Cara Menyanyi Ala Superstar
Anda yang hobi bersenandung pun bisa bernyanyi seperti superstar idola Anda. Jika Anda baru belajar bernyanyi, coba lihat artikel lainnya di situs ini. Tapi jika Anda ingin mengembangkan kemampuan bernyanyi yang sudah Anda punya, ikuti tips menyanyi ala superstar ini!
Seorang penyanyi kenamaan, mempunyai cara menyanyi yang bisa dipelajari. Misalnya teknik artikulasi, resonansi, vibrato, ataupun improvisasi. Yang perlu anda lakukan hanyalah banyak berlatih. Meniru karakter suara idola Anda sah-sah saja dilakukan. Nanti lama kelamaan, karakter Anda pun akan muncul dengan sendirinya.
Mengolah Artikulasi dan Resonansi
Artikulasi adalah kejelasan kata yang diucapkan. Ini elemen paling sering diremehkan banyak penyanyi, padahal lirik lagu adalah sesuatu yang mengandung kekuatan dan harus dilafalkan dengan baik. Banyak penyanyi muda yang gagal di kompetisi bernyanyi karena mereka lebih fokus pada suara atau teknik bernyanyi saja.
Melatih artikulasi memang cukup sulit. Selain harus hapal lirik lagu itu, Anda juga harus melakukan humming. Teknik humming atau menggumamkan lirik sangat ampuh supaya artikulasi Anda jelas dan tidak terpeleset lidah sewaktu bernyanyi.
Sementara resonansi adalah upaya yang dilakukan seorang penyanyi dengan cara menggetarkan rongga udara di area mulut atau tenggorokan. Kalau Anda menguasai permainan gitar, tentu sudah paham dengan bunyi resonansi yang dihasilkan. Menyanyi juga begitu. Dengan suara yang beresonansi, feel atau irama lagu bisa lebih ditangkap dan dinikmati pecinta musik.
Melatih Vibrato dan Improvisasi
Vibrato adalah ornamen yang diberikan para vokalis untuk memperindah lagu dengan cara menggetarkan atau memberi gelombang pada nadanya. Setiap penyanyi punya ciri khas tersendiri dalam menggunakan teknik ini. Biasanya vibrato, atau vibra dalam istilah musik Indonesia, ditaruh di tiap akhir kalimat dalam lagu.
Anda yang mempunyai suara flat, wajib melatih suara getar ini agar warna vokal Anda lebih kaya. Caranya cukup dengan mengambil nada apa saja, dan getarkan tiap ujung penghabisan nada Anda. Jaga getaran agar tetap konstan dan tidak muncul di setiap bagian nada.
Langkah selanjutnya adalah improvisasi. Improvisasi pada lagu, sama seperti bumbu pada masakan, terasa nikmat bila ditambahkan secukupnya. Karena itu, Anda bisa mulai mengambil nada improvisasi sesuai dengan beat nada pada bagian bridge atau di bagian refrain.
Jangan memberi improvisasi terlalu banyak pada setiap lagu yang dinyanyikan karena hanya akan membuat lagu jadi semakin tidak enak didengar. Gunakan improvisasi pada kekosongan nada vokal dan ikuti nada musik pengiring atau beat yang sedang menghentak.






