logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Keluarga    Tips Keluarga    Keuangan

5 Cara Hidup Hemat dalam Rumah Tangga


Ilustrasi cara hidup hemat

Saat ini kita hidup dalam masa yang benar-benar mengagungkan keberadaan uang. Hal ini wajar karena semua hal membutuhkan uang untuk memperolehnya. Dan uang menjadi sebuah hal yang begitu berharga dan banyak dikejar oleh semua orang.

Namun tidak semua orang memiliki kemudahan dalam mendapatkan uang ini. sehingga dengan adanya batasan akan jumlah uang yang diperoleh maka harus ada sebuah hal yang dilakukan dengan benar dan efektif untuk memaksimalkan uang yang diperoleh. Karena juga dengan minimnya uang yang diperoleh maka haruslah dapat mengurangi keinginan untuk membelanjakan uang untuk beberapa hal yang dianggap tidak begitu perlu.

Salah satu cara yang dilakukan dalam kondisi dan keadaan yang sepert ini adalah dengan melakukan cara hidup dengan hemat. Hidup hemat adalah dengan mengatur keuangan dengan sedemikian rupa sehingga uang yang ada dapat dimaksimalkan kegunaannya ataupun dapat diefektifkan fungsinya.

Dengan uang yang ada dapat digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadi inti dari kehidupan hemat yang harus dijalankan.

5 Cara Hidup Hemat Dalam Rumah Tangga

Kadangkala, tanpa disadari pos pengeluaran menjadi lebih besar dari pos pendapatan. Lalu kita berpikir, dimanakah uang itu terpakai sehingga membuat anggaran keluar lebih banyak dari yang seharusnya? Jika ini terjadi, sebaiknya kita interopeksi diri sendiri. Langkah selanjutnya merubah kebiasaan dan gaya hidup kita sehari-hari. Berikut ini lima cara hidup hemat dalam rumah tangga yang patut Anda ketahui.

1. Tentukan Anggaran Setiap Bulan

Setiap awal bulan, buatlah sebuah rencana anggaran untuk menentukan pos pengeluaran dan pos pemasukan. Di pos pengeluaran, buatlah daftar semua jenis pengeluaran untuk rumah tangga misalnya, anggaran belanja bulanan dan harian; membayar listrik, telepon dan air; uang sekolah anak-anak; transportasi dan sebagainya. Jangan sampai ada rencana pengeluaran yang terlewat dituliskan. Di pos pemasukan, Anda dapat menuliskan jumlah gaji suami dan jumlah gaji Anda, jika Anda bekerja. Tuliskan juga pendapatan Anda dari sumber lain apabila ada.

Setelah semuanya dituliskan, lihatlah apakah antara pos pengeluaran dan pos pemasukan berimbang. Pos pengeluaran tidak boleh melebihi pos pemasukan. Jika pos pengeluaran berlebih, cobalah meneliti, pada bagian manakah Anda perlu berhemat dan Anda dapat menentukan cara hidup dengan hemat yang tepat bagi keluarga Anda.

Tentukan pula anggaran untuk tabungan. Jangan pernah beranggapan bahwa tidak bisa menabung karena jumlah pemasukan selalu pas-pasan. Berapapun jumlah uang yang Anda terima akan habis begitu saja jika tidak direncanakan dengan baik. Lebih baik jika Anda dapat menyisihkan minimal 10 persen dari pendapatan untuk tabungan agar apabila terjadi sesuatu di luar rencana, Anda memiliki dana cadangan.

Dengan membuat anggaran bulanan ini akan lebih mengarahkan Anda untuk menggunakan uang yang ada. Karena semua hal yang harus dilakukan sudah dibuat dan diatur dengan terperinci. Selain itu, dengan mengacu pada anggaran ini dapat meminimalkan segala sesuatu yang dianggap tidak dibutuhkan atau hanya sekedar keinginan.

2. Catat Pengeluaran

Setelah membuat anggaran bulanan, catatlah setiap pengeluaran sekecil apapun. Guna catatan pengeluaran ini adalah untuk mengevaluasi apakah jumlah uang yang kita keluarkan setiap bulannya sesuai dengan anggaran yang telah kita buat sebelumnya. Miliki satu buku khusus yang mudah Anda bawa kemanapun pergi, jadi Anda dapat langsung menuliskannya setelah mengeluarkan uang.

Dengan mencatat seluruh pengeluaran yang telah dilakukan maka akan dapat dilihat seberapa besar uang yang telah dikeluarkan pada bulan itu. Sehingga nantinya akan diperkirakan apakah jumlah uang yang masih tersisa masih dapat digunakan ataukah masih cukup untuk sisa bulan yang ada.

Hal ini sangatlah bermanfaat untuk mengerem Anda dalam membelanjakan barang yang masih tak terlalu dibutuhkan. Sejatinya hal ini tak begitu mudah untuk dilakukan namun ketika melihat uang hanya tersisa sedikit maka keberadaan uang yang minim ini akan lebih mudah untuk melakukan hal ini.

3. Berhemat di Berbagai Pos yang Memungkinkan

Sebagian orang mencari-cari alasan yang dapat membenarkan sikap mereka mengeluarkan lebih banyak uang di luar anggaran. Sebenarnya berhemat dapat dilakukan pada berbagai pos pengeluaran dengan cara sebagai berikut.

  • Hemat belanja bulanan. Belanja bulanan seringkali merupakan pos pengeluaran yang cukup besar. Karena itu, batasi belanja bulanan sebulan sekali atau maksimal sebulan dua kali. Jangan memaksakan diri pergi berbelanja karena tergiur satu barang yang sedang promo atau turun harga. Yang sering terjadi, kita tergoda membeli barang lain juga selain barang yang promo.

    Kalau memang memungkinkan lakukanlah belanja bulanan ini dalam satu waktu. Memang akan terlihat nominal yang besar namun selanjutnya akan lebih mudah untuk mengatur keuangan karena sudah membelanjakan untuk barang yang paling penting.

    Jika Anda melakukan belanja bulanan ini untuk barang-barang kebutuhan pokok maka berusaha untuk mencari tempat yang memiliki harga yang paling rendah. Lakukanlah survey kecil-kecilan untuk mengetahui akan hal ini.

    Anda bisa saja membeli dalam jumlah kecil dulu di satu tempat hanya untuk mengetahui harga yang ditawarkan di sana. Kemudian melakukan hal yang sama di tempat lain juga untuk mengetahui harga. Lalu, anda akan membandingkan harga dari beberap atempat ini. kemudian pilihlah tempat yang memberikan harga yang paling murah. Dan kemudian belanjalah di tempat ini.

    Memang semua tempat belanja akan memberikan harga sesuai dengan kebijakan mereka. Namun memang pastilah akan ada tempat yang memberikan harga dengan lebih murah dibandingkan dengan harga yang ada di tempat yang lain.

    Untuk beberapa barang kebutuhan poko seperti sembako, maka anda dapat belanja di tempat grosir sembako. Di tempat ini dapat dipastikan bahwa harga yang ada adalah lebih murah dibandingkan dengan tempat atau warung yang ada. Karena kebanyakan orang yang membeli di grosir ini akan menjualnya lagi. Dan dalam hal ini tentunya akan memberikan keuntungan yang lebih jika harganya masih di bawah rata-rata.

  • Hemat listrik dan air. Mulailah menghemat air dan listrik untuk menekan pembayaran listrik dan air bulanan. Misalnya, gunakan mesin cuci seoptimal mungkin. Isilah sesuai dengan kapasitasnya, jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Hal ini akan menghemat listrik dan air untuk mesin cuci. Gunakan AC pada saat dibutuhkan saja. Hindari menyalakannya sepanjang hari. Matikan lampu jika tidak digunakan. Selain menghemat listrik dan air, kita juga ikut menjaga lingkungan.

    Lakukanlah kegiatan dengan menggunakan peralatan listrik dengan seoptimal mungkin. Jika memang maish belum dianggap terlalu perlu atau masih dapat dilakukan dengan hal yang lain maka tidak ada salahnya untuk tak menggunakan alat listrik.

  • Hemat keperluan dapur. Buatlah menu mingguan bersama seluruh anggota keluarga. Aturlah menu tersebut agar tidak seluruhnya memerlukan minyak untuk menggoreng. Makanan yang dikukus dan direbus lebih sehat dibandingkan makanan yang digoreng.

    Biasanya kebutuhan dapurlah yang akan memerlukan jumlah uang yang lebih besar. Jika anda ingin melakukan penghematan maka sebaiknya anda mengatur masalah dapur ini dengan sefektif mungkin.

    Melakukan hal-hal yang dianggap perlu saja dengan meninggalkan hal yang dianggap tak perlu. Hal ini akan membuat penghematan dalam hal pengelolaan dapur Anda.

4. Hindari Belanja yang Tak Perlu

Hindari pergi ke pusat perbelanjaan jika tidak ada keperluan yang mendesak. Apabila terpaksa harus ke pusat perbelanjaan untuk bertemu dengan seseorang karena urusan pekerjaan, misalnya, tinggalkan kartu kredit dan debit di rumah. Bawalah uang tunai secukupnya.

Prinsip ini berlaku pula saat kita bepergian. Hindari pengeluaran yang cukup besar untuk makan di restoran bersama anak-anak dengan membawa bekal dari rumah. Namun, tentu saja Anda dapat mengajak mereka makan di luar apabila memang sudah direncanakan dan dianggarkan.

5. Tanamkan Cara Hidup Hemat pada Anak-anak

Tanamkan cara hidup dengan hemat pada anak-anak sejak dini. Buatlah mereka paham perlunya mematikan keran saat mencuci tangan, mematikan listrik yang tidak perlu, menjaga dengan baik barang-barang mereka agar tidak hilang atau rusak, dan sebagainya. Selain mengajarkan cara hidup dengan hemat, anak-anak juga belajar bertanggung jawab.

Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai cara hidup hemat dalam rumah tangga.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Tips Hidup Hemat: Cara Jitu Mengatur Finansial Anda
  • Tips Keuangan Keluarga untuk yang Baru Menikah
  • Tip Praktis Mengatur Anggaran Belanja Rumah Tangga
  • 10 Tips Menghemat Duit Belanja Bahan Makanan
  • Tips Mengelola Keuangan Keluarga Secara Efektif
  • Tips Hidup Hemat di Era Ekonomi Ketat
  • Membiasakan Pola Hidup Hemat
  • Tips Menabung untuk Keuangan Anda
  • Manfaat Hidup Hemat di Zaman Serba Sulit
  • Cermatlah Menghitung Biaya Membuat Kolam Renang
  • Hati-hati terhadap Diskon yang Menggiurkan!
  • 9 Tips Memecahkan Masalah Ekonomi Keluarga
  • Menjaga Keharmonisan Keluarga di Tengah Masalah Ekonomi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA