Cara Menjadi Pengusaha Lewat Pertemanan
Kesempatan menjadi pengusaha sebenarya masih terbuka luas. Jumlah penduduk Indonesia yang banyak merupakan peluang pasar yang harus dipertimbangkan. Tetapi kesempatan ini belum mendapat perhatian yang serius oleh kaum muda. Di dalam dunia pendidikan pun masih jauh dari harapan.
Orientasi Pendidikan
Pendidikan masih terjerat untuk mencetak lulusan dengan nilai akademis yang bagus. Orientasi pendidikan belum mengarahkan kepada lulusannya untuk menjadi pengusaha. Ilmu-ilmu dan kiat-kiat bisnis justru ditemukan didalam kegiatan-kegiatan ekstra sekolah atau ekstra kampus. Cara menjadi pengusaha sudah waktunya masuk di dalam kurikulum pendidikan agar setelah lulus dari sekolah atau kampus tidak menjadi pengangguran.
Pendidikan harus mampu memotivasi anak didiknya agar bisa menjadi pengusaha. Pendidikan sebenarnya mempunyai posisi yang sangat strategis untuk menjalin kerjasama dengan dunia industri dan para pengusaha dalam rangka mempersiapkan anak didiknya mencari ilmu cara menjadi pengusaha.
Mulai Berbisnis Sebagai Batu Loncatan Menjadi Pengusaha
Mulai menjadi pengusaha tidak harus menunggu lulus sekolah atau lulus kuliah. Kesempatan saat masih di bangku sekolah/kuliah untuk menjalin kerjasama justru mendapat banyak pilihan. Mulailah dengan mencari teman yang tepat.
Carilah teman yang orang tuanya mempunyai unit usaha, bisa apotek, bengkel, toko kelontong, home industry dan lain sebagainya. Langkah selanjutnya tentukan salah satu teman saja yang akan menjadi target. Misalnya, memilih teman yang orang tuanya mempunyai usaha home industry.
Setelah menentukan satu teman, segeralah ajak teman tersebut ngobrol dan minta dikenalkan dengan orang tuanya. Tujuan ingin kenal dengan orang tuanya adalah untuk melobby agar boleh belajar tentang aktivitas home industry. Coba amati dengan seksama baik secara administrasi, teknis, manajemen, pemasaran atau apapun yang menjadi fokus ketertarikan.
Dari hasil pengamatan coba tentukan satu fokus saja, misalnya tentang administrasi. Lakukan ide kreatif untuk disodorkan kepada ayah teman tadi. Jangan lupa siapkan aplikasi administrasi flow cast home industry tersebut.
Cari buku-buku penunjang aplikasi administrasi perkantoran. Ingat jangan lihat sampulnya yang bagus saja, tetapi ambil yang mempunyai pembahasan yang praktis, aplikatif, dan cari yang ada kode-kode.
Kalau mengalami kesulitan coba googling dengan berbagai format, pasti ketemu. Coba cari di sf.net. Ketik segala kata kunci termasuk image. Lakukan modifikasi seperlunya. Jika sudah siap segeralah beli personal computer bekas saja dan lakukan instalasi program administrasi home indutri tersebut yang diberi nama Sistem Informasi Manajemen Home Industri Cepat Jaya (SIM Cepat Jaya).
Langkah penentuan telah menunggu, yaitu merayu teman tadi agar orangtuanya mau menerapkan SIM Cepat Jaya di home Indutrinya. Jangan lupa lakukan pelatihan dan pemanduan di saat pertama aplikasi diterapkan.
Setiap minggu coba lakukan kunjungan apakah ada kesulitan atau tidak. Setelah jalan sekian lama, dapat dipastikan orang tua teman tadi akan minta tambahan kapasitas atau tambahan unit komputer yang menggunakan SIM Cepat Jaya tersebut. Sebagai sarana iklan, buat stiker di unit komputer “Home Indutri ini telah menggunakan SIM Cepat Jaya”.
Selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kapasitas, mulailah pasang harga Rp 300.000 sampai Rp 700.000. Tawarkan juga jasa maintenance komputer. Nah, dari sini akan terus berkembang. Relasi-relasi orang tua teman tadi pasti akan membutuhkan juga, dan akhirnya kita tinggal install di komputer lagi.
Jika memang ini rezeki, siapa tahu Departeman Perindustrian akan menggunakan SIM Cepat Jaya ini. Dapat dibayangkan uang akan segera mengalir. Harga untuk Departemen Perindustrian bisa dipatok Rp.5.000.000 sampai Rp 10.000.000.
Untuk terus mengembangkan usaha, lakukan penajaman melihat peluang, berani mengambil keputusan dan motivasi untuk berkembang dan maju.






