logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Sakit Asam Urat

Cara Mengatasi Asam Urat


Ilustrasi cara mengatasi asam urat

Setiap kali mengemil emping melinjo, kaki penderita asam urat mengalami kesakitan di persendian, yang terkadang membengkak. Mulut yang mengunyah, kaki yang kena getah. Itulah salah satu gejala asam urat.

Seni berdamai dengan asam urat adalah dengan pengaturan pola makan dan disiplin untuk tidak memakan makanan yang menjadi pantangan. Melalui artikel ini marilah kita telusuri lebih dalam mengenai cara mengatasi asam urat.

Pengertian Asam Urat

Asam urat adalah asam yang membentuk kristal-kristal yang merupakan hasil metabolisme purin. Purin terdapat di dalam tubuh kita dan juga terdapat di semua makanan.  

Penyakit asam urat adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh penumpukan senyawa asam urat (C3H4N4O3) berlebih yang dihasilkan dalam proses metabolisme protein di dalam tubuh.

Asam urat adalah zat sampah yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh melalui sistem ekskresi. Asam urat terbentuk dari makanan yang kita makan. Semakin banyak kandungan protein yang ada dalam makanan tersebut, semakin banyak pula asam urat yang dihasilkan.

Zat sampah atau asam urat ini tentu saja harus dikeluarkan. Bila zat sampah ini tidak dikeluarkan, tentu akan memengaruhi kinerja organ-organ yang ada di dalam tubuh. Ibarat sampah yang tidak pernah dibuang tentu akan menimbulkan masalah.

Sama halnya dengan asam urat, bila asam urat tidak bisa dibuang oleh tubuh karena gangguan pada sistem ginjal, maka tubuh akan mengalami masalah. Biasanya orang yang memiliki gangguan atau penyakit asam urat akan merasakan nyeri pada sendi. Semakin banyak asam urat yang terkandung dalam tubuh, nyeri dalam sendi pun akan semakin hebat.

Penyakit asam urat ini seringkali menyerang seseorang yang berumur 30 tahun ke atas, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyerang seseorang yang berusia lebih muda dari 30 tahun.

Selain itu, kasus penyakit asam urat juga lebih sering ditemukan pada kaum pria. Berdasarkan hasil penelitian, 95 %  penderita asam urat adalah pria dan sisanya adalah wanita.

Penyakit asam urat tidak bisa disepelekan. Hal ini karena pada tahap akut penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti pergelangan kaki, lutut, pinggul, siku, pergelangan tangan, dan ruas-ruas jari.

Jika tidak diobati, rasa sakit akibat asam urat ini biasanya akan sembuh dalam beberapa hari, tetapi jika hal ini terus dibiarkan penyakit asam urat ini dapat mencapai tahap chronic tophaceous gout.

Pada tahap ini, akan terjadi penumpukan asam urat dalam bentuk kristal pada jaringan-jaringan tubuh yang lunak, di sekitar persendian, dan di dalam ginjal, sehingga dapat memicu gangguan lain, seperti perusakan tulang dan gangguan fungsi ginjal (pembentukan batu ginjal).

Celakanya, banyak orang yang belum tahu informasi ini. Mereka memakan segala makanan yang mereka inginkan tanpa mempertimbangkan akibat buruk yang akan menimpa kesehatan mereka. Jika keasyikan menyantap makanan yang banyak mengandung purin, jumlah purin di dalam tubuh dapat melewati batas normal (di atas 7mg%). Hal tersebut seperti membuat undangan bagi serangan asam urat.

Tugas ginjal dalam menjaga kestabilan kadar asam urat di dalam tubuh semakin berat. Ginjal akan membawa kelebihan asam urat lewat urin. Namun, jika kadar asam urat yang dibawa ginjal melebihi batas wajar, kelebihan itu akan menumpuk pada jaringan persendian, sehingga menyebabkan nyeri di persendian.

Makanan Penyebab Asam Urat

Penyebab asam urat adalah karena faktor keturunan dan hormonal yang terdapat di dalam tubuh. Sebab lain adalah meningkatnya kemampuan tubuh dalam memproduksi asam urat karena kita mengonsumsi makanan yang mengandung purin dan berkurangnya kemampuan ginjal untuk mengurangi kelebihan asam urat lewat urin.

Penderita asam urat harus belajar disiplin untuk tidak memakan makanan yang berpurin tinggi. Adapun makanan yang berpurin tinggi dan merupakan pantangan bagi penderita asam urat adalah sebagai berikut.

  • Isi perut dan isi kepala hewan, sepeti jeroan, hati, limpa, babat, usus, paru, dan otak.
  • Makanan yang berasal dari laut, seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
  • Makanan yang diawetkan dalam kaleng, seperti kornet dan sarden.
  • Produk hewan ternak, seperti daging, telur, atau kuah daging yang kental.
  • Kelompok kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, kacang panjang (tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, emping melinjo.
  • Buah-buahan tertentu, seperti kelapa, durian, dan alpukat.

Asam urat bisa diderita oleh siapa saja. Cara yang paling tepat adalah dengan mewaspadai gejala asam urat sejak dini. Kita harus teliti bila ada yang tidak “biasa” dengan kondisi tubuh kita. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Teliti dengan kondisi tubuh.
  • Mengurangi makanan yang mengandung banyak protein, seperti telur, otak-otak, daging, dan makanan laut.
  • Rajin berolahraga.

