Celana Jeans Anak Anak, Celana Favorit

Pakaian berbahan jeans amat digemari orang-orang dari berbagai kalangan. Baik dari kalangan atas sampai kalangan bawah. Jeans memang cocok dipakai oleh berbagai usia. Aneka model pakaian bisa dibuat dari bahan ini. Misalnya busana muslim, busana casual, dan untuk anak-anak bahan ini bisa dibuat untuk busana resmi. Jadilah bahan denim ini semakin digemari.
Celana jeans Anak-Anak, celana favorit
Karena kekuatannya, bahan jeans lebih banyak dibuat celana. Celana jeans dengan aneka model dapat dijumpai dengan mudah di pasaran dengan harga dan ukuran yang beragam. Berbagai merek dan kualitas yang menjanjikan berusaha memikat konsumen. Apalagi dengan tambahan embel-embel gambar tokoh-tokoh kartun kesukaan anak, semakin menarik perhatian.
Mengapa Memilih Celana Jeans Anak-Anak ?
Celana jeans anak-anak memiliki banyak kelebihan, antara lain :
1. Kuat
Celana Jeans Anak Anak tidak mudah rusak atau koyak dan dapat melindungi tubuhnya saat dia terjatuh. Selain itu, bahan jeans memiliki tekstur yang liat dan lentur, sehingga mampu mengikuti gerak tubuh si anak.
2. Awet
Celana Jeans Anak Anak sangat mudah dibersihkan. Dengan cara disikat sekalipun, tidak mudah sobek. Namun jika kotor saat digunakanpun tidak terlalu terlihat. Jadi bisa digunakan beberapa kali pakai.
3. Abadi sepanjang masa
Celana jeans setiap tahun tetap trendi dan tidak ketinggalan jaman.
4. Mudah perawatannya
Walau agak sulit dikeringkan, namun dengan cara mencuci biasapun kotorannya mudah hilang dan mudah disetrika dengan cara yang biasa (tidak istimewa).
5. Cocok dipakai dalam berbagai acara
Celana Jeans Anak Anak yang bisa dipakai dalam acara santai dan resmi, tergantung dari baju atasan yang dikenakannya. Baju kaos dan celana jeans bisa dipakai untuk acara santai. Baju kemeja dipadukan dengan celana jeans menjadi pakaian resmi. Bisa juga dipasangkan dengan atasan dari bahan batik. Bahkan dipasangkan dengan jas resmi sekali pun, tetap gaya.
6. Bisa dibuat aneka model :
Celana pendek: busana yang praktis, namun sangat tidak disarankan, karena tidak melindungi tubuh anak dari kondisi buruk. Tapi bisa digunakan saat bermain di dalam rumah.
- Celana over all (celana monyet) : ini sangat nyaman karena tdak terikat di bagian perutnya.
- Celana panjang : busana yang berkesan energik, cocok digunakan untuk berbagai kesempatan.
- Celana ¾ atau celana sebatas lutut : terlihat santai untuk digunakan berjalan-jalan atau berlibur.
Memilih celana jeans anak-anak
1. Ketebalan bahan
- Pilihlah bahan jeans yang agak tipis, sehingga tidak terkesan berat
- Carilah bahan jeans yang lentur dan lembut, agar kulit anak-anak terjaga dari gesekan dan iritasi.
2. Model dan ukuran
A. model yang sesuai dengan karakter anak
- celana panjang pensil, bisa dipilihkan celana yang tidak terllu sempit, karena bisa menghambat pertumbuhan sel dalam tubuhnya
- celana panjang over all, untuk enak yang aktif bergerak.
- Celana panjang lapangan, beraksen gagah dengan hiasan banyak saku. Cocok untuk anak yang suka bertualang dan suka menyimpan apa saja di saku bajunya
- Celana panjang berpipa lebar, dan celana beigy untuk anak yang fashionable, terlihat gaya dan modis.
B. ukuran celana anak harus tepat,
- jika terlalu kecil, tidak nyaman dipakai dan menghambat pertumbuhan sel di tubuhnya.
- Jika terlalu longgar, membuat anak tidak bebas bergerak.
2. Warna
Celana jeans anak-anak biasanya memiliki warna yang bermacam-macam
- Warna khas jeans (Blue jeans)
- Warna tua : Hitam, abu-abu, coklat ; banyak dipilih karena tidak mudah terlihat kotor
- Warna-warna terang : krem, putih, merah, kuning, hijau, jingga.
Pemilihan warna bisa apa saja, yang penting saat dikenakan senada dengan warna baju atasannya.
3. Pernak-pernik dan aplikasi
- Selain gambar tokoh kartun, pada celana jeans anak-anak kerap juga dihiasai dengan pernak-pernik. Misalnya kancing yang lucu, sulaman di bagian kaki, dan sabuk pinggang yang gaya.
- Selama masih dalam batas normal pernak-pernik yang ditempelkan di celana jeans anak masih diperbolehkan, karena fungsinya juga untuk mempermanis penampilan.
- Yang harus dihindari adalah pemakaian pernak pernik yang terlalu aneh misalnya : rantai yang menjuntai, fayet-fayet dan mute yang telalu berlebihan, bulu-bulu yang terlalu banyak, atau tali-tali yang menjuntai.
- Ada juga yang diberi tambahan aplikasi dari bahan lain, katun atau batik. Namun yang penting penambahan aplikasi tidak teralu berlebihan.






