logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Cerita    Cerita Rakyat

Cerita Legenda: Bukan Hanya Sekadar Cerita


Ilustrasi cerita legenda 

Kebudayaan yang ada di setiap negara adalah cerminan jati diri bangsa. Berbagai cerita rakyat yang berbeda di setiap negaranya juga merupakan salah satu kebudayaan yang bisa dijadikan identitas bangsa. Hal-hal yang ada di dalam cerita, seperti nama tokoh  sudah cukup untuk mengidentifikasikan dari negara mana cerita itu berasal. Hal itu sesuai dengan pengertian cerita rakyat atau cerita legenda sendiri.

Pengertian Cerita legenda

Cerita rakyat atau  legenda adalah cerita rakyat yang terjadi pada masa lampau. Sebuah cerita yang biasanya menjadi ciri khas bagi setiap negara. Setiap  legenda pasti memiliki unsur kebudayaan yang berbeda. Perbedaan itu mencakup budaya dan sejarah yang dimiliki oleh masing-masing negara. Kisah dalam legenda itu muncul sebagai bagian dari pembentukan karakter diri.

Pada zaman dahulu, bahasa tulis belum ada dan belum berkembang seperti sekarang. Tidak ada buku dan tidak ada bahan bacaan digital yang mampu menjadi fasilitas yang membantu pembentukan karakter anak bangsa. Akal dan budi pekerti manusia tentunya terus berkembang sehingga membutuhkan contoh sehingga mereka mempunyai pegangan dan patokan yang membuat motivasi juang tetap tinggi.

Legenda Si Pahit Lidah dari Sumatera Selatan, berkisah tentang seorang laki-laki yang berilmu tetapi kata-katanya sangat tajam dan menyakitkan. Dia bisa dengan enaknya mengutuk orang lain menjadi patung atau apapun yang dikehendakinya. Karena perilakunya yang kurang terpuji inilah yang menyebabkannya mendapatkan julukan sebagai si Pahit Lidah. Akhirnya ia harus mati mengenaskan sebagai balasan dari apa yang telah dilakukannya.

Teladan dari kisah tersebut adalah bahwa sebagai manusia ciptaan Tuhan, hendaknya tidak saling menyakiti dan bahwa pasti ada balasan dari setiap perbuatan baik perbuatan jahat maupun perbuatan yang terpuji. Tidak jarang juga legenda ini menjadi satu kisah yang seoleh menerangkan satu kejadian yang masih belum mampu diterangkan oleh orang-orang zaman dahulu. Misalnya, legenda Tangkuban Perahu dan legenda Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang. Kedua kisah ini bertutur bahwa tidak ada gunanya bekerja sama dengan bangsa jin. Mereka tak lebih cerdas dibandingkan manusia. Mereka sebenarnya adalah mahluk yang sok pintar dan sok ingin membantu. Kalau mereka cerdas, tentunya mereka tak akan tertipu oleh bebunyian yang ditabuh oleh Roro Jonggrang maupun oleh Ibu Sangkuriang.

Dalam bahasa Latin, legenda disebut legere. Selain berperan sebagai identitas sebuah kebudayaan yang dimiliki oleh suatu negara, pengertian lain dari  legenda adalah sebuah cerita berbentuk prosa yang dianggap benar-benar terjadi oleh pengarangnya. Ketika seseorang menciptakan kisah legenda tidak jarang sebenarnya ia tengah bercerita tentang sejarah. Tidaklah mengherankan jika ternyata kisah-kisah yang dianggap legenda juga sering dianggap sebagai cerita sejarah.

Penyebaran Kisah Legenda

Sebagian besar,  legenda memang menceritakan sebuah sejarah. Tema yang biasanya diangkat adalah cerita mengenai asal mula suatu tempat, atau tentang kejayaan seseorang yang hidup di zaman dahulu. Cerita legenda identik dengan cerita lisan. Sebuah cerita yang tidak ditulis, dan hanya menyebar dari mulut ke mulut.

Karena penyebarannya dari mulut ke mulut, kata-kata yang ada didalam satu kisah itu tentunya ada yang tidak utuh dan ada juga yang ditambahi. Hal ini tergantung pada keahlian para penyebar kisah. Kalau ia merupakan seseorang yang jago bertutur, maka kata-kata yang ada di satu kisah legenda itu akan menjadi sangat panjang walaupun tetap saja menarik untuk didengar. Sebaliknya, bila sang penutur tak terlalu pandai berkisah atau membuat satu cerita menarik untuk didengar, maka para pendengar hanya akan mengetahui kesimpulan dan sedikit sekali keterangan lebih lanjut dari satu cerita.

Tidak mengherankan kalau seorang tukang cerita ini dulunya menjadi selebritas di lingkungannya. Ia akan sering diundang ke banyak perhelatan dan hajatan masyarakat. Ia akan menghibur para penonton dan hadirin. Yang termasuk para penutur kisah legenda yang baik ini adalah para dalang. Mereka adalah orang-orang yang sangat jago dan sangat mumpuni dalam bidangnya sehingga para penonton rela tak memejamkan matanya demi mengetahui kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh seorang dalang. Hal ini juga yang membuat dunia wayang dan perdalangan tetap ada dan terus berkembang hingga sekarang.

Cara penyebaran seperti itulah yang kadang membuat satu kisah legenda tidak lagi orisinil. Berbagai penambahan di dalam cerita pun tidak lagi bisa dielakkan. Penambahan pada berbagai unsur itulah yang membuat legenda menjadi berubah setiap zamannya. Sebagian besar justru berbeda sama sekali dengan kisah asli dari cerita legenda pada awal diciptakan.

Bahkan ada penutur atau tukang cerita yang mengubah kisah yang dianggapnya mengandung unsur kesyirikan. Dengan piawai ia mengganti kisah yang tak sesuai dengan akidah itu dengan kisah yang lebih baik yang akan membuat orang melakukan banyak kebaikan dengan tidak melanggar kaidah agama yang diyakininya.

Di kalangan masyarakat tertentu, kisah legenda bukan hanya dipandang sebatas cerita sejarah. Kisah legenda dianggap memiliki kesakralan tersendiri. Jalan cerita yang dilalui lakon pada cerita legenda sering kali menghadirkan larangan-larangan, hal-hal baik, atau hal-hal buruk. Elemen-elemen seperti itulah yang kemudian disakralkan oleh suatu kelompok masyarakat tertentu.

Elemen-elemen yang tak sesuai dengan ketentuan agama seperti inilah yang terkadang menjadi cukup memprihatinkan dan oleh karenanya, tak menjadi masalah kalau kisah legenda ini diganti.

Corak Legenda

Berdasarkan corak tempat asal mula terjadinya sebuah cerita, kisah legenda dibagi menjadi dua jenis.

Legenda Setempat

Adalah sebuah kisah legenda yang asli buatan negara itu sendiri. Jalan cerita, tokoh, serta sejarah yang ada dalam cerita legenda tidak ada sangkut pautnya dengan negara lain. Contohnya adalah dongeng dari Eropa, seperti legenda Robin Hood atau King Arthur. kisah legenda jenis inilah yang berperan sebagai identitas dari sebuah negara.

Tidak jarang juga kisah dalam legenda ini memberikan inspirasi yang begitu dalam sehingga seseorang yang sangat mengidolakan tokoh dalam kisah itu, melakukan apa yang dilakukan sang tokoh dalam legenda itu. Misalnya, Robinhood. Tidak sedikit penjahat melakukan apa yang dilakukan oleh sang pahlawan. Bahkan ia rela menjadi penjahat tingkat dunia dan uang hasil rampokannya diberikan kepada orang-orang yang tak mampu. Hal ini berulang terus hingga ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Kisah tersebut tidak hanya terjadi di satu negara. Di banyak negara, kisah yang sangat mengagumkan ini juga melahirkan penjahat yang seolah baik tetapi sebenarnya tidak baik. Apa yang dilakukan oleh salah seorang penjahat yang ada di Batam juga seperti itu. Masyarakat mengenal sosoknya sebagai dewa penolong. Ada yang sakit, ia bawa ke rumah sakit dan atas tanggungannya, yang tidak mampu membayar uang sekolah, dengan hati ia bayar semua tunggakan dan memberikan kesempatan kepada siapapun untuk menuntut ilmu. Hingga akhirnya ia tertangkap dan semua mata terbelalak seolah tak percaya kalau sang pahlawan sebenarnya adalah seorang penjahat ulung yang bereaksi dengan kosong dan tugasnya adalah membantu orang lain.

Legenda Menjelajah

Berbeda dengan legenda setempat, legenda menjelajah adalah sebuah cerita legenda yang cerita sejarahnya berpindah dari satu negara ke negara yang lain. Maksudnya adalah satu kisah legenda  bisa diadaptasi oleh negara di luar negara asalnya.

Kisah legenda memang bukan hanya cerita fiktif biasa yang bisa secara acak diciptakan oleh siapapun. Cerita legenda selalu punya nilai, norma, dan pelajaran di setiap alurnya. Peranan  legenda di masyarakat pun bukan hanya sebagai dongeng pengantar tidur bagi anak-anaknya. Cerita legenda mempunyai peranan lain, yaitu, untuk melestarikan cerita sejarah negaranya. Kalau hanya lewat pelajaran Sejarah, biasanya kehidupan masa lalu itu menjadi kurang menarik.

Penururan legenda sebagai sarana pembelajaran sejarah atau bukti adanya sebuah peradaban. Tak mungkin bisa tercipta kisah yang sangat hebat bila di zaman itu orang-orang masih sangat malas untuk berpikir luas dan menyebarkan satu konsep pemikiran kepada orang lain.

Tokoh dalam cerita legenda bisa dijadikan sebagai sosok panutan, dan memacu manusia untuk bisa berbuat baik sama seperti watak tokoh dalam cerita legenda tersebut. Sebagai sarana pendidikan bagi siapapun yang mendengar ataupun membacanya. Nilai-nilai baik dan buruk pada cerita legenda bisa kita temukan dan diambil manfaatnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Malin Kundang - Cerita Masyarakat Minangkabau yang Sarat Pesan
  • Meningkatkan Keimanan Melalui Cerita Peristiwa Perahu Nabi Nuh
  • SMS Kata-Kata Romantis Sebelum Tidur
  • Cerita Wayang - Punakawan Simbol Kemanusiaan
  • Dua Cerita Mistis Jakarta yang Terkenal di Tahun 2011-2012
  • Artikel Ringkasan Novel Siti Nurbaya
  • Nilai Positif dalam Cerita Hikayat Melayu Klasik
  • Hikayat: Cerita Sastra dari Melayu
  • Unicorn – Kuda Bertanduk Legenda Masyarakat Eropa
  • Legenda Batu Menangis - Pesan Moral untuk Anak-anak
  • Cerita Anak SD - Ragam Cerita untuk Anak-Anak
  • Dongeng Timun Mas yang Melegenda
  • Illuminati - Antara Mitos dan Fakta
  • Dongeng Raja dan Kerajaan Hutan Hujan
  • Inspirasi Motivasi dari Katak Tuli
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA