadaan pengetahuna di anggap sangat penting dalam teori ini.

Axiologi

Aksiologi ialah ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakekat nilai, pada umumnya ditinjau dari sudut pandangan kefilsafatan. Di Dunia ini terdapat banyak cabang pengetahuan yang bersangkutan dengan masalah-masalah nilai yang khusus seperti epistimologis, etika danestetika. Epistimologi bersangkutan dengan masalah kebenaran, etika bersangkutan denganmasalah kebaikan, dan estetika bersangkutan dengan masalah keindahan.

Demikianlah pengetahuan tentang cabang - cabang filsafat yang dapat penulis sampaikan, sejatinya semua ilmu itu sangat baik untuk kita jadikan sebagai pengetahuan. Ilmu akan sangat baik jika kita menggunakannnya dengan penuh tanggung jawab dan pemanfaatan yang baik dan bijaksana. Semoga Bermanfaat !

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Filsafat Hidup: Uang dan Kebahagiaan
  • Mengenal Teori Filsafat
  • Makna Filsafat Estetika
  • Filsafat Bahasa: Memahami Filsafat dengan Bahasa
  • Pengaruh Inflasi Terhadap Harga
  • Pemikiran Modern dalam Islam Berkembang ke Arah Pemurnian
  • Kumpulan Pemikiran Besar Tokoh Filsafat
  • Mengupas Arti Hidup Dalam Lintas Pemikiran
  • Jatuh Cinta Kepada Sufisme ala Ahmad Dhani
  • Cara Mudah Belajar Filsafat Administrasi
  • Filsafat Idealisme Mbah Marijan
  • Filsafat Ibnu Sina: Filsafat Metafisika
  • Filsafat Ilmu Pengetahuan: Evolusi dan Sufi
  • Filsafat Hukum Kaum Eksistensialis
  • Perjalanan Sebutir Air Mata
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA