logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Teknik Lingkungan

Cara Penanggulangan Pencemaran Air


Ilustrasi cara penanggulangan pencemaran air

Air sebagai sumber daya utama yang sangat menunjang kelangsungan hidup manusia, semestinya dimuliakan. Sumber daya alam satu ini benar-benar hadir dan tersaji secara alami serta tidak dapat diperbaharui. Semua makhluk hidup yang ada di bumi, manusia, hewan, dan tumbuhan, membutuhkan air. Jika air telah tercemar, kita harus segera menemukan cara penanggulangan pencemaran air ini.

Air yang jernih dan bersih dari zat-zat yang berbahaya adalah idaman bagi semua orang saat ini. Betapa sulitnya mendapatkan air bersih dan sehat di daerah perkotaan, bagi kita yang tinggal di kota besar sudah tentu pernah merasakannya. Apabila air saluran dari PDAM mati, maka kekeringan akan melanda kita yang ada di kota.

Air bawah tanah yang ada di daerah perkotaan besar telah tercemari oleh limbah yang dihasilkan oleh masyarakatnya sendiri. Otomatis air yang berasal dari sumur warga kota tidak sesegar dan sebersih sumur milik orang pedesaan.

Pencemaran air tidak hanya pada sungai yang terletak di atas permukaan tanah, sekarang pencemaran sudah sampai pada aliran air bawah tanah. Jika masih ragu tentang kesehatan air dari sumur di rumah kita, dapat kita tes dengan mencium bau airnya.  Bila menginginkan hasil yang akurat silahkan bawa air tersebut ke laboratorium  untuk diketahui kandungan dalam air sumur kita.

Sebagai penunjang kelangsungan hidup, semestinya air tidak terkontaminasi. Air harus benar-benar bersih dan steril untuk dikonsumsi atau digunakan untuk keperluan lain. Jika air yang tersedia tercemar, terlebih sumbernya tercemar, kelangsungan hidup akan tergganggu.

Oleh sebab itu diperlukan cara penanggulangan pencemaran air guna mengembalikan kondisi air seperti semula dan terbebas dari unsur-unsur yang berbahaya.

Penyebab Pencemaran Air

Pencemaran air biasanya disebabkan oleh sampah yang dibuang sembarangan. Apalagi, saat ini, semakin marak masyarakat yang gemar membuang sampah ke sungai. Selain sampah, limbah rumah tangga dan pabrik pun jelas-jelas merusak ekosistem. Belum lagi, eksploitasi air tanah untuk kepentingan fasilitas hotel, apartemen, mall, dan perkantoran yang menyebabkan semakin berkurangnya debit air bersih.

Di Jawa Barat saja, daerah aliran sungai (DAS) banyak yang rusak dan tercemar. Dari 40 DAS yang ada, diketahui telah merosot fungsi hidrologisnya. Bahkan, sebagian lainnya telah dinyatakan kritis. Belum lagi, muka air tanah mengalami penurunan setiap tahunnya juga frekuensi banjir yang terus meningkat akibat kerusakan hutan dan erosi.

Tampaknya kondisi DAS yang semakin buruk ini harus mendapatkan perhatian lebih dari pejabat daerah agar tidak muncul dampak pencemaran yang lebih buruk dari keadaan saat ini.

Eksploitasi sumber air bersih dapat menyebabkan sumber air tersebut tercemar dan tercampur zat lain yang dapat merusak kemurnian air. Itu sebabnya banyak ditemui air bercampur kuningan atau bau tembaga meskipun pipa penyalur dan penarik air bukan terbuat dari besi, melainkan dari plastik.

Memang saat ini di Indonesia belum ada aturan yang ketat dalam mengatur aktivitas dari perusahaan-perusahaan yang bekerja dalam pengolahan air. Sehingga dampak negatif dari eksploitasi sumber mata air di sebuah kawasan tidak dapat terelakkan, dan yang dirugikan sekali lagi adalah rakyat kecil.

Banyak juga ditemui air tanah berwarna kuning. Warna kuning dari air tersebut sangat pekat hingga mengendap dan mampu meninggalkan noda yang tidak bisa dihilangkan pada bak mandi.

Belum lagi, jika dikonsumsi, akan menyebabkan gangguan pada organ tubuh. Oleh karena itu masyarakat perlu dikenalkan dengan cara penanggulangan pencemaran air yang tepat dan dapat mereka praktekkan secara langsung di rumah mereka.

Cara Penanggulangan Pencemaran Air

Semua kalangan dari masyarakat pasti menyukai air di daerahnya senantiasa dalam kondisi yang bersih bebas dari polutan. Namun kenyataannya keinginan tersebut tidak diikuti dengan kesadaran yang baik akan upaya membangun lingkungan sehat terutama dalam masalah pencemaran air.

Pencemaran air memang banyak dipengaruhi oleh limbah rumah tangga dan industri. Mengarahkan dan membimbing masyarakat untuk menjaga kesehatan air di lingkungan mereka memerlukan usaha yang serius dari pemerintah yang terlibat.

Seminar, kampanye serta sosialisasi tentang cara penanggulangan pencemaran air semestinya dilakukan oleh pemerintah, khususnya yang berada pada daerah yang terindikasi airnya buruk. Di samping itu perlu diadakan sebuah peraturan daerah yang membatasi pencemaran yang dilakukan oleh industri dan perkantoran swasta.

Banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai cara penanggulangan pencemaran air antara lain:

  1. Menjaga kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar.
  2. Tidak membuang sampah ke sungai. Hal ini dapat dikarenakan tidak adanya fasilitas pembuangan sampah yang layak dan mencukupi terutama di kota-kota besar. Sering kali kita melihat penumpukan samaph di daerah-daerah yang bukan merupakan tempat pembuangan sampah.
  3. Menciptakan tempat pembuangan sampah yang cukup dan memadai. Hal ini mutlak dilakukan agar sistem pembuangan sampah dapat berjalan dengan lancar dan baik. Sampah menjadi kontribusi tertinggi dalam pencemaran air. Jika masalah sampah dapat segera teratasi maka masalah pencemaran ini pun juga akan teratasi dengan cepat.
  4. Mengurangi intensitas limbah rumah tangga.
  5. Melakukan penyaringan limbah pabrik sehingga limbah yang nantinya bersatu dengan air sungai bukanlah limbah jahat perusak ekosistem. Hal ini telah diregulasi oleh pemerintah. Ini menunjukkan komitemen pemerintah dalam mengatasi masalah pencemaran ini. Namun komitmen seluruh perusahaan penyumbang limbah ini juga sangat dibutuhkan agar semua pihak dapat turut menjaga kelestarian lingkungan yang ada.
  6. Pembuatan sanitasi yang benar dan bersih agar sumber-sumber air bersih lainnya tidak tercemar.

Cara penanggulangan pencemaran air lainnya adalah melakukan penanaman pohon. Pohon selain bisa mencegah longsor, diakui mampu menyerap air dalam jumlah banyak. Itu sebabnya banyak bencana banjir akibat penebangan pohon secara massal.

Padahal, pohon merupakan penyerap air paling efektif dan handal. Bahkan, daerah resapan air pun dijadikan pemukiman dan pusat wisata. Pohon sesungguhnya bisa menjadi sumber air sebab dengan banyaknya pohon, semakin banyak pula sumber-sumber air potensial di bawahnya.

Dalam menyikapi permasalahan pencemaran air ini, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat, menetapkan beberapa cara penanggulangan pencemaran air yang bisa diterapkan oleh kita. Beberapa cara penanggulangan pencemaran air tersebut di antaranya sebagai berikut.

1. Program Pengendalian Pencemaran dan Pengrusakan Lingkungan

  • Mengurangi beban pencemaran badan air oleh industri dan domestik.
  • Mengurangi beban emisi dari kendaraan bermotor dan industri.
  • Mengawasi pemanfaatan B3 dan pembuangan limbah B3.
  • Mengembangkan produksi yang lebih bersih (cleaner production) dan EPCM (Environmental Pollution Control Manager).

2. Program Rehabilitasi dan Konservasi SDA dan Lingkungan Hidup

  • Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis.
  • Menanggulangi kerusakan lahan bekas pertambangan, TPA, dan bencana.
  • Meningkatkan konservasi air bawah tanah.
  • Rehabilitasi dan konservasi keanekaragaman hayati.

Mendidik Keluarga Tentang Cara Penanggulangan Pencemaran Air

Seharusnya, kita berperilaku terpuji dan santun terhadap lingkungan. Memuliakan air adalah salah satu bentuk wujud nyata yang bisa kita lakukan guna kelangsungan hidup bersama. Keluarga adalah komponen terpenting dari sebuah masyarakat, maka pendidikan tentang lingkungan sehat seharusnya juga dimulai dari keluarga kita.

Membiasakan anak-anak di rumah untuk menjaga kebersihan rumah dan daerah sekitar, aktivitas ini dapat kita sumbangkan untuk memulihkan kesegaran air di lingkungan kita.

Kebiasaan baik akan terbentuk dengan sendirinya jika sebuah aktivitas dilakukan berulang-ulang. Namun untuk memulai membiasakan anak untuk menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya sampai pada ceramah orang tua pada anak. Sebaiknya ajak langsung anak untuk kerja bakti di rumah minimal sebulan sekali. Ini ditujukan agar anak dapat melihat langsung contoh dari orang tuanya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan linkungan.

Membuang sampah yang benar terkesan suatu yang sepele di negeri tercinta kita ini. Lain halnya dengan negara maju, bagi seseorang yang kedapatan membuang sampah sembarangan akan dikenai denda atau sanksi yang cukup berat dari peradilan di sana.

Banyak tokoh yang bercerita bahwa kondisi lingkungan di negara maju sangat bersih dan nyaman karena selain fasilitas yang memadai, penduduk negara maju mempunyai pendidikan dengan taraf yang tinggi. Sehingga pencemaran lingkungan terutama air dihindari oleh setiap individu dengan kesadaran masing-masing. Memulai berbagai cara penanggulangan pencemaran air sejak saat ini akan bermanfaat bagi kehidupan generasi penerus bangsa Indonesia di masa depan.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Masalah Lingkungan Hidup, Mari Kita Masalahkan
  • Metode Konservasi Tanah: Rehabilitasi Lahan
  • Dampak Pencemaran Udara Bagi Kesehatan
  • Efek Negatif, Penyebab, dan Cara Penanggulangan Pencemaran Suara
  • Menjaga Kualitas Air Agar Tetap Layak
  • Hanya Bicara Pengolahan Sampah
  • Ancaman Serius dari Pencemaran Air dan Udara
  • Pencemaran Diakibatkan Limbah
  • Kerusakan Hutan
  • Mencermati Terobosan Amdal Perusahaan
  • Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup dan Upaya Pelestariannya
  • Pentingnya Mengetahui Penampang Sungai
  • Contoh Dokumen AMDAL
  • Pentingnya Slogan Kesehatan Lingkungan
  • Mengenal Gunung Tertinggi di Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA