Sekilas Tentang Candi Prambanan

Saat liburan tiba pasti Anda akan merencanakan liburan ke tempat-tempat wisata yang menarik dan berkesan untuk Anda, ataupun keluarga Anda. Jika masih bingung untuk memilih tempat rekreasi yang menarik, tidak salahnya Anda untuk mencoba mengunjungi candi Prambanan.
Candi Prambanan biasa disebut juga dengan candi Loro Jonggrang berada di desa Prambanan. Tepatnya berada di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Daerah istimewa Yogyakarta. Candi ini merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dengan ketinggian 47 meter.
Selain itu, ada mitos yang beredar di candi Prambanan. Tersiar kabar bahwa orang yang sedang menjalin kasih, kemudian datang ke candi Prambanan, maka cintanya akan putus.
Candi-Candi di Candi Prambanan
Candi ini dibangun pada sekitar tahun 850 Masehi oleh Raja Mataram yang bernama Rakai Pikatan. Di kompleks candi ini bukan hanya terdapat candi Prambanan saja. Keunikan dari kompleks candi ini yaitu memiliki candi-candi lain dengan nama yang berbeda-beda.
1. Candi utama yang tediri dari:
- Candi Siwa (Berada di bagian tengah)
- Candi Brahma (Berada di bagian selatan)
- Candi Wisnu (Berada di bagian utara)
2. Candi Wahana yang berarti kendaraan, candi ini terletak di depan candi utama terdiri dari:
- Candi Angkasa
- Candi Nandi
- Candi Garuda
Legenda Candi Prambanan
Di sebuah candi Prambanan ini terdapat relief yang mengisahkan asal mula terbentuknya candi Prambanan. Seperti apa cerita mengenai asal mula terjadinya candi Prambanan?
Dahulu di desa Prambanan terdapat dua kerajaan yang memiliki karakter pemimpin yang berbeda, yaitu kerajaan Pengging dan Keraton Boko. Kerajaan Pengging dipimpin oleh raja yang bijaksana bernama Prabu Damar Moyo yang memiliki anak bernama Raden Bandung Bondowoso. Sedangkan Keraton Boko dipimpin oleh seorang raja yang kejam bernama Prabu Boko. Ia memiliki anak yang bernama Loro Jonggrang. Loro Jonggrang adalah gadis yang sangat cantik.
Suatu hari, Prabu Boko ini ingin menguasai kerajaan Pengging. Oleh karena itu, terjadilah peperangan antara dua kerajaan ini. Perang itu kemudian dimenangkan oleh kerajaan Pengging. Raden Bandung Bondowowso berhasil membunuh Prabu Boko. Setelah itu, Keraton Boko dikuasai oleh kerajaan Pengging.
Raja Bondowoso tidak mengetahui bahawa Prabu Boko memiliki anak yang sangat cantik. Saat bertemu dengan Loro Jonggrang, Raja Bondowoso berniat untuk menikahinya tetapi hal tersebut ditolak oleh Loro Jongrang karena Raja Bondowoso sudah membunuh ayahnya. Raja Bondowoso tidak menyerah sampai akhirnya Loro Jonggrang mengajukan syarat untuk membuat seribu candi dalam satu malam.
Raja Bondowoso menerima tantangan tersebut. Ia pun meminta bantuan pada jin. Loro Jonggrang tidak mau kalah. Ia meminta para gadis kampung untuk segera bangun dan menumbuk padi agar Raden Bondowoso gagal membuat candi.
Akhirnya, Raden Bondowoso hanya bisa membuat 999 candi, Loro Jonggrang pun tidak mau dinikahi Raden Bondowoso. Maka murkalah raden Bondowoso dan mengutuk Loro Jonggrang menjadi sebuah candi.
Nah, jika Anda penasaran dengan keindahan candi Prambanan ini segera kunjungi candi ini saat liburan tiba.






