Cara Pencegahan Banjir Butuh Kebersamaan
Cara pencegahan banjir tak bisa dilakukan sendiri, butuh kerja sama sekelompok warga untuk menangani banjir karena banjir akan menyerang sebuah daerah atau wilayah.
Sikap Sadar Lingkungan
Jadi, hal pertama yang dilakukan untuk mencegah banjir adalah menumbuhkan sifat dan sikap bersama-sama bahwa lingkungan tempat tinggal atau wilayah penting sekali untuk dijaga.
Jika hal ini tidak bisa dilakukan, tentu saja kepentingan pribadi masing-masing akan muncul seenaknya. Ada yang berusaha menjaga dan mementingkan lingkungan. Bersama itu pula muncul sikap berlaku seenaknya dan tidak mementingkan lingkungan agar terbebas dari banjir.
Sebuah pemberitahuan tentu saja tak bisa dilakukan secara individual. Campur tangan pemerintah dalam pemberitahuan akan pentingnya menjaga lingkungan akan menjadi satu hal yang diperhatikan oleh warga. Sosialisasi yang tepat akan membuat kesadaran dalam benak warga, untuk saling menjaga dan mengingatkan.
Sistem Saluran Air yang Baik
Seiring dengan itu, butuh diadakan sistem irigasi sampai pembuangan akhir yang jelas. Jangan sampai akhir saluran air yang ada berujung pada sebuah sungai mati atau tidak mengalir, sehingga airnya akan meluber. Luberan inilah yang membahayakan.
Apalagi, jika sungai mati tersebut letaknya dekat dengan jalan raya. Tentu akan jelas terlihat akibat dari saluran air yang meluber dan menggenangi jalan. Jika musim hujan, tentu saja volume kiriman air dari sebuah saluran air ditambah air hujan, akan menyebabkan banjir. Jadi, sistem saluran air jelas sangat penting.
Disiplin Membuang Sampah
Dibutuhkan kedisiplinan warga untuk membuang sampah di tempat sampah dan berakhir di tempat pembuangan akhir sampah. Pengolahan sampah di tempat pembuangan akhir sampah ini akan sangat diperlukan.
Pengolahan sampah yang tepat bisa membantu pencegahan banjir. Sampah-sampah plastik yang kecil jika terkena hujan deras akan ikut aliran air sampai sungai. Ini juga akan menjadi penyebab terjadinya banjir.
Tentu saja harus ada pemilahan dan pengolahan yang tepat. Misalnya, dibedakan antara sampah yang harus dibakar. Sampah yang harus ditumpuk dan didaur ulang, sampah yang ditumpuk untuk dijadikan pupuk.
Pembersihan Saluran Air
Perbaikan-perbaikan dan pembersihan saluran air tentu harus ada. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong-royong. Penjagaan ini harus dilakukan secara terus-menerus dengan waktu berkala. Bukan hanya sampah yang terbuang di saluran air, namun ada juga sampah dari saluran air.
Tumbuhan-tumbuhan air yang telah mati jika berkumpul juga akan menghambat saluran air. Tanggul-tanggul sebagai penahan membutuhkan perawatan. Tanaman-tanaman sekitar sungai pun perlu ditanam sebanyak mungkin yang fungsinya untuk memperkuat bantaran sungai. Tentu saja bantaran sungai yang kuat ini akan mencegah longsornya tanah di bantaran ke sungai. Jika longsor, pun akan menghambat air mengalir. Itu juga akan menyebabkan banjir.
Kerja Sama yang Baik dari Seluruh Pihak
Bila kerja sama warga di suatu wilayah dapat terjalin dengan baik, pencegahan banjir ini bisa dilakukan dengan mudah. Tentu saja jalinan warga dan pemerintah tetap harus dilakukan. Bila ada pembangunan di suatu wilayah oleh proyek tertentu dan hal itu akan mengganggu lancarnya saluran air, tentu warga harus segera melaoprkan ke pemerintah untuk diadakan sebuah tindakan yang tepat.
Jika langkah-langkah yang ditempuh masih belum bisa mencegah banjir karena banjir yang datang merupakan banjir kiriman atau murni sebuah bencana karena hujan yang deras tak henti-henti, hendaknya kita tak perlu melempar kesalahan.
Kesadaran yang tinggi yang diperlukan untuk suatu pencegahan dan penanggulangan bencana banjir. Bukan malah menyalahkan pihak tertentu karena sebuah bencana itu untuk ditangani dan ditanggulangi bukan malah mencari kambing hitam dari bencana tersebut.






