Mengenal Celana Surfing

Olahraga surfing atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan selancar ditemukan pada 1.500 SM oleh raja dan ratu di kepulauan Pasifik. Kemudian pada 1779, Letnan James King mencatat surfing sebagai olahraga kerajaan yang merupakan bagian dari sistem hukum kapu.
Surfing digunakan sebagai cara kepala suku mempertahankan kekuatan dan pamor mereka dari kaum biasa atau awam. Pada awalnya, olahraga ini hanya menggunakan dua jenis kayu yang berbeda yang dibentuk seperti papan. Seiring perkembangannya, olahraga ini memiliki berbagai jenis papan dan perlengkapan penunjang lain, salah satunya adalah celana surfing.
Celana surfing pada umumnya menggunakan bahan yang cukup tebal, namun tetap lentur dan enak digunakan. Celana surfing yang baik memiliki pengikat pinggang yang cukup kuat sehingga tidak turun ke bawah, karena beban yang bertambah setelah menyerap banyak air. Untuk Anda yang masih pemula dan belum banyak pengalaman dalam olahraga surfing usahakan menggunakan celana surfing jenis surf short dengan tie waist.
Celana Surfing Surf Short
Celana ini memiliki beberapa keunggulan seperti berikut.
- Bahan surf short biasanya dipilih dari bahan yang mudah kering, seperti textil lycra.
- Pada paha bagian belakang, terdapat potongan pipa 3/4 yang didesain untuk menahan panas matahari, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika paha bagian belakang akan terbakar matahari, terutama pada saat cape padding, atau menunggu ombak di tengah lautan.
- Tie waist dengan velcro (perekat) kain di bagian dalamnya, ternyata lebih kuat dibanding button atau zipper, untuk menahan celana Anda terhadap dorongan ombak.
- Untuk menjaga agar tubuh tetap ringan dan dapat bergerak dengan lincah, terdapat kantung dengan penutup velcro yang akan menghalau pasir dan air laut yang masuk.Bagian dalam kantung celana terbuat dari kain net, sehingga jika ada pasir yang masuk, akan langsung keluar lagi dari kantung.
Celana Surfing Wetsuit
Selain itu, ada juga jenis baju atau celana surfing lain yaitu wetsuit. Pakaian yang terbuat dari neoprene yang berbahan seperti pakaian selam ini sudah dirancang super ringan, super elastis, bahkan ada beberapa mode yang tidak mengunakan resleting sama sekali.
Pakaian ini biasa digunakan untuk surfing di daerah berhawa dingin atau iklim yang dingin. Ketebalan dari pakaian surfing ini berbeda-beda dari 2 mm hingga 6 mm. Rata-rata model wetsuit memiliki zip atau resleting sehingga memudahkan Anda untuk masuk dan keluar dari wetsuit Anda.
Tips Memilih Celana Surfing
- Jika Anda surfing pada saat musim panas, Anda bisa menggunakan surf short dengan tie waist, karena cuaca yang bersahabat.
- Sedangkan di musim dingin atau saat pergantian musim yang mengakibatkan suhu turun dan angin bertiup kencang, sebaiknya Anda menggunakan wetsuit untuk melindungi tubuh Anda dari suhu yang dingin.