Pada dasarnya, penyakit asam urat berkaitan dengan pola makan seseorang. Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah asupan protein lebih tinggi dibandingkan dengan asupan zat makanan lainnya dapat memicu terjadinya asam urat.

Oleh karena itu, bagi Anda yang bukan penderita asam urat, mulai dari sekarang hendaknya mengatur pola makan dengan asupan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, air, dan mineral yang seimbang. Akan tetapi, jika Anda penderita asam urat, memilih jenis makanan akan membantu mengurangi gangguan asam urat dan bukan tidak mungkin dapat “menyembuhkannya”.

Sementara itu, selain harus menghindari makanan-makanan dan minuman di atas, penderita asam urat juga sebaiknya mengonsumsi jenis-jenis makanan dan minuman berikut ini.

  • Makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, singkong atau ubi, dan roti, tetapi hindari makanan-makanan yang mengandung karbohidrat sangat tinggi, seperti gula, permen, dan sirup.
  • Buah-buahan segar yang kaya akan vitamin C, seperti apel, belimbing, melon, semangka, jeruk, pir, dan lain-lain.
  • Makanan-makanan yang mengandung cukup vitamin dan mineral.
  • Air putih (sebaiknya 2,5 liter atau 10 gelas per hari).

Gejala-Gejala Asam Urat

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita asam urat. Mungkin saja dirinya terlihat sehat, namun sebenarnya menderita asam urat. Kurangnya kepedulian terhadap gejala asam urat menjadi penyebabnya. Padahal, bila kita peduli sedikit saja kita akan lebih mudah mendeteksi apakah kita menderita asam urat atau tidak. Adapun gejala-gejala asam urat yang perlu mendapatkan perhatian yaitu sebagai berikut.

  • Nyeri hebat pada sendi. Penderita asam urat biasanya sering merasakan sakit pada sendi. Sendi yang paling banyak diserang adalah lutut. Selain itu juga, pergelangan tangan dan kaki. Semakin tinggi kandungan asam urat yang ada di dalam tubuh, akan semakin hebat pula rasa nyeri pada sendi. Rasa nyeri pada sendi tersebut biasanya terdeteksi pada waktu malam hari.
  • Kulit bengkak dan panas, bila disentuh terasa sakit. Sendi yang nyeri tersebut biasanya menyebabkan kulit menjadi merah dan bengkak. Bila disentuh sedikit saja, maka akan terasa sangat nyeri dan panas.
  • Sering kesemutan. Jangan mengabaikan masalah kesemutan, karena bisa jadi itu adalah tanda mengidap asam urat. Orang yang mengidap asam urat biasanya sering merasa kesemutan.
  • Denyut jantung sangat cepat. Bila denyut jantung sangat cepat, bisa jadi orang tersebut menderita asam urat.

Pengobatan Asam Urat Lewat Jus

Pengobatan asam urat secara alami dapat dilakukan dengan rutin meminum jus. Jus yang dianjurkan untuk penderita asam urat adalah jus sirsak dan jus nanas.

Solusi menuju sehat untuk penderita asam urat selain memeriksakan diri ke dokter, berolah raga secara rutin dan mengkonsumsi makanan yang sehat, serta menjalankan hidup secara seimbang.

Pola makanan penderita asam urat harus benar-benar diatur karena ada makanan-makanan tertentu, yang terbilang sehat, dapat memicu penyakit ini muncul kembali. Untuk itu, mengatur pola makan dan memperhatikan kandungan makanan itu sangat penting bagi penderita asam urat.

Penyakit asam urat ini, terkadang disepelekan dan tidak diperhatikan. Padahal, apabila penyakit ini dibiarkan begitu saja tanpa diobati dan disertai pola makanan sehat, maka akan menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian karena efek sampingnya menimbulkan penyakit lainnya.  

Membiasakan hidup teratur dan pola makan yang teratur juga dapat dilakukan dari hal-hal kecil, seperti meminum air putih sesuai dengan porsinya, yaitu minimal dua liter per hari.

Demikian uraian mengenai cara mengatasi asam urat. Semoga informasi tersebut bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Mulailah mengatur pola makan Anda dengan teratur. Hidup teratur, hidup sehat.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Diet Asam Urat: Diet Sehat bagi Penderita Asam Urat
  • Mencegah dan Mengobati Asam Urat
  • Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Asam Urat
  • Makanan Penderita Asam Urat
  • Makanan Penyebab Penyakit Asam Urat
  • Kenali Gejala Asam Urat dan Obatnya
  • Cara Mengobati Asam Urat dengan Ramuan Tradisional
  • Berkenalan Lebih Lanjut dengan Asam Urat Tinggi
  • Perhatikan Makanan untuk Penderita Asam Urat
  • Metode Askep Asam Urat
  • Waspadai Bahaya Asam Urat
  • Mengenali Gejala Penyakit Asam Urat
  • Penyebab Asam Urat dan Pengobatannya
  • Duet Maut Kolesterol dan Asam Urat
  • Mengenal Penyakit Asam Urat dan Rematik
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA