Cara Menanggulangi Pencemaran Air
Ilustrasi cara menanggulangi pencemaran air
Informasi mengenai cara menanggulangi pencemaran air sekarang ini menjadi salah satu informasi yang berguna bagi keberlangsungan hidup manusia. Pemberitaan sudah semakin luas, sarana penyampaian informasi pun demikian. Mengetahui bagaimana cara menanggulangi pencemaran air bisa Anda dapat darimanapun.
Aktivitas domestik dan industri dalam rumah tangga berperan besar dalam proses pencemaran air. Pada tingkat pencemaran akut, air tidak bisa dikonsumsi, membahayakan kesehatan, bahkan mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat memahami cara menanggulangi pencemaran air yang benar.
Secara kasat mata, aktivitas masyarakat yang rentan menimbulkan pencemaran adalah membuang sampah sembarangan, mengabaikan pengelolaan limbah, dan penggunaan bahan-bahan berbahaya seperti deterjen fosfat. Melihat hal tersebut, informasi mengenai bagaimana cara menanggulangi pencemaran air sepertinya benar-benar sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Pada umumnya, air yang tercemar mengandung logam berat yang secara perlahan-lahan menumpuk pada organ manusia akan menimbulkan bermacam-macam penyakit. Dalam lingkungan air yang tercemar, logam diserap oleh tumbuhan, dan ketika dikonsumsi oleh manusia dalam bentuk sayuran, dampaknya pun sama dengan mengonsumsi air tercemar. Oleh karena itu cara menanggulangi pencemaran air yang benar harus diperhatikan.
Cara menanggulangi pencemaran air yang terbaik adalah dengan meminimalisir penggunaan bahan-bahan berbahaya, mengolah limbah secara bijaksana, dan lebih menghargai lingkungan. Sebelum mengetahui lebih jauh tentang bagaimana cara menanggulangi pencemaran air, ada baiknya jika Anda mengetahui lebih dulu informasi mengenai apa-apa saja yang dapat membuat air tercemar.
Cara Menanggulangi Pencemaran Air – Mengetahui Pencemaran Air
Cara menanggulangi pencemaran air tidak akan menjadi informasi yang berguna jika tidak ada air yang tercemar. Air yang tercemar bisa juga disebut sebagai air limbah. Air limbah itu sendiri bersumber dari hal yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Berikut ini adalah beberapa kelompok pencemaran air yang lumrah terjadi di Indonesia.
a. Air limbah Rumah Tangga
Pemukiman penduduk menjadi penyumbang terbesar limbah rumah tangga yang biasanya berupa air tinja dan air seni, bekas cucian dapur yang mengandung bahan-bahan organik, atau air bekas mandi dan mencuci yang umumnya mengandung deterjen. Cara menanggulangi pencemaran air yang disebabkan oleh limbah rumah tangga ini adalah dengan cara menggunakan deterjen yang lebih ramah lingkungan. Kandungan zat yang terdapat dalam deterjen ramah lingkungan biasanya cenderung lebih rendah.
b. Air Limbah Industri
Pencemaran air ini disebabkan baik oleh industri skala besar maupun industri menengah kecil dan keluarga. Industri menengah kecil dan industri keluarga merupakan penyumbang limbah terbesar, sebab pada industri besar biasanya sudah ada pengolahan limbah terpadu. Limbah industri timbul sebagai akibat proses produksi yang melibatkan zat-zat berbahaya seperti nitrogen, sulfida, amonia, lemak, garam-garam, zat pewarna, mineral, logam berat, zat pelarut, dan sebagainya.
Cara menanggulangi pencemaran air karena sebab ini adalah dengan cara membuat sendiri aliran limbah dan tidak dimuarakan pada sungai.
c. Limbah Perkantoran
Penyumbang limbah ini adalah kawasan perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, dan tempat-tempat umum lainnya. Cara menanggulangi pencemaran air dengan oleh sebab limbah ini adalah dengan cara tidak membuang sampah-sampah ini pada aliran-aliran sungai. Limbah jenis ini akan lebih baik jika dibakar atau dikubur.
Cara Menanggulangi Pencemaran Air - Karakteristik Limbah
Kita hendaknya mengenal karakteristik air limbah untuk mengetahui dampaknya terhadap lingkungan, dan bagaimana cara pengolahan yang baik agar tidak membahayakan kehidupan ekologis. Cara menanggulangi pencemaran air pun secara tidak langsung bergantung pada jenis atau karakteristik limbah itu sendiri. Beberapa karakteristik air limbah adalah sebagai berikut:
a. Karakteristik Fisik
Secara fisik, air limbah mengandung partikel-partikel padat. Pada limbah industri, partikel padat bisa berupa sisa-sisa bahan yang tidak terolah atau bahan-bahan pencampur dalam proses pembilasan. Sedangkan pada limbah keluarga dan perkantoran, partikel padat bisa berupa sisa-sisa kertas, plastik, styrofoam, bahan makanan keluarga, dan sebagainya.
b. Karakteristik Kimiawi
Air limbah memiliki sifat basa, karena secara umum, air tersebut mengandung zat-zat kimia anorganik yang secara alami terdapat dalam air, yang bercampur dengan zat organik dari penguraian bakteri. Setelah pembusukan, air tersebut bersifat asam. Senyawa organik dalam air limbah merupakan gabungan nitrogen dan asam amino, bercampur dengan lemak, sabun, karbohidrat, dan selulosa.
c. Karakteristik Bakteriologis
Air limbah mengandung bakteri patogen dan amuba coli. Kedua jenis mikroorganisme ini tidak berperan dalam proses pengolahan air limbah.
Cara Menanggulangi Pencemaran Air - Risiko Bahaya Limbah
Limbah yang tidak diolah dengan baik akan menimbulkan dampak ekologis yang memengaruhi kesehatan manusia. Beberapa potensi bahaya limbah tak terolah, serta jika cara menanggulangi pencemaran air tidak mulai dilakukan secara sadar, maka yang terjadi adalah kerugian. Berikut ini adalah beberapa kerugian yang disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap cara menanggulangi pencemaran air:
- Air yang tercemar akan menjadi media penyebaran penyakit, misalnya kolera, tipes, dan disentri.
- Air yang tercemar akan menjadi tempat perkembangbiakan bakteri patogen yang membahayakan kesehatan.
- Air yang tidak bersih atau tercemar akan menjadi sarang nyamuk, karena larva nyamuk berkembang dalam sampah yang membusuk.
- Pencemaran udara juga bisa terjadi jika cara menanggulangi pencemaran air tidak diperhatikan. Air yang tercemar umumnya akan menyebabkan bau, dan bau itulah yang nantinya akan berpengaruh buruk pada kesehatan manusia.
- Mencemarkan air dan lingkungan sehingga mengurangi ketersediaan air bersih.
Cara Menanggulangi Pencemaran Air – Pengolahan Limbah
Alam memiliki mekanisme pengolahan limbah secara alami. Namun, karena kerusakan ekologis yang disebabkan pencemaran, pengolahan alami tersebut tidak bisa berlangsung dengan baik. Oleh karena itu, selain dukungan sanitasi yang memadai, perlu pengolahan limbah untuk memudahkan alam memproses limbah tersebut secara tuntas.
Jadi, sebelum dibuang, limbah perlu diolah, minimal secara sederhana. Pengolahan limbah sangat membantu untuk menjalankan serta mempraktekkan bagaimana cara menanggulangi pencemaran air yang baik. Limbah yang sudah diolah, nantinya juga menjadi salah satu jalan atau cara menanggulangi pencemaran air.
a. Pengenceran
Pengenceran ini dimaksudkan untuk memudahkan proses pengendapan dan penguraian karena tingkat paparan yang lebih luas sehingga tingkat konsentrasinya lebih rendah. Akan tetapi, cara ini tidak memadai mengingat jumlah penduduk yang semakin bertambah dan volume limbah melebihi batas yang bisa diproses secara alami.
b. Kolam Oksidasi
Kolam oksidasi bertujuan memproses limbah secara alami dengan memanfaatkan sinar matahari, ganggang, bakteri aerob, dan oksigen. Secara singkat bisa dijelaskan bahwa limbah akan diuraikan oleh bakteri aerob.
Bakteri tersebut memerlukan oksigen dalam jumlah cukup yang disediakan oleh ganggang. Ganggang mengeluarkan oksigen pada proses fotosintesis dengan menggunakan sinar matahari. Ganggang mengambil unsur-unsur makanan yang diuraikan oleh bakteri aerob. Setelah beberapa hari, kandungan polutan limbah menurun drastis dan aman dibuang ke lingkungan.
Masih diperlukan pengembangan lain dalam teknik pengolahan limbah, terutama limbah-limbah dengan kadar polutan tinggi yang tidak cukup diuraikan dengan proses sederhana di atas. Mudah-mudahan generasi penerus melanjutkan inovasi-inovasi tersebut untuk menjaga kelestarian lingkungan. Bagaimanapun keadaannya, mengingat keberadaan air serta keadaan air yang sudah sangat memprihatinkan saat ini, cara menanggulangi pencemaran air menjadi salah satu jalan keluar yang cukup baik untuk menyelamatkan hidup manusia.

