Susah Cari Kerja? Raih Sukses dengan Menggali Potensi Diri

Apa yang Anda pikirkan setelah menyelesaikan sebuah jenjang pendidikan? Cari kerja. Ya. Cari kerja adalah satu-satunya jalan yang harus dilakukan seseorang setelah merampungkan proses belajar. Berpuluh-puluh lembar surat lamaran akan dilayangkan ke beberapa perusahaan yang diinginkan meskipun saat itu sedang tidak ada lowongan.
Semangat Juang Dunia Baru
Pada masa-masa awal lulus dari sekolah atau tempat kuliah, Anda akan berjuang mencari pekerjaan dengan semangat dan optimisme tinggi. Berbagai job street tak pernah dilewatkan. Siapa tahu di tempat itu ada pekerjaan yang sesuai dengan keinginan Anda. Apalagi, jika ada wawancara langsung. Kepastian diterima atau tidak akan terasa lebih cepat.
Lepas dari penolakan satu perusahaan, Anda masih memupuk optimisme pada perusahaan lain. Tidak ada salahnya. Coba lagi dan lagi. Beberapa di antara Anda boleh saja tidak pernah mengalami fase bolak-balik lamar karena nasib berpihak pada Anda. Namun, bagi beberapa orang, fase ini merupakan sebuah perjuangan keras yang harus dilewati demi “menukarkan” ijazah dan penghargaan IPK.
Beberapa bulan berselang, Anda mungkin masih memiliki semangat yang tinggi dan menjadikan fase “lamaran” sebagai aktivitas rutin setiap minggu. Semangat tak kunjung padam. Selalu ada kesempatan bagi orang yang berusaha maksimal. Itulah yang harus ditanamkan dalam benak Anda. Namun, bagaimana jika perjuangan Anda sia-sia?
Kompetensi atau Keberuntungan
Ada dua hal yang membuat seseorang diterima kerja di sebuah perusahaan. Hal pertama, boleh saja karena ia memang kompeten sehingga layak mendapat pekerjaan tersebut. Hal kedua yang selalu mendominasi faktor pertama adalah soal keberuntungan. Tidak jarang seseorang dengan kompetensi standar mampu mendapat pekerjaan yang diinginkan. Bahkan, mengalahkan pesaing lain yang lebih pandai.
Ya. Keberuntungan memang selalu lebih mengungguli kompetensi. Sehebat apapun kemampuan manusia, tidak ada yang mampu mengungguli kehendak Tuhan. Dalam hal ini, kesabaran dan keikhlasan Anda dibutuhkan. Tetaplah yakin bahwa ada jalan yang lebih baik bagi orang-orang yang mampu. Buktikan bahwa orang beruntung tidak selamanya akan hidup dari keberuntungan.
Gali Potensi Diri
Sukses adalah harapan setiap orang. Namun, berharap sukses di era yang semakin sarat persaingan tentu tidak mudah. Masih mending jika Anda beruntung, jika tidak? Potensi Anda hanya sia-sia. Namun, salah besar jika Anda terlampau berpikir demikian. Tidak ada potensi yang sia-sia. Orang sukses tidak hanya diukur berdasarkan apa yang ia raih, tetapi dinilai dari kemampuannya menggali potensi diri.
Oleh sebab itu, tetaplah optimis dan berbaik sangka pada takdir seraya menggali dan meningkatkan potensi diri. Jika potensi sudah didapat dan berhasil ditaklukkan, Anda yang akan membuat lapangan kerja sendiri. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot lagi melamar ke perusahaan lain. Orang lainlah yang akan meminta pekerjaan pada Anda.
Ingat, selalu berpikir positif dan terus gali potensi! Mencari kerja memang tidak mudah. Oleh sebab itu, Anda harus pandai mengakalinya dengan menciptakan lapangan kerja! Tetaplah optimis dan yakin bahwa fase yang tengah Anda jalani adalah satu tahap menuju kesuksesan.






