logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hiburan    Musik    Alat Musik    Cara Main Piano

Cara Main Piano: Belajar Menata Jari Hingga Jiwa

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Piano adalah salah satu alat musik yang mampu menghasilkan nada-nada indah bila dimainkan. Keindahan nada-nada tersebut tidak jarang menimbulkan rasa ingin belajar piano bagi siapa pun yang mendengarnya.

Kursus-kursus yang menawarkan pelatihan mengenai bagaimana cara main piano yang benar juga sudah mulai banyak. Belajar mengenai piano, bukan hanya belajar bagaimana membuat nada yang bagus dari tekanan-tekanan tuts piano tapi juga belajar bagaimana duduk yang benar ketika memainkan piano tersebut.

Piano merupakan salah satu alat musik yang berumur paling tua. Piano sudah ada sejak 1720. Prinsip kerja dari alat musik piano sebenarnya sama seperti gitar. Mereka berdua bernada bila senar yang dimilikinya bergetar. Yang membedakan adalah, senar yang bergetar dari piano tidak bergesekan secara langsung dengan tangan manusia. Senar tersebut bergetar setelah tuts yang ditekan berhasil memukul senar yang berada di dalam piano tersebut.

Cara Dasar Bermain Piano

1.    Cara main piano yang paling dasar adalah belajar bagaimana cara mengkondisikan agar jari-jari yang akan digunakan untuk menekan tuts piano berada dalam posisi sesantai mungkin. Istilah tersebut dikenal dengan sebutan fingering. Bila posisi jari kita salah, maka jari akan bergerak dengan tidak leluasa. Akibatnya, nada yang dihasilkan pun tidak bagus. Cara menekan tuts juga dipelajari pada tahap awal tersebut. Jari yang sedang tidak ‘kebagian’ menekan tuts jangan dibiarkan tegang, usahakan untuk tetap santai.

2.    Setelah posisi jari dirasa sudah cukup nyaman, maka latihan selanjutnya yang harus dilakukan adalah reading. Piano terdiri dari 88 tuts. Masing-masing tuts tersebut memiliki nada yang berbeda. Pada proses reading inilah akan dipelajari bagaimana cara mengenal nada-nada tersebut. Nada yang diajarkan berupa not balok dan combo partitur.

3.    Bila nada yang begitu banyak tersebut sedikit banyak sudah terekam dalam ingatan, maka pelatihan selanjutnya adalah mencoba memainkan piano. Proses tersebut bias juga disebut harmony. Untuk tingkat pemula, harmony dilakukan guna mengenal berbagai nada terlebih dahulu, berbeda dengan pianis yang sudah ahli. Harmony biasanya digunakan untuk memperkaya nada-nada yang dimainkan.

4.    Belajar harmony lambat laun akan membuat kita mengerti nada-nada pada piano. Bila sudah demikian, yang selanjutnya dilakukan adalah melatih tempo atau ritme. Tempo dalam permainan piano sama dengan  alat musik lain. Lambat dan cepat.

5.    Setelah menguasai posisi jari dan teknik menekan tuts yang benar, mengenal nada, serta bermain dengan tempo, maka piano rupanya sudah cukup Anda kuasai. Namun, itu semuanya rasanya belum lengkap bila dalam permainan sebuah piano kita tidak menyertakan ‘jiwa’. Istilahnya adalah touching. Jiwa yang disertakan saat bermain piano akan terasa dalam dinamika dan ekspresi.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Suguhan Budaya di Saung Angklung Mang Udjo
  • Musik Piano, Sang Primadona Musik Dunia
  • 10 Pemain Bass Terbaik di Dunia
  • Macam-Macam Keyboard
  • Perkembangan Gitar dan Film Gitar Tua yang Fenomenal
  • Angklung Sunda, Simbol Perlawan Masyarakat Sunda
  • Pengertian Keyboard, Rajanya Alat Musik
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA