Cara Melatih Tenaga Dalam Merpati Putih
Ilustrasi cara melatih tenaga dalam
Sebagai salah satu perguruan pencak silat yang tua di Indonesia, Merpati Putih masih tetap konsisten dengan keilmuannya yang mengajarkan bela diri sebagai bentuk penjagaan diri dari niat buruk orang-orang jahat, menjaga kesehatan, dan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
Dikenal dengan nama PPS Betako Merpati Putih yang artinya Perguruan Pencak Silat (PPS) Bela Diri Tangan Kosong (BETAKO). MP atau Merpati Putih terus konsisten dalam membentuk murid-muridnya menjadi pribadi yang ikhlas berbuat kebaikan. Hal ini sesuai dengan motonya yang berbungi “Perbuatanku tak berharga namun keikhlasanku nyata”.
"Merpati Putih" pun merupakan akronim dari Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening, yang artinya Mencari Kebenaran dalam Keheningan. Merpati Putih biasa berlatih pada malam hari. Hal ini dilakukan agar para muridnya dapat mencari katakana dalam keadaan hening (gelap malam). Demikian pula dengan ujian kenaikan tingkat. Dilakukan pada malam hari hingga esok subuh.
Merpati Putih mengajarkan salah satu bagian dari keilmuan yang diajarkannya, yaitu tenaga dalam. Sebagai salah satu bagian dari tiga keilmuannya, yaitu petarung, seni, dan tenaga dalam. Pada latihan tenaga dalam ini para murid diajari cara mengatur energi dalam tubuhnya sendiri yang kemudian dikonversi menjadi kekuatan yang dapat membantu dan melindungi tubuh si pemilik energi tersebut.
Cara melatih tenaga dalam ini sebenarnya gampang-gampang susah. Selain memerlukan konsentrasi tinggi, para murid juga harus membersihkan diri dan pikirannya dari segala sesuatu yang bersifat buruk atau negatif. Serta harus ditunjang dengan fisik yang baik melalui latihan pernafasan yang cukup.
Dengan latihan yang dilakukan secara terus-menerus (kontinu) maka selain fisik menjadi lebih bugar, para murid pun dapat mulai mengendalikan tenaga dalamnya. Tenaga dalam ini sendiri dapat dimanfaatkan sebagai tenaga untuk menghancurkan benda-benda keras, membaca pikiran, beraktivitas dengan mata dalam keadaan tertutup (terpejam), dan masih banyak lainnya.
Hal ini telah dibuktikan oleh para muridnya dengan melakukan atraksi. Para murid dapat menghancurkan beton, mematahkan dragon, berjalan dalam keadaan mata tertutup, bermain benda tajam seperti golok dan pedang dalam keadaan mata terpejam, membaca dalam keadaan mata tertutup, serta membaca pikiran orang lain.
Segala bentuk kebaikan inilah yang sebenarnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semisal untuk membela diri dari niatan orang jahat, membaca pikiran orang yang berniat jahat, bagi para siswa sekolah dapat semakin pintar dan mudah dalam mengerjakan ujian karena tenaga dalam membantu dalam berpikir serta mengambil keputusan yang cepat.

